Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 30 April 2026 | 11:05 WIB
Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS
Ilustrasi dampak konflik Timur Tengah memanas terhadap harga minyak Brent. [Suara.com/AI]
  • Harga minyak dunia melonjak pada 30 April 2026 akibat kekhawatiran gangguan pasokan setelah konflik AS-Israel melawan Iran.
  • Teheran memblokir Selat Hormuz sebagai respons atas serangan militer sehingga memicu krisis energi terbesar dalam sejarah dunia.
  • OPEC+ berencana meningkatkan kuota produksi di tengah mundurnya UEA dan kendala logistik akibat penutupan jalur strategis tersebut.

Suara.com - Harga minyak dunia melanjutkan tren kenaikan pada perdagangan Kamis, 30 April 2026 seiring meningkatnya kekhawatiran atas gangguan pasokan dari Timur Tengah. Kondisi ini dipicu oleh buntunya upaya negosiasi untuk mengakhiri konflik antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran.

Mengutip dari Reuters, minyak mentah jenis Brent untuk kontrak Juni melonjak 1,62 persen ke posisi 119,94 dolar AS per barel, menandai kenaikan hari kesembilan berturut-turut.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik 0,59 persen ke level 107,51 dolar AS per barel, meneruskan momentum penguatan signifikan yang terjadi pada sesi sebelumnya.

Presiden AS Donald Trump menggelar pertemuan dengan sejumlah perusahaan minyak untuk membahas langkah-langkah mitigasi menyusul rencana blokade pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat yang diprediksi berlangsung selama berbulan-bulan.

Langkah ini memicu kekhawatiran global akan terjadinya gangguan pasokan minyak mentah dalam jangka panjang.

Analis pasar IG, Tony Sycamore, menilai harapan untuk penyelesaian konflik atau pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat masih sangat kecil. Jalur strategis tersebut merupakan urat nadi energi dunia yang saat ini tengah terhambat.

Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)
Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)

Situasi kian kritis setelah Teheran memblokir hampir seluruh lalu lintas kapal di Selat Hormuz, sebagai respons atas serangan udara yang dilancarkan AS dan Israel sejak akhir Februari lalu.

Konflik ini tidak hanya menelan ribuan korban jiwa, tetapi juga disebut-sebut oleh para analis sebagai gangguan energi terbesar dalam sejarah dunia.

Krisis semakin meruncing pada bulan ini setelah Amerika Serikat secara resmi mulai melakukan blokade terhadap kapal-kapal pengangkut milik Iran di kawasan tersebut.

Dari sisi pasokan, kelompok produsen minyak dunia, OPEC+, diperkirakan akan menyepakati kenaikan kuota produksi minyak mentah sebesar 188.000 barel per hari dalam pertemuan hari Minggu mendatang.

Langkah ini diambil di tengah dinamika pasar energi global yang kian kompleks.

Pertemuan strategis ini digelar sesaat setelah Uni Emirat Arab (UEA) resmi mengundurkan diri dari keanggotaan OPEC per 1 Mei 2026. Mundurnya UEA dinilai akan melemahkan kendali OPEC dalam menstabilkan harga minyak dunia.

Meski hengkangnya UEA memberikan keleluasaan bagi negara tersebut untuk menggenjot produksi, para analis meyakini dampak terhadap fundamental pasar tahun ini tetap terbatas.

Hal ini disebabkan oleh kendala logistik akibat penutupan Selat Hormuz serta terganggunya operasional produksi akibat konflik yang tengah berlangsung.

Analis dari Wood Mackenzie menyebutkan bahwa negara-negara di kawasan Teluk, termasuk UEA, memerlukan waktu setidaknya beberapa bulan untuk mengembalikan kapasitas produksi mereka ke level normal seperti sebelum terjadinya perang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 09:54 WIB

Harga Minyak Goreng Naik Hampir di Seluruh Indonesia

Harga Minyak Goreng Naik Hampir di Seluruh Indonesia

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:51 WIB

Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun

Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:36 WIB

Laporan Terbaru IMF: Ekonomi RI Tumbuh Berat Tahun Ini

Laporan Terbaru IMF: Ekonomi RI Tumbuh Berat Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:32 WIB

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:34 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak 6 Persen Usai Iran Tutup Selat Hormuz, Brent Tembus 96 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Melonjak 6 Persen Usai Iran Tutup Selat Hormuz, Brent Tembus 96 Dolar AS

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:09 WIB

Terkini

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB