Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Berobat Makin Mahal, Semua Pihak Diminta Transparan Tanggapi Inflasi Medis

M Nurhadi

Jum'at, 17 Mei 2024 | 15:58 WIB
Berobat Makin Mahal, Semua Pihak Diminta Transparan Tanggapi Inflasi Medis
Ilustrasi pasien (pexels.com/Anna Shvets)

Suara.com - Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Togar Pasaribu,  mengungkapkan pentingnya adanya kerjasama antara berbagai pihak, termasuk asosiasi, perusahaan asuransi, dan pengelola rumah sakit, untuk menciptakan transparansi informasi guna mengurangi dampak inflasi biaya medis.

"Dalam industri asuransi jiwa, kami berusaha mengurangi biaya klaim kesehatan melalui langkah-langkah strategis, termasuk konsolidasi dengan rumah sakit untuk memastikan transparansi informasi," kata Togar Pasaribu, Jumat (17/5/2024).

Ia menjelaskan bahwa upaya ini memerlukan kerjasama dari seluruh perusahaan asuransi jiwa untuk menyamakan pemahaman dan data yang diperoleh guna mendapatkan informasi klaim yang akurat.

Selain itu, Pasaribu juga menyoroti pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang inflasi biaya medis yang sedang terjadi saat ini.

“Kami juga sepenuhnya mendukung berbagai kebijakan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan, yang memang menjadi pengendali inflasi medis,” ucap Togar, dikutip dari Antara.

Togar mencatat bahwa klaim asuransi kesehatan mengalami peningkatan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir, dengan rata-rata pertumbuhan hampir mencapai 30 persen akibat inflasi biaya medis.

Dari bulan Januari hingga akhir Desember 2023, total klaim terkait kesehatan mencapai Rp20,83 triliun, meningkat 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini jauh lebih tinggi daripada total premi yang diterima, yang hanya mencapai Rp15,07 triliun, naik sebesar 2 persen dari tahun sebelumnya.

Menurutnya, peningkatan nilai klaim tersebut mungkin berdampak pada kenaikan nilai premi. Hal ini juga dapat mengakibatkan ketidakcukupan perlindungan asuransi bagi pemegang polis untuk menanggung biaya kesehatan yang terus meningkat.

Togar menjelaskan bahwa inflasi biaya medis tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga secara global, yang disebabkan oleh kenaikan biaya tenaga kerja di bidang kesehatan, perawatan, dan obat-obatan.

baca juga

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa perkembangan teknologi kesehatan yang terus berlanjut menjadi salah satu faktor penyebab meningkatnya biaya perawatan medis.

“Di Indonesia sendiri, faktor melemahnya rupiah menjadi faktor yang memperburuk inflasi medis dalam negeri, mengingat masih adanya obat maupun alat kesehatan yang diperoleh secara impor,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Asuransi Ini Klaim 54% Karyawannya Perempuan

Perusahaan Asuransi Ini Klaim 54% Karyawannya Perempuan

Bisnis | Jum'at, 17 Mei 2024 | 07:24 WIB

Genjot Kinerja, Asuransi Tokio Marine Indonesia Lakukan Digitalisasi

Genjot Kinerja, Asuransi Tokio Marine Indonesia Lakukan Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 16 Mei 2024 | 15:53 WIB

Asuransi Swasta Bisa Top Up Kelas Rawat Inap BPJS Kesehatan, Kemenkes Ungkap Potensinya

Asuransi Swasta Bisa Top Up Kelas Rawat Inap BPJS Kesehatan, Kemenkes Ungkap Potensinya

Bisnis | Kamis, 16 Mei 2024 | 13:13 WIB

Beri Manfaat Perlindungan Seumur Hidup, Apa Itu Asuransi Jiwa Tradisional?

Beri Manfaat Perlindungan Seumur Hidup, Apa Itu Asuransi Jiwa Tradisional?

Press Release | Rabu, 15 Mei 2024 | 16:51 WIB

Selamatkan Seluruh Pemegang Polis, Manajemen Jiwasraya Siapkan Langkah 'Jemput Bola'

Selamatkan Seluruh Pemegang Polis, Manajemen Jiwasraya Siapkan Langkah 'Jemput Bola'

Bisnis | Rabu, 15 Mei 2024 | 16:40 WIB

Tingkatkan Penetrasi, Akses Asuransi Digital Semakin Mudah Diakses Lewat Aplikasi

Tingkatkan Penetrasi, Akses Asuransi Digital Semakin Mudah Diakses Lewat Aplikasi

Press Release | Rabu, 15 Mei 2024 | 14:58 WIB

Terkini

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:38 WIB

Dua Pembangkit Alami Gangguan Jadi Biang Kerok Listrik di Jawa Padam Bergilir

Dua Pembangkit Alami Gangguan Jadi Biang Kerok Listrik di Jawa Padam Bergilir

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:25 WIB

BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026

BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:17 WIB

Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya

Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:16 WIB

Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni

Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:11 WIB

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:41 WIB

Tak Hanya Kelola Kebun, Emiten TAPG Juga Investasi SDM

Tak Hanya Kelola Kebun, Emiten TAPG Juga Investasi SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:36 WIB

Meski Pasar Saham RI Tak turun Kelas, Investor Asing Tetap Bawa Kabur Rp1,39 T

Meski Pasar Saham RI Tak turun Kelas, Investor Asing Tetap Bawa Kabur Rp1,39 T

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:29 WIB

Jelang RUPST, MDKA Usulkan Perombakan Direksi Besar-Besaran

Jelang RUPST, MDKA Usulkan Perombakan Direksi Besar-Besaran

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:12 WIB