Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Beredar Emas Palsu Buatan China, Banyak Ditemukan di Toko Online

M Nurhadi

Jum'at, 03 Mei 2024 | 17:25 WIB
Beredar Emas Palsu Buatan China, Banyak Ditemukan di Toko Online
Ilustrasi emas (freepik)

Suara.com - Baru-baru ini, peredaran emas palsu bikin geger publik. Bahkan, ribuan orang di China atau Tiongkok telah tertipu untuk mengeluarkan uang untuk membeli “emas palsu” – emas berkualitas rendah atau buatan.

Emas yang dikenal dengan sebutan 'emas 999' itu banyak dijual melalui platform toko online. Emas terkait diklaim paling murni dan sering disebut sebagai emas 999 karena memiliki kadar emas sebesar 99,9%. Terkadang, emas ini juga dikenal sebagai emas 24 karat.

“Emas palsu menjadi masalah besar di Tiongkok karena semakin banyak orang Tiongkok yang ingin menabung untuk membeli emas,” kata Direktur Pelaksana China Market Research Group Shaun Rein, seperti yang dikutip dari CNBC International pada Jumat (3/5/2024).

Tiongkok menjadi negara dengan permintaan terbesar terhadap emas batangan setelah menggantikan India pada tahun 2023 sebagai pembeli perhiasan emas terbesar di dunia.

Pada tahun lalu, konsumen Tiongkok membeli 603 ton perhiasan emas, meningkat sebesar 10% dari tahun 2022, menurut data yang dirilis oleh Dewan Emas Dunia.

Salah satu tindakan utama yang dapat dilakukan konsumen untuk melindungi diri adalah dengan membeli dari sumber yang memiliki reputasi baik, baik itu secara daring maupun melalui toko fisik.

Menurut Rein, permintaan yang tinggi terhadap emas di Tiongkok, bersama dengan kurangnya pengetahuan konsumen dan investor tentang perbedaan antara emas 24 karat dan emas berkualitas rendah, telah membuka peluang bagi penipuan.

Berita tentang peningkatan penipuan emas telah muncul di media lokal serta platform perlindungan konsumen seperti Heimao Tousu, yang merupakan platform layanan konsumen pihak ketiga yang dijalankan oleh perusahaan teknologi terkemuka, Sina.

Sejatinya, Pemerintah setempat belum lama ini merilis pedoman untuk membantu konsumen mengenali emas asli dari yang palsu. 

Namun demikian, menurut pengamat emas Nikos Kavalis, konsumen yang terbiasa dengan emas dapat mengenali emas palsu berdasarkan berat, ukuran, dan volumenya. Sayangnya, dengan banyaknya barang palsu di pasaran, sulit untuk memastikan apakah suatu produk benar-benar asli atau palsu.

Sebagai tindakan pencegahan, Kavalis menyarankan agar konsumen membeli dari penjual yang terpercaya, baik itu melalui toko fisik maupun daring. Tiongkok dikenal memiliki banyak barang palsu, termasuk emas palsu, yang dijual di platform e-commerce dan pasar offline.

Meskipun penjualan emas secara daring meningkat pesat, sebagian besar konsumsi emas di Tiongkok masih dilakukan secara langsung. Namun demikian, dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, konsumen dapat meminimalkan risiko membeli emas palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momentum Hari Pendidikan Nasional: Apakah Siap Menuju Indonesia Emas 2045?

Momentum Hari Pendidikan Nasional: Apakah Siap Menuju Indonesia Emas 2045?

Your Say | Jum'at, 03 Mei 2024 | 13:17 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Jelang Akhir Pekan Jadi Rp 1.318.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Jelang Akhir Pekan Jadi Rp 1.318.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 03 Mei 2024 | 09:53 WIB

4 Drama Zhai Zilu yang Tayang di Mango TV, Seru!

4 Drama Zhai Zilu yang Tayang di Mango TV, Seru!

Your Say | Kamis, 02 Mei 2024 | 19:15 WIB

Daftar Bank Sentral yang Rajin Borong Emas

Daftar Bank Sentral yang Rajin Borong Emas

Bisnis | Kamis, 02 Mei 2024 | 12:06 WIB

4 Drama China Zhai Zilu Tayang di WeTV, Ada My Calorie Boy

4 Drama China Zhai Zilu Tayang di WeTV, Ada My Calorie Boy

Your Say | Kamis, 02 Mei 2024 | 13:20 WIB

Naik Drastis! Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 1.327.000/Gram.

Naik Drastis! Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 1.327.000/Gram.

Bisnis | Kamis, 02 Mei 2024 | 09:33 WIB

Terkini

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:42 WIB

Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite

Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:32 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:56 WIB

Harga Emas Turun Semua Hari Ini! Antam, Galeri 24 dan UBS 'Spesial Diskon'

Harga Emas Turun Semua Hari Ini! Antam, Galeri 24 dan UBS 'Spesial Diskon'

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:44 WIB

Bijak Berbagi Data, Cara Sederhana Melindungi Diri di Era Digital

Bijak Berbagi Data, Cara Sederhana Melindungi Diri di Era Digital

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:35 WIB

Harga Minyak Melonjak Hampir 3 Persen Setelah Iran Perketat Blokade Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Hampir 3 Persen Setelah Iran Perketat Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:24 WIB

IHSG Mulai Memerah Kamis Pagi, Cermati Saham BBRI dan BMRI

IHSG Mulai Memerah Kamis Pagi, Cermati Saham BBRI dan BMRI

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:18 WIB

Pasar Global 'Berdarah' Akibat Ancaman Perang Trump, IHSG Malah Meroket!

Pasar Global 'Berdarah' Akibat Ancaman Perang Trump, IHSG Malah Meroket!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:15 WIB

Survei Konsumen BI Laporkan Indeks Keyakinan Konsumen Menurun di Mei 2026

Survei Konsumen BI Laporkan Indeks Keyakinan Konsumen Menurun di Mei 2026

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:06 WIB

Emiten BMHS Gunakan Capex Bangun Skybridge, Berapa Besarannya?

Emiten BMHS Gunakan Capex Bangun Skybridge, Berapa Besarannya?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:49 WIB