Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

GRP Rampungkan Kemitraan Investasi di Bisnis Baja Struktural

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 07 Juni 2024 | 17:35 WIB
GRP Rampungkan Kemitraan Investasi di Bisnis Baja Struktural
GYS merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis baja struktural dengan kapasitas produksi baja tahunan sebesar 1 juta ton per tahun dan kapasitas rolling sebesar 900.000 ton per tahun.

Ini termasuk investasi modal yang signifikan untuk mengadopsi cara pembuatan baja rendah karbon yang paling maju, efisien secara energi, dan terbukti secara teknologi. Selain itu, GRP akan terlibat secara intensif dengan para pemangku kepentingan untuk mengembangkan standar baja rendah emisi di Indonesia yang akan menempatkan perusahaan dalam posisi yang berbeda dari pemain baja regional.

“Visi kami untuk masa depan GRP terletak pada baja rendah emisi dan menandakan komitmen kuat kami dan dukungan terhadap inisiatif pemerintah Indonesia untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060. Ini membutuhkan lompatan besar di mana teknologi baja canggih bertemu dengan kebutuhan mendesak kita untuk mengatasi perubahan iklim. Akan ada gangguan pasar besar-besaran saat kebijakan karbon di seluruh dunia menekan rantai pasokan untuk memberikan solusi rendah karbon dan pemain yang tidak dapat beradaptasi tidak akan bertahan,” kata Kimin Tanoto, Chairman Executive Committee GRP.

“Kami telah menunjukkan kepada dunia bahwa tim kami di GRP dapat memberikan hasil bahkan di saat-saat paling sulit untuk menghasilkan hasil yang luar biasa bagi semua pemangku kepentingan. Kali ini tidak berbeda. Beralih ke rendah emisi adalah strategi bisnis yang cerdas yang dapat meningkatkan profitabilitas, kemampuan untuk menarik bakat terbaik, dan daya saing pasar.”

“Penyelesaian transaksi ini merupakan puncak dari perjalanan transformasi GRP. Melalui transaksi ini, kami telah mencapai penciptaan nilai yang signifikan bagi pemegang saham, memperkuat kekuatan finansial GRP dan memberdayakan manajemen untuk fokus mengembangkan bisnis baja lembaran," kata Kelvin Fu, Strategic Advisor GRP.

"Saat kami memulai babak baru yang menarik ini, perusahaan tetap berkomitmen untuk mendorong inovasi, keberlanjutan, dan pertumbuhan, tidak hanya untuk pemangku kepentingannya tetapi juga untuk komunitas yang kami layani. Kami sangat menghargai dukungan yang tak tergoyahkan, dedikasi, dan kepercayaan yang ditunjukkan oleh mitra investasi Jepang dan Thailand kami, dan kami berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan kemitraan kami.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produk Baja Lapis RI Bakal Masuk Pasar Australia

Produk Baja Lapis RI Bakal Masuk Pasar Australia

Bisnis | Senin, 06 Mei 2024 | 15:40 WIB

Ekonomi Global Lesu, Industri Pengolahan RI Tetap Tumbuh Solid

Ekonomi Global Lesu, Industri Pengolahan RI Tetap Tumbuh Solid

Bisnis | Selasa, 02 April 2024 | 09:13 WIB

Dukung Industri Baja, KPIC dan Krakatau Posco Bersama Politeknik Banten Jalin Kerjasama

Dukung Industri Baja, KPIC dan Krakatau Posco Bersama Politeknik Banten Jalin Kerjasama

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2024 | 06:59 WIB

Terkini

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi

Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:06 WIB

BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026

BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:59 WIB

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:56 WIB

IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya

IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:52 WIB

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:52 WIB

Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?

Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:45 WIB

Negosiasi AS-Iran Berjalan Positif, Donald Trump Malah Tebar Ancaman

Negosiasi AS-Iran Berjalan Positif, Donald Trump Malah Tebar Ancaman

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:44 WIB