Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Glasstec 2024 Dorong Pertumbuhan Perusahaan-perusahaan StartUp di Industri Kaca

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 30 Mei 2024 | 18:22 WIB
Glasstec 2024 Dorong Pertumbuhan Perusahaan-perusahaan StartUp di Industri Kaca
Ilustrasi perusahaan rintisan atau startup (Shutterstock).

Suara.com - Pameran terbesar industri kaca glasstec akan kembali digelar di Düsseldorf Jerman tahun ini pada tanggal 22 – 25 October 2024. glasstec merupakan pameran business-to-business terbesar untuk industri kaca di dunia, baik teknologi, pengembangan baru hingga proses pembuatannya, dan perdagangan kaca.

Menjelang pameran dua tahunan ini, Messe Düsseldorf selaku penyelenggara melakukan roadshow ke Indonesia bertemu dengan para pelaku industri kaca di Indonesia serta Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman Indonesia.

Mengambil tagline “WE ARE GLASS” glasstec menegaskan posisi terdepannya sebagai acara terkemuka di sektor kaca yang tidak hanya diikuti oleh perusahaan-perusahaan mapan di industri kaca, banyak peserta adalah perusahaan start-up di industri kaca.

Pada tahun 2022 terdapat 928 peserta pameran dari 47 negara dan 29,278 pengunjung dari 121 negara berkumpul di acara No.1 global ini. Artinya glasstec juga menjadi platform unik bagi perusahaan-perusahaan muda internasional untuk menampilkan ide-ide mereka kepada audiens yang terdiri dari para pemain kelas atas di industri kaca dunia.

“Kami ingin mendorong perusahaan-perusahaan muda untuk mengambil langkah maju dan mempresentasikan bisnis mereka kepada dunia di zona start-up kami. Platform glassstec sangat sesuai untuk perusahaan-perusahaan muda yang dinamis dan kaya ide-ide yang inovatif.” kata Lars Wismer, Direktur glasstec, ditulis Kamis (30/5/2024).

Zona start-up di glasstec adalah area yang dirancang khusus yang menghadirkan perusahaan-perusahaan baru dan inovatif. Platform ini menawarkan kesempatan unik untuk berjejaring dengan tokoh-tokoh terkemuka di sektor kaca serta pakar dari bisnis, penelitian, hingga politik.

Keunggulan dari glasstec mencakup tingginya kecenderungan pesertanya untuk berinvestasi dan tingginya persentase pengambil keputusan. Ini adalah kesempatan bagi start-up untuk menampilkan diri mereka di kancah internasional, menjalin kontak yang berharga, dan memanfaatkan peluang jaringan dan investasi.

Jürgen Huber, Managing Director start-up BISS.ID GmbH, sebuah platform digital inovatif untuk industri konstruksi, memiliki ekspektasi tinggi terhadap acara glasstec yang akan dating.

“Kami berharap dapat berpartisipasi lagi dalam glasstec di Düsseldorf untuk dapat menampilkan solusi digital kami yang sengaja kami bangun untuk pasokan kaca dari produsen hingga ke pelanggan dan sebaliknya. Bagi kami sebagai perusahaan muda, start-up zone menyediakan platform luar biasa untuk menjalin kontak dan melakukan percakapan bisnis yang berkualitas.”

Selama pameran berlangsung akan digelar program-program yang melibatkan perusahaan-perusahaan dan pakar-pakar terkemuka internasional yang menghubungkan dunia sains dengan dunia praktik. Selain itu, pameran dagang ini juga mengangkat topik-topik terkini dan relevan dengan industri gelas saat ini seperti ekonomi sirkular, teknologi digital, dan dekarbonisasi.

Tema-tema ini akan dibahas dalam konferensi, forum dan pertemuan, dengan perwakilan industri terkemuka yang menandakan pendekatan baru dari penelitian, ilmu pengetahuan dan industri.

Berkomentar mengenai topik hangat seperti ekonomi sirkular, teknologi digital, dan dekarbonisasi, Ketua Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman, Putra Narjadin, mengatakan, “Industri kaca indonesia sudah menerapkan ekonomi sirkular dengan mendaur ulang pecahan-pecahan kaca yang sudah tidak terpakai menjadi kaca baru. Beberapa pelaku industri kaca Indonesia juga telah menerapkan teknologi 4.0 dan artificial intelligence dalam proses produksinya. Dengan teknologi tersebut tercipta produk-produk kaca yang ramah lingkungan. Indonesia juga kembali menjadi produsen kaca terbesar di Asia Tenggara dengan masuknya dua perusahaan kaca dari Korea dan Cina yang akan mulai produksi di Indonesia akhir tahun ini atau paling lambat awal tahun depan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presuniv Dorong Lahirnya Bibit Startup dari Lingkungan Kampus

Presuniv Dorong Lahirnya Bibit Startup dari Lingkungan Kampus

Bisnis | Senin, 20 Mei 2024 | 07:28 WIB

Perluas Negara Pengiriman Pekerja Migran, Startup Gapai Raih Suntikan Dana Rp 16 Miliar

Perluas Negara Pengiriman Pekerja Migran, Startup Gapai Raih Suntikan Dana Rp 16 Miliar

Bisnis | Sabtu, 11 Mei 2024 | 14:26 WIB

Begini Cara Kelola Bisnis Startup Agar Bisa Berkambang dan Raih Modal

Begini Cara Kelola Bisnis Startup Agar Bisa Berkambang dan Raih Modal

Bisnis | Rabu, 24 April 2024 | 14:08 WIB

Terkini

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:13 WIB

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:07 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:53 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:22 WIB

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:12 WIB

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:02 WIB

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:01 WIB

Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan

Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 18:47 WIB