Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Profil Surabhi Khatun, Pramugari Penyelundup Emas Lewat Dubur

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 03 Juni 2024 | 17:11 WIB
Profil Surabhi Khatun, Pramugari Penyelundup Emas Lewat Dubur
Surabhi Khatun [Ist]

Suara.com - Profil Surabhi Khatun viral setelah pramugari Air India Express ini ketahuan menyelundupkan emas seberat sekitar 1 kg di duburnya, Selasa (28/5/2024) pekan lalu. Surabhi Khatun ditangkap di Bandara Internasional Kannur di Kerala, India. 

Melansir Hindustan Times, Direktorat Intelijen Pendapatan India atau DRI menyebutkan emas tersebut diduga dibawa dari Muscat, Oman ke Kerala. Menurut pejabat DRI Cochin, badan intelijen mencegat Surabhi Khatun, penduduk asli Kolkata, yang tiba dari Muscat Oman di Kannur pada 28 Mei lalu.

Surabi Khatun memang telah menjadi target pencarian petugas bandara. Saat tim keamanan memulai pencarian terhadap Surabhi Khatun di area Bandara Kannur, petugas menemukan 960 gram emas selundupan dalam bentuk senyawa yang disembunyikan di duburnya.

Setelah diinterogasi dan menyelesaikan sejumlah administrasi yang diperlukan, dia dibawa ke hadapan hakim yurisdiksi dan ditempatkan di sebuah penjara wanita di Kannur selama 14 hari, tambah laporan itu.

Kasus Surabhi Khatun ini sangat mengejutkan bagi dunia penerbangan India. Pasalnya, tindakan kriminalitas ini menjadi yang pertama di India, di mana seorang anggota awak pesawat perempuan ditangkap karena menyelundupkan emas. Penyelidikan untuk mengungkap motif kasus secara lebih terperinci telah dimulai. 

Bukti yang dikumpulkan sejauh ini menunjukkan bahwa Surabhi Khatun pernah melakukan aksi serupa. Sebelumnya dia telah menyelundupkan emas beberapa kali. Keterlibatan individu lainnya dalam komplotan penyelundup emas yang berbasis di Karela juga sedang diselidiki, tambah laporan itu.

Sebelumnya pada hari Rabu, bea cukai Delhi menahan dua orang di bandara Delhi karena diduga menyelundupkan 500 gram emas. Salah satu dari mereka yang ditahan mengklaim dia adalah asisten pribadi pemimpin Kongres Shashi Tharoor. Menanggapi laporan itu, menteri serikat pekerja Rajeev Chandrasekhar mengatakan CPM dan Kongres adalah "aliansi penyelundup emas".

Orang itu, yang dilaporkan mengaku memiliki hubungan dengan anggota parlemen Kongres, telah diidentifikasi sebagai Shiv Kumar Prasad. Sebelumnya pada 28 Mei, tiga pria Sri Lanka ditangkap di bandara Delhi karena diduga mencoba menyelundupkan emas senilai sekitar 1,23 crore.

Terdakwa ditangkap dalam dua kasus terpisah. Pemeriksaan terperinci dan pencarian pribadi penumpang menghasilkan pemulihan emas seberat 860,38 gram, senilai 55 lakh, kata departemen itu dalam sebuah pernyataan.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Turun Tipis, Jadi Rp 1.335.000/Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Turun Tipis, Jadi Rp 1.335.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Senin, 03 Juni 2024 | 09:57 WIB

8 Cara Membedakan Emas Antam Asli dan Palsu, Jangan Sampai Ketipu!

8 Cara Membedakan Emas Antam Asli dan Palsu, Jangan Sampai Ketipu!

Lifestyle | Minggu, 02 Juni 2024 | 09:09 WIB

Cara Cek Emas Antam Palsu atau Tidak, Heboh Viral Kabar 109 Ton Logam Mulia Abal-abal Beredar

Cara Cek Emas Antam Palsu atau Tidak, Heboh Viral Kabar 109 Ton Logam Mulia Abal-abal Beredar

Bisnis | Sabtu, 01 Juni 2024 | 22:29 WIB

Jejak Digital Eks GM PT Antam Tersangka Skandal Emas 109 Ton: Nafsu Shoping Berkurang

Jejak Digital Eks GM PT Antam Tersangka Skandal Emas 109 Ton: Nafsu Shoping Berkurang

News | Sabtu, 01 Juni 2024 | 18:37 WIB

5 Fakta Emas Antam Palsu, Lakukan Tips Ini Saat Beli Emas

5 Fakta Emas Antam Palsu, Lakukan Tips Ini Saat Beli Emas

Bisnis | Jum'at, 31 Mei 2024 | 18:50 WIB

Ramai Isu 109 Ton Emas Palsu, Antam Pastikan Logam Mulianya Asli

Ramai Isu 109 Ton Emas Palsu, Antam Pastikan Logam Mulianya Asli

Bisnis | Jum'at, 31 Mei 2024 | 13:47 WIB

Terkini

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:05 WIB

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:54 WIB

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:15 WIB

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:10 WIB

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:04 WIB

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:58 WIB

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:52 WIB

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:46 WIB

Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram

Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:25 WIB

Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak

Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:20 WIB