Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Berkolaborasi dengan LPDB-KUMKM, Koperasi Radha Krisna Ekspansi Krisna Oleh-oleh Nusantara di Jogja

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 01 Juni 2024 | 12:17 WIB
Berkolaborasi dengan LPDB-KUMKM, Koperasi Radha Krisna Ekspansi Krisna Oleh-oleh Nusantara di Jogja
Peresmian Krisna Oleh-oleh Nusantara, di Yogyakarta. (Dok: LPDB)

Suara.com - Berkolaborasi dengan Koperasi Radha Krisna yang memanfaatkan dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM), Krisna Oleh-oleh Nusantara meresmikan gerai terbarunya di Kota Yogyakarta.

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo menyatakan, LPDB-KUMKM sebagai kepanjangan tangan pemerintah terus fokus memberikan perkuatan permodalan kepada koperasi, terutama yang bergerak di sektor produktif, seperti Koperasi Radha Krisna.

"Koperasi ini berperan sebagai offtaker dan agregator produk-produk UMKM mulai dari kuliner, fashion, kerajinan tangan, hingga souvenir," kata Supomo dalam keterangannya.

Salah satu acara peresmian Krisna Oleh-oleh Nusantara, di Yogyakarta. (Dok: LPDB)
Salah satu acara peresmian Krisna Oleh-oleh Nusantara, di Yogyakarta. (Dok: LPDB)

Ia berharap, pembukaan Krisna Oleh-oleh Nusantara Jogja ini bisa semakin meningkatkan perluasan pasar produk UMKM, sehingga fokus UMKM hanya pada produksi saja, sementara Krisna mengurus pemasarannya, dan LPDB-KUMKM memberikan perkuatan permodalan kepada koperasinya.

"Harapannya, ekspansi ini akan memberikan dampak positif terhadap industri pariwisata dan juga perekonomian para UMKM serta anggota koperasi, dengan multiplier effect ekonomi tersebut, maka laju perekonomian bisa semakin meningkat, terbukanya lapangan kerja, menurunkan angka kemiskinan," terang Supomo.

Dengan ekspansi ini, sebanyak 183 produk UMKM Yogyakarta masuk ke dalam ekosistem Krisna Oleh-oleh Nusantara Jogja, menciptakan lapangan kerja bagi 110 orang, termasuk tenaga kerja dari penyandang disabilitas.

"Kami mewadahi UMKM untuk potensi suvenir, kuliner oleh-oleh Nusantara khususnya Yogya. UMKM yang bergabung 83 persen atau sekitar 183 UMKM dari DIY dan sekitarnya, sedang 110 karyawan semua dari Yogyakarta," kata Pemilik Krisna Oleh-oleh, Gusti Ngurah Anom atau yang lebih dikenal dengan Ajik Krisna.

Ia menyampaikan bahwa pelaku UMKM tidak perlu khawatir dan takut untuk bekerja sama dengan Krisna Oleh-oleh Nusantara Jogja.

"Kami didukung oleh pemerintah dari Kementerian Koperasi dan UKM melalui LPDB-KUMKM, yang memberikan kami perkuatan permodalan hingga bisa ada Krisna di Jogja ini. Terima kasih atas supportnya," jelas Ajik.

baca juga

Ia juga menambahkan, pihaknya berterima kasih atas peran dari pemerintah mulai dari Kementerian Koperasi dan UKM, Kementrian Sosial, Kementerian Pariwisata dan juga Pemerintah Daerah yang sudah sangat welcome dengan Krisna.

"Atas kontribusi nyata ini, kami menjadi seperti sekarang ini, dan ini tidak akan berhenti. Kami akan terus berkembang dan terus berkolaborasi membangun industri pariwisata di Indonesia. Harapannya, ini akan semakin luas areanya, kami evaluasi tiga bulan, mudah-mudahan semakin ramai pengunjung," tambah Ajik.

Ia juga mengajak pelaku pariwisata untuk bersama-sama membangun industri yang semakin maju dan berkembang.

“Bawa wisatawan kepada pusat oleh-oleh yang lebih dulu ada di Yogyakarta, baru kemudian sisanya bawa ke Krisna Oleh-oleh Nusantara Jogja. Rezeki tidak akan tertukar," tandasnya

Peresmian Krisna Oleh-oleh Nusantara Jogja ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi kemajuan UMKM di Yogyakarta dan sekitarnya, serta memperkuat ekonomi lokal melalui sinergi yang baik antara pemerintah, koperasi, dan pelaku usaha pasca pandemi Covid-19 lalu.

Sebagian dari produk Krisna Oleh-oleh Nusantara. (Dok: LPDB)
Sebagian dari produk Krisna Oleh-oleh Nusantara. (Dok: LPDB)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengajuan Dana Bergulir Gratis, Waspada Penipuan Mengatasnamakan LPDB-KUMKM

Pengajuan Dana Bergulir Gratis, Waspada Penipuan Mengatasnamakan LPDB-KUMKM

Bisnis | Jum'at, 31 Mei 2024 | 14:55 WIB

LPDB-KUMKM dan BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Kepada Anggota Koperasi

LPDB-KUMKM dan BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Kepada Anggota Koperasi

Bisnis | Jum'at, 31 Mei 2024 | 09:01 WIB

Demi Tingkatkan Kesejahteraan Anggota, BMT Arin Banyuwangi Konsisten Bermitra dengan LPDB-KUMKM dan Patuh pada Regulasi

Demi Tingkatkan Kesejahteraan Anggota, BMT Arin Banyuwangi Konsisten Bermitra dengan LPDB-KUMKM dan Patuh pada Regulasi

Bisnis | Rabu, 29 Mei 2024 | 15:52 WIB

Melalui LPDB-KUMKM, KSPPS KARISMA Harap Menjadi Koperasi yang Bermanfaat bagi Masyarakat dan Profesional

Melalui LPDB-KUMKM, KSPPS KARISMA Harap Menjadi Koperasi yang Bermanfaat bagi Masyarakat dan Profesional

Bisnis | Rabu, 22 Mei 2024 | 13:30 WIB

Dukung Pengembangan Ekonomi Nasional, Kopdit CU Lete Konda NTT Mendapat Dana dari LPDB-KUMKM

Dukung Pengembangan Ekonomi Nasional, Kopdit CU Lete Konda NTT Mendapat Dana dari LPDB-KUMKM

Bisnis | Selasa, 30 April 2024 | 11:58 WIB

Koperasi Jasa KORPRI Kota Ternate Akui LPDB-KUMKM Merupakan Mitra Terbaik Bagi Koperasi

Koperasi Jasa KORPRI Kota Ternate Akui LPDB-KUMKM Merupakan Mitra Terbaik Bagi Koperasi

Bisnis | Kamis, 25 April 2024 | 11:21 WIB

Terkini

Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina

Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Praktis Tinggal Usap, Ini 5 Micellar Wipes Pilihan untuk Kulit Berjerawat

Praktis Tinggal Usap, Ini 5 Micellar Wipes Pilihan untuk Kulit Berjerawat

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:48 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa

PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik

Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:36 WIB

Aktivis Ngaku Dicekik Kades Saat Demo Tolak Utang Rp786 Miliar di Gedung DPRD

Aktivis Ngaku Dicekik Kades Saat Demo Tolak Utang Rp786 Miliar di Gedung DPRD

Jatim | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:36 WIB

Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket

Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket

Jogja | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:34 WIB

Sosok Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei Juara Baca Al Quran Kehilangan Gelar Bangsawan

Sosok Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei Juara Baca Al Quran Kehilangan Gelar Bangsawan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Danantara Mau Beli Saham BEI, Demutualisasi Masih Jadi Tanda Tanya

Danantara Mau Beli Saham BEI, Demutualisasi Masih Jadi Tanda Tanya

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Pemerintah Gagap Komunikasi: Bikin Aturan Dulu, Gaduh Kemudian

Pemerintah Gagap Komunikasi: Bikin Aturan Dulu, Gaduh Kemudian

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:30 WIB

×