Salah Satu E-commerce RI Dikabarkan Mau PHK Karyawan

Achmad Fauzi

Minggu, 09 Juni 2024 | 19:21 WIB
Salah Satu E-commerce RI Dikabarkan Mau PHK Karyawan
Ilustrasi PHK

Suara.com - Salah satu e-commerce besar di Indonesia dikabarkan akan melakukan pemutusan hubungan karyawan (PHK). Setidaknya ada ratusan karyawan yang akan di-PHK dalam waktu dekat ini.

Seperti dilansir dari instagram @ecommurz, e-commerce itu merupakan Tokopedia, di mana isu PHK ini mencuat setelah para petingginya melakukan rapat pimpinan dengan induk TikTok Bytedance di Shanghai.

Untuk diketahui, Tokopedia kekinian merupakan bagian dari TikTok, setelah perusahaan teknologi asal China itu menguasai saham mayoritas.

"Restrukturisasi tersebut sedang dibahas lebih lanjut di dalam negeri, dengan unit, nama, dan paket yang diberikan sedang diketahui," tulis akun tersebut yang dikutip.

Akun tersebut juga menyebut, PHK ini setelah induk TikTok melihat adanya redundansi yang siginifikan di Tokopedia. Selain itu, induk TikTok juga akan mengalihkan sumber daya yang dimiliki ke dalam operasional Tokopedia.

Adapun, salah satu bagian yang palingan banyak terdampak PHK di Warehouse Management System (WMS) Tokopedia yang sebelumnya dikuasai oleh GoTo Logistics.

"Meskipun ada permohonan internal kepada manajemen tingkat atas, Bytedance masih teguh untuk memigrasikan semua operasi WMS ke WMS milik TikTok pada bulan Januari 2025, dengan tetap mempertahankan para insinyur untuk memfasilitasi transisi tersebut," tulis akun tersebut.

Sebelum kesepakatan tercapai, GoTo dan Bytedance dilaporkan telah sepakat untuk menunda segala upaya restrukturisasi dan PHK besar-besaran untuk meredam rumor tentang pembelian tersebut yang menyebabkan hilangnya lapangan kerja di Indonesia.

"Namun bahkan sebelum akuisisi, Bytedance dilaporkan telah mengidentifikasi Tokopedia sebagai toko yang membengkak dengan banyak PHK yang dapat dihilangkan melalui PHK dan restrukturisasi," imbuh akun tersebut.

baca juga

Dalam hal ini, Suara.com telah mencoba mengkonfirmasi kabar terkait ke pihak Tokopedia melalui Aditia Grasio Nelwan sebagai Head of Communications Tokopedia. Namun, hingga berita ini diterbitkan belum ada jawaban dari pihak terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Belanja Live Shopping di E-commerce Paling Diminati Konsumen

Tren Belanja Live Shopping di E-commerce Paling Diminati Konsumen

Bisnis | Jum'at, 07 Juni 2024 | 18:04 WIB

Akal-akalan Tapera, PDB RI Bisa Jeblok dan Ribuan Pekerja Terancam PHK

Akal-akalan Tapera, PDB RI Bisa Jeblok dan Ribuan Pekerja Terancam PHK

Bisnis | Senin, 03 Juni 2024 | 17:14 WIB

Kolaborasi JNE dengan E-commerce Bantu Kembangkan Bisnis UMKM

Kolaborasi JNE dengan E-commerce Bantu Kembangkan Bisnis UMKM

Bisnis | Jum'at, 31 Mei 2024 | 10:28 WIB

Terkini

Kualitas Sektor Putra Meningkat, Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 Memanas

Kualitas Sektor Putra Meningkat, Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 Memanas

Sport | Jum'at, 11 September 2026 | 19:45 WIB

Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing

Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:35 WIB

Segel KPK di Ruang Dirjen Bea Cukai Hilang, Eks Penyidik: Pelaku Harus Jadi Tersangka

Segel KPK di Ruang Dirjen Bea Cukai Hilang, Eks Penyidik: Pelaku Harus Jadi Tersangka

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:35 WIB

TNI AL Kembali Temukan Pelampung Orange di Dekat Gunung Anak Krakatau

TNI AL Kembali Temukan Pelampung Orange di Dekat Gunung Anak Krakatau

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 19:34 WIB

Munafik: Melawan Iblis, Kisah Ustaz Menghadapi Teror Gaib

Munafik: Melawan Iblis, Kisah Ustaz Menghadapi Teror Gaib

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 19:30 WIB

Jadi Ibu Baru, Shenina Cinnamon Nikmati Setiap Momen hingga Urusan Popok Si Kecil

Jadi Ibu Baru, Shenina Cinnamon Nikmati Setiap Momen hingga Urusan Popok Si Kecil

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 19:28 WIB

Polisi Bongkar Fakta Penemuan Pelampung Di Anyer, Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis Yang Hilang

Polisi Bongkar Fakta Penemuan Pelampung Di Anyer, Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis Yang Hilang

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 19:24 WIB

Mulai Januari 2027, Warga Bisa Daftar Sendiri untuk Dapat Bansos

Mulai Januari 2027, Warga Bisa Daftar Sendiri untuk Dapat Bansos

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 19:23 WIB

Gubernur Banten Turun Tangan, Cari 5 Jurnalis dan 3 ABK yang Hilang di Anak Krakatau

Gubernur Banten Turun Tangan, Cari 5 Jurnalis dan 3 ABK yang Hilang di Anak Krakatau

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 19:17 WIB

Coretax Diusulkan untuk Tentukan Penerima Bansos, Bukan Cuma Sistem Desil

Coretax Diusulkan untuk Tentukan Penerima Bansos, Bukan Cuma Sistem Desil

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 19:16 WIB

×