Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

Daftar Bank Sentral yang Rajin Borong Emas

Iwan Supriyatna, Syifa Nur Layla

Kamis, 02 Mei 2024 | 12:06 WIB
Daftar Bank Sentral yang Rajin Borong Emas
Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)

Suara.com - Emas sebagai nilai pelindung yang aman bagi para investor di tengah meletusnya geopolitik seperti konflik Timur Tengah, Rusia-Ukraina dan lainnya. Tentu dari konflik berdampak pada inflasi global.

Berdasarkan data World Gold Council, banyak bank sentral yang borong emas sebagai langkah antisipasi menghadapi resesi global. Selain itu, pemborongan emas oleh bank sentral berfungsi diversifikasi kekayaan dan menjaga nilai tukar mata uang.

Berikut ini bank sentral pemborong emas tertinggi per Februari 2024, mengutip laman resmi World Gold Council.

1. Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) menjadi pembeli terbesar pada bulan tersebut. Peningkatan cadangan emasnya mencapai 2,257 ton. Cadangan emas PBoC telah meningkat selama 16 bulan berturut-turut, meskipun porsi emas terhadap total cadangan tetap berada di sekitar 4 persen.

2. Bank Nasional Kazakhstan meningkatkan cadangan emasnya sebesar 6 ton pada bulan Februari, melanjutkan awal yang kuat hingga tahun 2024. Pembelian bersih kini berjumlah 12 ton, meningkatkan total kepemilikan menjadi lebih dari 306 ton.

3. Reserve Bank of India menunjukkan cadangan emasnya naik 6 ton lagi di bulan Februari. Peningkatan pembelian tahunan menjadi lebih dari 13 ton sehingga total kepemilikan emas menjadi 817 ton.

4. Bank Sentral Turki borong emas naik hingga 4 ton sehingga meningkatkan kepemilikan emas sebesar 556 ton.

5. Otoritas Moneter Singapura menambahkan 2 ton cadangan. Pembelian pertama yang naik dalam kepemilikan emas sejak September 2023. Cadangan emas kini berjumlah 232 ton.

6. Bank Nasional Ceko menaikkan cadangan emasnya sekitar 2 ton. Disebut-sebut pembelian emas selama dua belas bulan berturut-turut sebesar 1 ton lebih. Selama periode tersebut, total pembelian emas di Ceko mencapai hampir 22 ton, sehingga meningkatkan kepemilikan emas menjadi 34 ton, 183% lebih tinggi dibandingkan akhir Februari 2023.

7. Bank Sentral Qatar mengalami peningkatan cadangan emasnya hampir 2 ton. Total kepemilikan emasnya melampaui 100 ton pada bulan Desember 2023. Sekarang total emas Qatar 103 ton.

8. Bank Nasional Republik Kyrgyzstan menunjukkan cadangan emas meningkat dengan pembelian bersih tahunan berjumlah 2 ton. Total kepemilikan emas sekarang mencapai hampir 24 ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Drastis! Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 1.327.000/Gram.

Naik Drastis! Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 1.327.000/Gram.

Bisnis | Kamis, 02 Mei 2024 | 09:33 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Lebih Murah dari Awal Pekan!

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Lebih Murah dari Awal Pekan!

Bisnis | Rabu, 01 Mei 2024 | 10:30 WIB

Gaya Cantik Putri DA Tenteng Gucci, Harganya Kebanting sama Koleksi Tas Emas Ibu Mertua

Gaya Cantik Putri DA Tenteng Gucci, Harganya Kebanting sama Koleksi Tas Emas Ibu Mertua

Lifestyle | Selasa, 30 April 2024 | 17:59 WIB

Terkini

BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan

BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:56 WIB

Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan

Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:30 WIB

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:21 WIB

Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri

Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:15 WIB

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:04 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:49 WIB

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:47 WIB

BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi

BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:35 WIB

IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000

IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:29 WIB

Cek Langsung Pelayanan, Dewan Komisaris Pertamina Kunjungi Sejumlah SPBU di Bali

Cek Langsung Pelayanan, Dewan Komisaris Pertamina Kunjungi Sejumlah SPBU di Bali

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:28 WIB