Melestarikan Sumber Air dan Mata Pencaharian Melalui Restorasi Mangrove Berbasis Masyarakat

Iwan Supriyatna

Rabu, 22 Mei 2024 | 16:14 WIB
Melestarikan Sumber Air dan Mata Pencaharian Melalui Restorasi Mangrove Berbasis Masyarakat
Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, dan mitra menggelar sesi panel bertema Restorasi dan Perlindungan Ekologis Mangrove berbasis Masyarakat.

Suara.com - Dalam rangka menyemarakkan World Water Forum (WWF) ke-10, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, dan mitra menggelar sesi panel bertema Restorasi dan Perlindungan Ekologis Mangrove berbasis Masyarakat pada Selasa 21 Mei 2024 di Paviliun Nature Hub.

Diskusi ini menekankan bahwa restorasi mangrove bermanfaat tidak hanya untuk pelestarian lingkungan termasuk sumber air tetapi juga penghidupan masyarakat.

Manfaat restorasi mangrove sudah dirasakan oleh masyarakat di wilayah Berau, yang memiliki ekosistem mangrove terbesar di Kalimantan Timur dengan luasan lebih dari 55.000 hektar.

Semula ekosistem mangrove di Berau terus mengalami tekanan akibat alih fungsi menjadi budidaya perikanan dan pemukiman. Padahal mangrove merupakan ekosistem vital untuk menjaga abrasi dan erosi, tempat hidup berbagai biodiversitas, dan juga sebagai filter air alami.

Mangrove menyaring polutan sehingga meningkatkan kualitas air yang mengalir dari sungai ke muara dan lingkungan laut.

Pemkab Berau telah melakukan berbagai upaya untuk melindungi wilayah mangrove, antara lain melalui Peraturan Daerah No. 5 tahun 2020 tentang Pengelolaan ekosistem mangrove di APL yang kemudian, dengan dukungan berbagai pihak termasuk YKAN, ditindaklanjuti dengan penerbitan Keputusan Bupati Berau No. 484 tahun 2022 tentang Penunjukan Tim Pengelola Mangrove Kampung Teluk Semanting Sebagai Pengelola Ekowisata Mangrove Berkelanjutan Berbasis Masyarakat.

"Pengelolaan Ekowisata ini memacu semangat warga untuk terus melestarikan mangrove. Masyarakat juga banyak terlibat dan mendatangkan tambahan penghasilkan bagi masyarakat, termasuk kelompok ibu-ibu” ujar Tenteram Rahayu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Berau.

Aksi kolaboratif adalah kunci keberhasilan pelestarian mangrove. YKAN merancang dan mendorong Mangrove Ecosystem Restoration Alliance (MERA), sebuah platform multipihak untuk mendukung upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove di Indonesia secara berkelanjutan. 

“Pelestarian mangrove ini memang sejalan dengan fokus kami selaku pihak swasta untuk dapat
memberikan dampak positif bagi lingkungan terutama bagi masyarakat,” kata Jemmy Chayadi, Direktur Strategi dan Pembangunan Berkelanjutan Djarum Foundation, salah satu anggota MERA.

baca juga

Sejak tahun 2018, MERA telah dilaksanakan di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Tengah, Riau, dan Sumatera
Selatan.

Hasnur Rasid, anggota Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Teluk Pambang, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, turut berbagi.

“Dulu, kelompok mangrove yang ada hanya aktif ketika ada proyek penanaman. Program pelestarian mangrove terintegrasi dan berjangka panjang yang dilakukan oleh MERA terbukti berhasil membangun kepedulian dan pelibatan masyarakat. Sekarang semakin banyak masyarakat yang bergabung dalam kegiatan restorasi ekologis hingga melakukan pengawasan secara berkala,” imbuhnya.

Pelibatan Petani Tambak Udang

Di Kabupaten Berau dan Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, lahan mangrove banyak dikonversi menjadi tambak udang tradisional. Hasil panen yang rendah mendorong petambak membuka lahan lebih luas lagi.

Sejak tahun 2020, YKAN bersama mitra menginisiasi program Shrimp-Carbon Aquaculture atau SECURE untuk menggabungkan budidaya tambak udang tradisional dengan restorasi mangrove yang berkelanjutan di kedua kabupaten tersebut.

Dengan SECURE, tambak yang ada dibagi menjadi 2 bagian dimana 80% area dijadikan sebagai area restorasi mangrove dan 20% sisanya sebagai area budidaya.

“Pendekatan SECURE ini salah satu contoh win-win solution agar mangrove tetap lestari, tanpa mengganggu mata pencaharian petambak. Bahkan dengan adanya mangrove, dapat mendukung praktek budidaya sebagai pakan alami ikan, menyaring air, hingga mengurangi emisi karbon,” jelas Mariski Nirwan, Manajer Senior Ketahanan Pesisir YKAN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional JBB dan Sobat Bluwok Tanam Mangrove di Kepulauan Seribu

Pertamina Patra Niaga Regional JBB dan Sobat Bluwok Tanam Mangrove di Kepulauan Seribu

Bisnis | Rabu, 22 Mei 2024 | 15:32 WIB

BRI Life Bersama 27 Perusahaan Anggota AAJI Tanam 2.000 Bibit Pohon Mangrove

BRI Life Bersama 27 Perusahaan Anggota AAJI Tanam 2.000 Bibit Pohon Mangrove

Bisnis | Rabu, 22 Mei 2024 | 15:20 WIB

Tutup Forum Parlemen WWF, Puan Ingatkan Harapan Generasi Muda Soal Akses Air Bersih

Tutup Forum Parlemen WWF, Puan Ingatkan Harapan Generasi Muda Soal Akses Air Bersih

DPR | Rabu, 22 Mei 2024 | 10:56 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×