Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Elon Musk Khawatir AI Gantikan Seluruh Pekerjaan Manusia

Iwan Supriyatna | Kevino Dwi Velrahga | Suara.com

Minggu, 26 Mei 2024 | 08:00 WIB
Elon Musk Khawatir AI Gantikan Seluruh Pekerjaan Manusia
CEO SpaceX, Elon Musk. [Instagram/@elonmuskh]

Suara.com - CEO Tesla, Elon Musk, mengemukakan ketakutannya akan potensi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dapat mengambil alih semua pekerjaan manusia kedepannya.

Ketika diambil alih oleh AI, nantinya pekerjaan bagi manusia akan jadi semacam pilihan opsional bukan kewajiban.

“Mungkin tidak ada di antara kita yang akan memiliki pekerjaan. Jikalau ada yang bekerja, akan jadi seperti hobi,” ujar Musk dalam VivaTech 2024 di Paris, Perancis, dilansir dari CNN Business.

Menurut Musk, wacana AI mengambil alih pekerjaan manusia memang terdengar mengerikan, namun ada hal-hal menguntungkan di dalamnya. Contohnya ialah manusia tidak akan mengalami kekurangan kebutuhan pokok dan jasa karena efisiensi kerja yang dimiliki AI.

Manusia juga akan memberi makna bagi AI dalam melakukan pekerjaan serta menemukan kegiatan-kegiatan baru lain ketika AI mengambil pekerjaan yang sekarang sudah ada.

“Sebaliknya, AI dan robot haruslah menyediakan barang dan jasa apa pun yang manusia inginkan,” tuturnya.

Namun, demi terwujudnya gagasan ini, Musk berkata perlu ada kebijakan “universal high income” untuk memastikan semua orang dapat memenuhi semua kebutuhannya. Detail kebijakan ini tidak Musk jelaskan lebih lanjut beserta perbedaannya dengan universal high income (UBI).

UBI sendiri merupakan sebuah konsep kebijakan di mana pemerintah memberikan sejumlah uang kepada setiap orang tanpa memandang latar belakang orang tersebut.

Kemampuan AI memang telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kekhawatiran juga ikut meningkat mengenai kemungkinan industri dan pekerjaan akan berubah seiring dengan berkembangnya AI di pasar.

Namun, fakta lain diungkap Peneliti di Lab Ilmu Komputer dan Kecerdasan Buatan Massachusetts Institute of Technology (MIT). Pada Januari lalu mereka menemukan bahwa tempat-tempat kerja mengadopsi AI lebih lambat dari perkiraan dan ketakutan beberapa pihak.

Banyak ahli turut berpendapat bahwa pekerjaan yang memerlukan kecerdasan emosional dan interaksi manusia yang tinggi tidak akan tergantikan oleh AI. Jenis pekerjaan tersebut misalnya profesi yang berkaitan dengan kesehatan mental, pekerja kreatif, dan guru.

Hal ini selaras dengan pendapat Musk yang bilang bahwa manusia akan menemukan ragam kegiatan baru lain di tengah dunia yang dipenuhi AI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telkomsel-Indosat Perlu Waspada, Internet Starlink Ancaman Baru Industri Telekomunikasi

Telkomsel-Indosat Perlu Waspada, Internet Starlink Ancaman Baru Industri Telekomunikasi

Tekno | Kamis, 23 Mei 2024 | 18:58 WIB

Qualcomm Luncurkan Mini PC Snapdragon Dev Kit Windows, Penerapan AI Makin Gacor

Qualcomm Luncurkan Mini PC Snapdragon Dev Kit Windows, Penerapan AI Makin Gacor

Tekno | Kamis, 23 Mei 2024 | 10:26 WIB

Perusahaan Ini Tawarkan Solusi Identitas Digital Canggih

Perusahaan Ini Tawarkan Solusi Identitas Digital Canggih

Bisnis | Kamis, 23 Mei 2024 | 06:53 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB