Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB
Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap
Ilustrasi tembakau sintetis (unsplash)
baca 10 detik
  • Polres Metro Jakarta Barat menangkap empat tersangka kasus industri rumahan tembakau sintetis di Tangerang Selatan pada September 2026.
  • Petugas menyita barang bukti cairan sintetis, berbagai ukuran tembakau sintetis, sabu, serta peralatan produksi di lokasi penggerebekan.
  • Keempat tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Polres Metro Jakarta Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Suara.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat membongkar home industry yang diduga memproduksi tembakau sintetis di kawasan Tangerang Selatan. 

Dalam pengungkapan ini, ada 4 orang tersangka yang ditangkap oleh petugas. Keempatnya berinisial MR (25), IN (26), NK (26) dan AL.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi mengatakan keempat orang ini ditangkap di tempat berbeda.

Tersangka MR, IN dan NK, kata Nasriadi, ditangkap di kawasan perumahan U-Ville Bintaro Jaya, Kota Tangerang Selatan, Senin (7/9/2026).

“Sementara tersangka AL diamankan di rumahnya di kawasan Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan,” kata Nasridi, dalam keterangannya, Minggu (13/9/2026).

Nasriadi menyampaikan, keempatnya ditangkap lantaran diduga terlibat dalam pembuatan tembakau sintetis home industri.

"Kami berhasil melakukan pengungkapan Home industri narkotika jenis tembakau sintetis (sinte)," kata Nasriadi.

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Vernal A. Sambo menuturkan, ungkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti petugas.

Berdasarkan hasil penyelidikan, lanjut Vernal, tim memperoleh informasi mengenai adanya target yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lokasi tersebut.

baca juga

Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan para tersangka. 

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembuatan dan peredaran tembakau sintetis.

"Ketika dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembuatan tembakau sintetis atau home industry," kata Vernal

Dalam penggeledahan ini, petugas menyita barang bukti berupa 15 botol ukuran 8 ml berisi cairan sintetis. Kemudian, 13 botol ukuran 5 ml, 26 botol ukuran 4 ml, serta 8 botol ukuran 2 ml yang seluruhnya berisi cairan sintetis.

Selain berisi cairan sintetis, petugas juga menyita satu plastik klip berisi tembakau sintetis dengan berat 58,6 gram, sembilan plastik yang dilakban berisi tembakau sintetis masing-masing sekitar 4 gram dengan total berat 36 gram.

Selanjutnya, 35 plastik klip berisi tembakau sintetis masing-masing sekitar 0,8 gram dengan total berat 28 gram, serta empat plastik klip tembakau sintetis dengan total berat 3,2 gram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Novel Metropolis, Jejak Dendam di Balik Bayang Sindikat Narkotika

Ulasan Novel Metropolis, Jejak Dendam di Balik Bayang Sindikat Narkotika

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 13:00 WIB

Operasi Gabungan Bongkar Pengiriman 800 Kg Ketamin di Kepri

Operasi Gabungan Bongkar Pengiriman 800 Kg Ketamin di Kepri

Foto | Selasa, 01 September 2026 | 20:02 WIB

Polisi Bongkar Industri Rumahan Sabu dan Ekstasi di Lampung, 9 Orang Diciduk

Polisi Bongkar Industri Rumahan Sabu dan Ekstasi di Lampung, 9 Orang Diciduk

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:49 WIB

Terkini

Kasus Perundungan Siswa SD Pemalang, Polisi Telusuri Dugaan Keterlibatan Sekolah dan Rumah Sakit

Kasus Perundungan Siswa SD Pemalang, Polisi Telusuri Dugaan Keterlibatan Sekolah dan Rumah Sakit

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Terlihat Bugar! Gaun Mencolok Sarifah Suraidah dan Tiga Koper Rudy Masud saat Medical Check Up

Terlihat Bugar! Gaun Mencolok Sarifah Suraidah dan Tiga Koper Rudy Masud saat Medical Check Up

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:58 WIB

75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah

75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Media Vietnam Kasih Bocoran Timnas Indonesia Bidik 10 Pemain Naturalisasi Demi Piala Dunia 2030

Media Vietnam Kasih Bocoran Timnas Indonesia Bidik 10 Pemain Naturalisasi Demi Piala Dunia 2030

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Nama Ferry Boboho Kembali Disebut-sebut di Sidang Kasus Suap dan TPPU Febrie Adriansyah

Nama Ferry Boboho Kembali Disebut-sebut di Sidang Kasus Suap dan TPPU Febrie Adriansyah

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Dukungan Dana Bergulir LPDB Koperasi Topang KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang

Dukungan Dana Bergulir LPDB Koperasi Topang KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Sebelum Jadi Game Horror, Resident Evil Requiem Hampir Jadi Game Online

Sebelum Jadi Game Horror, Resident Evil Requiem Hampir Jadi Game Online

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Sudah Oktober, Gaji PJLP DKI Masih Rp5,3 Juta dan Rapelan UMP 2026 Tak Kunjung Jelas

Sudah Oktober, Gaji PJLP DKI Masih Rp5,3 Juta dan Rapelan UMP 2026 Tak Kunjung Jelas

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:49 WIB

Bantah Peras Pengusaha di Kasus Jiwasraya, Febrie Adriansyah Minta Bebas dari Penjara

Bantah Peras Pengusaha di Kasus Jiwasraya, Febrie Adriansyah Minta Bebas dari Penjara

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:44 WIB

Pakai Minibus Modifikasi, Aksi Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Terbongkar

Pakai Minibus Modifikasi, Aksi Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Terbongkar

Banten | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:44 WIB

×