Dubes Tiongkok Pamit kepada Menko Bidang Perekonomian RI, Bahasan Investasi Jalan Terus

Rabu, 15 Mei 2024 | 10:37 WIB
Dubes Tiongkok Pamit kepada Menko Bidang Perekonomian RI, Bahasan Investasi Jalan Terus
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) dan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Lu Kang (kanan) saat bertemu di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (15/5/2024) [ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian].

Suara.com - Duta Besar Tiongkok untuk Republik Indonesia, Lu Kang bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi, Pak Dubes Lu Kang berpamitan karena masa penugasannya di Tanah Air sudah rampung.

Akan tetapi, keduanya juga bertemu untuk membahas penguatan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi antara kedua negara. Yaitu Tiongkok serta Indonesia.

Duta Besar Lu Kang menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam atas dukungan dan kerja sama dari Kemenko Perekonomian sehingga kerja sama bilateral Indonesia-Tiongkok semakin erat di berbagai bidang.

Sebagai catatan, Tiongkok adalah salah satu mitra dagang utama bagi Indonesia. Nilai total perdagangan pada 2023 mencapai 127,8 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto menyatakan bahwa neraca perdagangan kedua negara pada 2023 telah menunjukkan keseimbangan. Di mana Indonesia mengalami surplus untuk pertama kalinya.

Pada tahun itu, Tiongkok juga menjadi investor terbesar kedua setelah Singapura. Jumlah investasi dari Tiongkok menyentuh 7,4 miliar dolar AS.

"Nilai ini menurun sekitar 9,7 persen dari 8,2 miliar dolar AS pada 2022," ujar Airlangga Hartarto.

Dalam pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Lu Kang itu, salah satu pembahasan penting adalah rencana penjajakan kerja sama.

Baca Juga: Menko Bidang Perekonomian RI Bakal Raih Gelar Doctor Honoris Causa dari GNU

Kali ini adalah pembangunan pusat penelitian dan pengembangan (R&D Center) antara Universitas Gajah Mada (UGM) dengan CNGR Co.Ltd.

CNGR adalah sebuah perusahaan asal Tiongkok yang berbasis di Guangxi. Juga memiliki teknologi baru, dan mutakhir di bidang pengolahan nikel.

"Perusahaan ini, CNGR Co.Ltd telah melakukan investasi dalam pengolahan dan produksi nikel di Morowali, Sulawesi Tenggara," tambah Airlangga Hartarto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI