Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Harga Eceran Beras Bulog Naik! HET Ditentukan Berdasarkan Zona Tertentu

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 05 Mei 2024 | 15:51 WIB
Harga Eceran Beras Bulog Naik! HET Ditentukan Berdasarkan Zona Tertentu
Beras BULOG yang dijual ke masyarakat. Hingga saat ini 105.000 ton gabah dan beras milik petani terserap dan siap dijual kembali ke masyarakat umum. [Dok Bulog Jateng]

Suara.com - Harga eceran tertinggi (HET) beras, yang juga dikenal sebagai Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) atau beras Bulog, mengalami penyesuaian resmi mulai 1 Mei 2024. Perubahan harga ini didasarkan pada surat Badan Pangan Nasional No. 142/TS/02.02/K/4/2024 tanggal 29 April 2024 mengenai Penugasan SPHP Beras tahun 2024.

Bulog mengumumkan perubahan harga beras SPHP melalui akun Instagram resminya @perum.bulog, pada Minggu (5/5/2024). Menurut pernyataan tersebut, HET beras SPHP ditetapkan berdasarkan zona.

Di wilayah Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi, HET beras SPHP telah dinaikkan menjadi Rp12.500 per kilogram. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp1.600 per kilogram dari HET sebelumnya yang ditetapkan sebesar Rp10.900 per kilogram.

Selanjutnya, harga beras Af gudang telah ditetapkan sebesar Rp11.000 per kilogram, mengalami kenaikan dari harga sebelumnya yaitu Rp9.950 per kilogram.

Untuk daerah Sumatra, kecuali Lampung dan Sumatra Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan, Harga Eceran Tertinggi (HET) beras SPHP kini mencapai Rp13.100 per kilogram. Sebelumnya, HET untuk wilayah tersebut berada di level Rp11.500 per kilogram.

Harga Af gudang terbaru untuk daerah ini telah ditetapkan sebesar Rp11.300 per kilogram, meningkat dari sebelumnya yang sebesar Rp10.250 per kilogram.

Terakhir, di wilayah Maluku dan Papua, HET beras Bulog ditetapkan sebesar Rp13.500 per kilogram. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar Rp1.700 per kilogram dari HET sebelumnya yang berada di level Rp11.800 per kilogram.

Sementara itu, harga beras Af gudang untuk wilayah ini ditetapkan sebesar Rp13.500 per kilogram, naik Rp1.050 per kilogram dari harga sebelumnya yang sebesar Rp10.550 per kilogram.

Untuk memperoleh beras SPHP, masyarakat dapat membelinya di Rumah Pangan Kita (RPK), toko pengecer di pasar, platform e-commerce seperti iPangananDotCom, dan beberapa ritel modern lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendag Sebut Harga Gabah Anjlok Gegara Panen Raya, Ary Prasetyo: Maha Benar dengan Segala Dalilnya

Kemendag Sebut Harga Gabah Anjlok Gegara Panen Raya, Ary Prasetyo: Maha Benar dengan Segala Dalilnya

News | Kamis, 25 April 2024 | 15:28 WIB

Perhatian Emak-emak! Harga Bawang Merah Lagi Ngamuk Jadi Rp 42.000/kg

Perhatian Emak-emak! Harga Bawang Merah Lagi Ngamuk Jadi Rp 42.000/kg

Bisnis | Senin, 22 April 2024 | 15:42 WIB

Keluarga Sedekah Beras Diduga dari Hasil Jual Baju Mahal Stevie Agnecya, Netizen Ramai-ramai Ikut Mendoakan

Keluarga Sedekah Beras Diduga dari Hasil Jual Baju Mahal Stevie Agnecya, Netizen Ramai-ramai Ikut Mendoakan

Lifestyle | Rabu, 17 April 2024 | 17:05 WIB

Jusuf Hamka Bagi-Bagi Uang Rp10 Ribu ke Warga: Segitu Emang Bisa Beli Beras?

Jusuf Hamka Bagi-Bagi Uang Rp10 Ribu ke Warga: Segitu Emang Bisa Beli Beras?

News | Sabtu, 13 April 2024 | 14:22 WIB

Bulog Manfaatkan Fleksibiltas Harga Gabah dan Beras untuk Serap Produksi Dalam Negeri

Bulog Manfaatkan Fleksibiltas Harga Gabah dan Beras untuk Serap Produksi Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 06 April 2024 | 10:47 WIB

Sidang Sengketa Pilpres Ungkap Fakta Baru, Risma Tak Pernah Usulkan Bansos El Nino ke Sri Mulyani

Sidang Sengketa Pilpres Ungkap Fakta Baru, Risma Tak Pernah Usulkan Bansos El Nino ke Sri Mulyani

Bisnis | Jum'at, 05 April 2024 | 11:21 WIB

Terkini

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:05 WIB

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:01 WIB

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:52 WIB

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB