Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 30 April 2026 | 11:05 WIB
Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS
Ilustrasi dampak konflik Timur Tengah memanas terhadap harga minyak Brent. [Suara.com/AI]
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia melonjak pada 30 April 2026 akibat kekhawatiran gangguan pasokan setelah konflik AS-Israel melawan Iran.
  • Teheran memblokir Selat Hormuz sebagai respons atas serangan militer sehingga memicu krisis energi terbesar dalam sejarah dunia.
  • OPEC+ berencana meningkatkan kuota produksi di tengah mundurnya UEA dan kendala logistik akibat penutupan jalur strategis tersebut.

Suara.com - Harga minyak dunia melanjutkan tren kenaikan pada perdagangan Kamis, 30 April 2026 seiring meningkatnya kekhawatiran atas gangguan pasokan dari Timur Tengah. Kondisi ini dipicu oleh buntunya upaya negosiasi untuk mengakhiri konflik antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran.

Mengutip dari Reuters, minyak mentah jenis Brent untuk kontrak Juni melonjak 1,62 persen ke posisi 119,94 dolar AS per barel, menandai kenaikan hari kesembilan berturut-turut.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik 0,59 persen ke level 107,51 dolar AS per barel, meneruskan momentum penguatan signifikan yang terjadi pada sesi sebelumnya.

Presiden AS Donald Trump menggelar pertemuan dengan sejumlah perusahaan minyak untuk membahas langkah-langkah mitigasi menyusul rencana blokade pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat yang diprediksi berlangsung selama berbulan-bulan.

Langkah ini memicu kekhawatiran global akan terjadinya gangguan pasokan minyak mentah dalam jangka panjang.

Analis pasar IG, Tony Sycamore, menilai harapan untuk penyelesaian konflik atau pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat masih sangat kecil. Jalur strategis tersebut merupakan urat nadi energi dunia yang saat ini tengah terhambat.

Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)
Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)

Situasi kian kritis setelah Teheran memblokir hampir seluruh lalu lintas kapal di Selat Hormuz, sebagai respons atas serangan udara yang dilancarkan AS dan Israel sejak akhir Februari lalu.

Konflik ini tidak hanya menelan ribuan korban jiwa, tetapi juga disebut-sebut oleh para analis sebagai gangguan energi terbesar dalam sejarah dunia.

Krisis semakin meruncing pada bulan ini setelah Amerika Serikat secara resmi mulai melakukan blokade terhadap kapal-kapal pengangkut milik Iran di kawasan tersebut.

baca juga

Dari sisi pasokan, kelompok produsen minyak dunia, OPEC+, diperkirakan akan menyepakati kenaikan kuota produksi minyak mentah sebesar 188.000 barel per hari dalam pertemuan hari Minggu mendatang.

Langkah ini diambil di tengah dinamika pasar energi global yang kian kompleks.

Pertemuan strategis ini digelar sesaat setelah Uni Emirat Arab (UEA) resmi mengundurkan diri dari keanggotaan OPEC per 1 Mei 2026. Mundurnya UEA dinilai akan melemahkan kendali OPEC dalam menstabilkan harga minyak dunia.

Meski hengkangnya UEA memberikan keleluasaan bagi negara tersebut untuk menggenjot produksi, para analis meyakini dampak terhadap fundamental pasar tahun ini tetap terbatas.

Hal ini disebabkan oleh kendala logistik akibat penutupan Selat Hormuz serta terganggunya operasional produksi akibat konflik yang tengah berlangsung.

Analis dari Wood Mackenzie menyebutkan bahwa negara-negara di kawasan Teluk, termasuk UEA, memerlukan waktu setidaknya beberapa bulan untuk mengembalikan kapasitas produksi mereka ke level normal seperti sebelum terjadinya perang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 09:54 WIB

Harga Minyak Goreng Naik Hampir di Seluruh Indonesia

Harga Minyak Goreng Naik Hampir di Seluruh Indonesia

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:51 WIB

Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun

Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:36 WIB

Laporan Terbaru IMF: Ekonomi RI Tumbuh Berat Tahun Ini

Laporan Terbaru IMF: Ekonomi RI Tumbuh Berat Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:32 WIB

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:34 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak 6 Persen Usai Iran Tutup Selat Hormuz, Brent Tembus 96 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Melonjak 6 Persen Usai Iran Tutup Selat Hormuz, Brent Tembus 96 Dolar AS

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:09 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×