Merger TikTok Shop dan Tokopedia, Pengusaha Muda Bilang Begini!

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 04 Mei 2024 | 06:25 WIB
Merger TikTok Shop dan Tokopedia, Pengusaha Muda Bilang Begini!
Beda tampilan aplikasi TikTok Shop (kanan) dan Tokopedia (kiri). [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Proses merger TikTok Shop dan Tokopedia agar memenuhi regulasi pemerintah mendapat perhatian dari kalangan pengusaha muda di Tanah Air.

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) pun berharap, migrasi TikTok Shop ke Tokopedia menghasilkan transfer pengetahuan yang bermanfaat bagi pengusaha nasional, khususnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Wakil Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat HIPMI Anthony Leong mengatakan, Tokopedia merupakan e-commerce lokal, platform digital merah putih yang nasional. Sementara TikTok merupakan platform digital asing yang populer. Dengan demikian, masifnya konten TikTok tentu akan memberikan dampak positif terhadap Tokopedia.

"Kami harapkan, kolaborasi antara platform asing dengan pengusaha nasional seperti TikTok Shop dan Tokopedia itu akan memberikan knowledge transfer," kata Anthony dikutip Sabtu (4/5/2024).

Menurut Anthony, kolaborasi dan transfer pengetahuan tersebut diharapkan akan membuat pengusaha lokal turut berkembang. Harapannya, pengusaha nasional di Indonesia turut menjadi besar.

Kolaborasi antar platform digital diharapkan juga bermanfaat bagi perkembangan UMKM di Indonesia. Anthony mengatakan, banyak UMKM di Indonesia yang masih belum tersentuh digitalisasi. Pelaku UMKM perlu diberikan pencerahan mengenai pentingnya digitalisasi dalam mengembangkan bisnis mereka.

"Kita harapkan kolaborasi juga bisa memberikan bekal satu kekuatan digitalisasi kepada banyak UMKM kita," imbuh Anthony.

Seperti diketahui, pemerintah terus mendorong agar UMKM di Indonesia menggelar transformasi digital. Maklum, digitalisasi menjadi salah satu faktor penting dalam mengembangkan UMKM di Indonesia untuk bisa naik kelas.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, Indonesia memiliki sekitar 65,5 juta UMKM. Dari jumlah tersebut, pada akhir 2023, baru ada sekitar 27 juta UMKM yang sudah go digital. Pemerintah menargetkan, ada sekitar 30 juta UMKM yang go digital pada tahun ini.

"Ini membutuhkan peran pemerintah dan kolaborasi antar semua pemangku kepentingan untuk mendorong agar UMKM bisa go digital," kata Anthony.

Lebih jauh, Anthony berharap, masuknya TikTok Shop ke Tokopedia bisa memberikan perlindungan terhadap UMKM. Sehingga tidak ada lagi predatory pricing maupun monopoli. Ia juga berharap, pemerintah terus memonitor agar kolaborasi antara pengusaha asing dan nasional terus bertumbuh dan memastikan konsistensi kerja sama antara TikTok Shop dan Tokopedia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Layanan Merchant Tokopedia Naik Bulan Depan, Intip Besarannya

Biaya Layanan Merchant Tokopedia Naik Bulan Depan, Intip Besarannya

Bisnis | Jum'at, 26 April 2024 | 16:14 WIB

Soal Biaya Layanan Naik, Shopee Pastikan Tak Ikuti Jejak Tokopedia

Soal Biaya Layanan Naik, Shopee Pastikan Tak Ikuti Jejak Tokopedia

Tekno | Rabu, 24 April 2024 | 17:28 WIB

Integrasi TikTok Shop Tokopedia Hampir Tuntas, Apa Dampaknya Bagi UMKM?

Integrasi TikTok Shop Tokopedia Hampir Tuntas, Apa Dampaknya Bagi UMKM?

Bisnis | Selasa, 23 April 2024 | 19:15 WIB

Terkini

5 Fakta Putusan MK: Pejabat dan Eks Anggota DPR Tidak Dapat Uang Pensiun?

5 Fakta Putusan MK: Pejabat dan Eks Anggota DPR Tidak Dapat Uang Pensiun?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:58 WIB

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menko Airlangga: Tugas BI Ini!

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menko Airlangga: Tugas BI Ini!

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:47 WIB

Meski Dompet Pas-pasan, 85,1 Persen Warga RI Tetap Nekat Mudik

Meski Dompet Pas-pasan, 85,1 Persen Warga RI Tetap Nekat Mudik

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:37 WIB

Malaysia Jadi Negara Pertama Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

Malaysia Jadi Negara Pertama Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tembus 5,5 Persen Meski Ada Perang

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tembus 5,5 Persen Meski Ada Perang

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:20 WIB

Menteri Airlanga: Defisit APBN 3 Persen Harga Mati, Tapi Perppu Masih Mungkin Dikeluarkan

Menteri Airlanga: Defisit APBN 3 Persen Harga Mati, Tapi Perppu Masih Mungkin Dikeluarkan

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:18 WIB

IHSG Hijau di Sesi I ke 7.102, Ini Proyeksi Pergerakan Sesi II

IHSG Hijau di Sesi I ke 7.102, Ini Proyeksi Pergerakan Sesi II

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:55 WIB

Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?

Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:54 WIB

AS Desak Militer Jepang, Korsel, China hingga Eropa Buka Selat Hormuz, Realistis atau Sia-sia?

AS Desak Militer Jepang, Korsel, China hingga Eropa Buka Selat Hormuz, Realistis atau Sia-sia?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:26 WIB

Konflik AS-Iran Belum Mereda, Harga Bertahan di atas 100 Dolar AS

Konflik AS-Iran Belum Mereda, Harga Bertahan di atas 100 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:26 WIB