Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dua Perusahaan RI Garap Proyek Deposit Karbon di Kenya

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 11 Juni 2024 | 18:12 WIB
Dua Perusahaan RI Garap Proyek Deposit Karbon di Kenya
ilustrasi. Proyek ini dinyatakan sebagai proyek percontohan energi berkelanjutan pertama yang didanai dengan mata uang komplementer.

Suara.com - Dua perusahaan asal Indonesia telah ditunjuk oleh Quantum Metal Group untuk melaksanakan proyek percontohan swadaya kemanusiaan untuk menemukan deposit karbon di Kenya.

Proyek ini dinyatakan sebagai proyek percontohan energi berkelanjutan pertama yang didanai dengan mata uang komplementer.

Tim pelaksana saat ini tengah menunggu undangan resmi yang akan diberikan kepada Quantum Metal Group untuk memulai proyek percontohan ini di Kenya.

Thana Balan, Mitra Modal Internasional dari Banyan Investment Banking Hedge & Statutory Trust Fund sekaligus Acting Chief Financial Officer, menyatakan, "Kami telah memenuhi komitmen yang disampaikan dalam konferensi pers di Kenya pada 25 Mei 2024 untuk memperkenalkan dan melakukan pengaturan dalam hal penunjukan mitra teknologi dan teknis untuk perangkat lunak dan perangkat keras (drone dengan teknologi AI) guna mendukung Pemerintah Kenya dalam memperoleh pengukuran data deposit karbon yang akurat serta mengirimkan data real-time ke Veera di Amerika Serikat untuk dinilai lebih lanjut," kata Thana dalam keterangannya pada Selasa (11/6/2024).

Pada tanggal 6 Juni, acara peluncuran resmi mitra teknologi dan penyedia perangkat lunak serta perangkat keras untuk proyek percontohan di Kenya berlangsung di Hotel Kempinski Jakarta. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah maskapai penerbangan, bank, pengusaha industri berat dan ringan, pelaku pasar mata uang digital, serta perusahaan terbuka dari Malaysia yang terlibat dalam sektor energi terbarukan, produksi minyak, dan jasa.

Tiga jenis drone yang siap digunakan turut dipamerkan dalam acara peluncuran proyek percontohan survei karbon di Kenya tersebut. Drone ini juga dilengkapi dengan kapabilitas untuk melakukan penyemaian guna melakukan rejuvenasi tanah.

Dalam pernyataannya, Dato Khong Soon Lim, Ketua Eksekutif Quantum, menyatakan bahwa ia dan para mitra teknologi di Indonesia siap untuk menggerakkan dan mengoperasikan unit-unit drone tersebut setelah mendapatkan persetujuan resmi.

Kontribusi kemanusiaan dalam bentuk rejuvenasi tanah ini didukung oleh Aeroterra dan Eldara Matadata yang ditunjuk secara langsung oleh Thana Balan sebagai mitra teknologi. Dukungan keuangan sebesar US$650.000.000 yang diterima oleh Quantum Metal Group tidak hanya diperuntukkan bagi proyek percontohan, namun juga untuk mekanisme digitalisasi yang diinisiasi oleh Thana Balan.

Bersama para pemain global di sektor energi terbarukan dan berkelanjutan, Quantum Metal Group juga diundang ke Energy Transitions Forum yang diselenggarakan oleh Pat Eilers, mantan Managing Director Black Rock.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Investasi "Ugal-ugalan" Perusahaan Pelat Merah, Eks Direktur Komersial PGN Jadi Tersangka

Proyek Investasi "Ugal-ugalan" Perusahaan Pelat Merah, Eks Direktur Komersial PGN Jadi Tersangka

Liks | Selasa, 11 Juni 2024 | 08:52 WIB

Satu Dekade Membangun Indonesia, Perusahaan Ini Bertransformasi Jadi Consumer Tech Platform

Satu Dekade Membangun Indonesia, Perusahaan Ini Bertransformasi Jadi Consumer Tech Platform

Press Release | Senin, 10 Juni 2024 | 15:35 WIB

Ciptakan Lingkungan Kerja yang Optimal, Perusahaan Ini Raih Penghargaan HR Asia Awards ke 5

Ciptakan Lingkungan Kerja yang Optimal, Perusahaan Ini Raih Penghargaan HR Asia Awards ke 5

Press Release | Jum'at, 07 Juni 2024 | 22:30 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB