Intip Jejak Bisnis Hashim Djojohadikusumo Adik Prabowo Subianto

Iwan Supriyatna, Syifa Nur Layla

Jum'at, 17 Mei 2024 | 11:02 WIB
Intip Jejak Bisnis Hashim Djojohadikusumo Adik Prabowo Subianto
Hashim djojohadikusumo saat mengunjungi Balai Kota DKI Jakarta, (13/12). (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo Subianto memiliki gurita bisnis baik dari dalam maupun luar negeri. Nama Djojohadikusumo merupakan keturunan keluarga terkenal era Orde Lama.

Saat itu, Margono Djojohadikusumo adalah ahli ekonomi yang juga mendirikan Bank Negara Indonesia (BNI). Ada pula Soemitro Djojohadikusumo, tokoh ekonomi termasyur Indonesia.

Nama Hashim Djojohadikusumo memang tak terkenal seperti kakaknya, Prabowo yang berkecimpung di dunia politik.

Adik Prabowo tersebut adalah anak keempat dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Sigar. Dirinya lahir pada 15 Juni 1954.

Hasyim kecil bercita-cita menjadi pilot pesawat tempur. Namun impiannya tak terkabulkan sebab matanya rabun jauh dan memakai kacamata.

Akhirnya Hasyim dewasa berkuliah di California, Amerika pada 1976. Di sana dia belajar bisnis di Panama Collage.

Usai wisuda, dirinya pergi magang ke Perancis sebagai analisis keuangan di Lazard Freres Et Cie.

Alasannya selalu di luar negeri karena pada saat itu ayahnya, Soemitro menjabat Menteri Riset Indonesia pada 1973-1978. Hasyim tak ingin dicap sebagai anak yang memanfaatkan kekuasaan sang ayah.

Tatkala ayahnya sudah tak menjabat, barulah Hasyim pulang ke Indonesia dan merintis berbagai bisnisnya.

baca juga

Sesampainya di Indonesia, Hasyim menjabat Direktur Indo Consult-perusahaan milik ayahnya. Pada 1980, dia baru mendirikan perusahaannya sendiri dengan nama PT Era Persada.

Tak lama setelah berdirinya perusahaan itu, Hasyim melihat peluang emas tentang bisnis semen. Alasannya kala itu era Soeharto sedang masif pembangunan.

Hasyim menambah bisnisnya: pabrik Semen Cibinong. Bertepatan dengan bisnis barunya, ternyata terjadi kelangkaan pasokan semen. Akhirnya masyarakat berbondong-bondong membeli Semen Cibinong. Perusahaan baru itu meraup banyak keuntungan.

Bisnis Hasyim semakin meluas dari berbagai sektor. Ada PT Tidar Kerinci Agung sektor minyak sawit, PT Prahabima dan PT Bank Universal sektor perbankan, serta PT Tirtamas Majutama sektor perdagangan manufaktur.

Sejak 2013, semua bisnis Hasyim berada dinaungan perusahaan induk Arsari Group.

Selanjutnya bisnis Hasyim di luar negeri, ada ladang minyak di Kazahstan dan sumur emas hitam di Azerbaijan dan Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Bakal Jadi Wakil Menteri di Kabinet Prabowo Subianto, Hotman Paris: Saya Tidak Bakat

Disebut Bakal Jadi Wakil Menteri di Kabinet Prabowo Subianto, Hotman Paris: Saya Tidak Bakat

Entertainment | Jum'at, 17 Mei 2024 | 10:49 WIB

Djarot PDIP Soroti Ucapan Prabowo Tak Bergaya Militer Saat Jadi Presiden: Kita Lihat Aslinya Seperti Apa

Djarot PDIP Soroti Ucapan Prabowo Tak Bergaya Militer Saat Jadi Presiden: Kita Lihat Aslinya Seperti Apa

Kotak Suara | Jum'at, 17 Mei 2024 | 09:40 WIB

Pulang dari Qatar, Prabowo Serahkan Bantuan Kemanusiaan Bencana Banjir Lahar di Sumbar

Pulang dari Qatar, Prabowo Serahkan Bantuan Kemanusiaan Bencana Banjir Lahar di Sumbar

News | Kamis, 16 Mei 2024 | 12:16 WIB

Terkini

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

×