Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Ngeri! Kesaksian Penumpang Singapore Airline Saat Alami Turbulensi Hebat

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 22 Mei 2024 | 11:04 WIB
Ngeri! Kesaksian Penumpang Singapore Airline Saat Alami Turbulensi Hebat
Pesawat Airbus Singapore Airlines. (Shutterstock)

Suara.com - Pesawat Singapore Airlines mengalami guncangan hebat atau turbulensi hebat saat terbang dengan rute London-Singapura pada Selasa (21/5/2024). Penerbangan dengan nomor SQ321 yang menggunakan pesawat Boeing 737-300 ER ini membawa 211 penumpang dan 18 awak.

Insiden turbulensi pesawat Singapore Airline ini membuat satu orang penumpang tewas. Para penumpang pun menceritakan kengerian yang terjadi selama penerbangan alami turbulensi.

Seperti dilansir BBC, Rabu (22/5/2024), Penumpang asal Inggris Andrew Davis menceritakan, saat turbulensi terjadi banyak jeritan mengerikan dan terdengar banyak barang yang jatuh.

"Hal yang paling saya ingat adalah melihat benda-benda terbang di udara. Saya tersiram kopi. Turbulensinya luar biasa parah," ujar Davis.

Potret pesawat Singapore Airlines usai turbulensi kemarin [todayonline]
Potret pesawat Singapore Airlines usai turbulensi kemarin [todayonline]

Atas Kejadian itu, seorang pria Inggris berusia 73 tahun, Geoff Kitchen, meninggal karena dugaan serangan jantung. Sementara lebih dari 30 orang terluka ketika penerbangan London-Singapura tiba-tiba terguncang hebat.

Kemudian, Penumpang lain mengatakan pesawat Singapore Airline tiba-tiba mulai miring dan berguncang.

"Saya mulai bersiap menghadapi apa yang terjadi, dan tiba-tiba terjadi penurunan drastis, sehingga semua orang yang duduk dan tidak mengenakan sabuk pengaman langsung terlempar ke langit-langit," kata Dzafran Azmir, ssalah satu penumpang.

Setelah kejadian itu, pesawat Singapore Airlines itu dialihkan ke Bangkok dan mendarat dengan selamat.

Seorang pejabat maskapai penerbangan mengatakan bahwa sekitar 10 jam setelah penerbangannya, pesawat tersebut mengalami turbulensi di Cekungan Irrawaddy Myanmar pada ketinggian 37.000 kaki.

Perusahaan tersebut mengatakan pihaknya bekerja sama dengan pihak berwenang Thailand untuk memberikan bantuan medis kepada penumpang, dan mengirimkan tim ke Bangkok untuk memberikan bantuan tambahan yang diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potret Dalam Pesawat Singapore Airlines: Penumpang Panik, Pramugari Berlumuran Darah

Potret Dalam Pesawat Singapore Airlines: Penumpang Panik, Pramugari Berlumuran Darah

News | Rabu, 22 Mei 2024 | 10:20 WIB

Pesawat Singapore Airlines Turbulensi Parah, Kemenlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban

Pesawat Singapore Airlines Turbulensi Parah, Kemenlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban

News | Rabu, 22 Mei 2024 | 08:12 WIB

Viral Pesawat Singapore Airlines Alami Turbulensi, Sempat Terjun Bebas 1,8 Kilometer dari Udara

Viral Pesawat Singapore Airlines Alami Turbulensi, Sempat Terjun Bebas 1,8 Kilometer dari Udara

News | Selasa, 21 Mei 2024 | 23:27 WIB

Terkini

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:08 WIB