Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Masalah Pangan RI: Terjebak dalam Pusaran Harga

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 13 Juni 2024 | 17:00 WIB
Masalah Pangan RI: Terjebak dalam Pusaran Harga
Ilustrasi. Masalah pangan di Indonesia bagaikan lingkaran setan yang tak kunjung usai.

Suara.com - Masalah pangan di Indonesia bagaikan lingkaran setan yang tak kunjung usai. Alih-alih fokus pada ketahanan dan kedaulatan pangan, isu yang kerap mencuat justru terkait dengan fluktuasi harga bahan pokok.

Isu ini mencuat dalam forum diskusi Ruang Gagasan bertajuk 'Pertanian Cerdas Untuk Masa Depan Generasi Muda' yang diselenggarakan Core Indonesia X Suara.com secara virtual pada Kamis (13/6/2024).

Core Indonesia
Core Indonesia

"Fluktuasi harga pangan kita selalu menjadi masalah," sebut Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Prof. Tomy Perdana.

Berdasarkan slide yang ditampilkan oleh Tomy harga beras, cabai, bawang merah, dan telur menjadi komoditas yang sering mengalami lonjakan harga, memicu inflasi dan membebani masyarakat, khususnya kelompok miskin dan rentan.

Mirisnya, fenomena ini bukan hal baru. Dari tahun ke tahun, cerita serupa terulang, bagaikan siklus yang tak berujung. Menurut Tomy beberapa faktor kompleks berkontribusi terhadap instabilitas harga pangan di Indonesia. Yang paling berpengaruh adalah sistem tata kelola pangan yang masih rapuh.

Core Indonesia
Core Indonesia

"Salah satunya rantai pasokan yang panjang dan tidak efisien, ditambah dengan minimnya infrastruktur penyimpanan dan distribusi," katanya.

Tomy mengakui bahwa masalah fluktuasi harga pangan tidak hanya terjadi di Indonesia, menurutnya hampir seluruh negara di dunia mengalami hal yang serupa sehingga mempengaruhi laju inflasi di negara itu.

Kondisi tidak stabilnya harga pangan lanjut Tomy juga membuat hampir 193 juta orang di dunia mengalami kerawanan akut, data ini berdasarkan Global Food Security Index pada Tahun 2022. Angka ini naik sekitar 40 juta orang dibandingkan tahun sebelummnya.

"Salah satu penyebab terjadinya kerawanan pangan yaitu peningkatan harga pangan domestik dan diperkirakan harga pangan di seluruh dunia akan terus mengalami kenaikan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inflasi Idul Adha Tidak Setinggi Idul Fitri, Tetap Ada Gerakan Pasar Murah di Kota Tarakan

Inflasi Idul Adha Tidak Setinggi Idul Fitri, Tetap Ada Gerakan Pasar Murah di Kota Tarakan

Bisnis | Kamis, 13 Juni 2024 | 13:38 WIB

Segini Harga Toyota Avanza saat Pertama Dirilis 2004: Bukti Inflasi Dua Dekade Terakhir Melesat?

Segini Harga Toyota Avanza saat Pertama Dirilis 2004: Bukti Inflasi Dua Dekade Terakhir Melesat?

Otomotif | Rabu, 12 Juni 2024 | 14:13 WIB

Peroleh Julukan Bapak Pengendali Inflasi, Mendagri Tito Karnavian Menyebutkan Ilmu Pandemi COVID-19

Peroleh Julukan Bapak Pengendali Inflasi, Mendagri Tito Karnavian Menyebutkan Ilmu Pandemi COVID-19

Bisnis | Sabtu, 08 Juni 2024 | 07:55 WIB

Terkini

5 Langkah Praktis Top Up Token Listrik di Blibli

5 Langkah Praktis Top Up Token Listrik di Blibli

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:32 WIB

Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini

Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:29 WIB

Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?

Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:18 WIB

Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk

Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:15 WIB

Harga Plastik Melonjak, Industri Mulai Beralih ke Kemasan Daur Ulang

Harga Plastik Melonjak, Industri Mulai Beralih ke Kemasan Daur Ulang

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:12 WIB

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:49 WIB

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:29 WIB

Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul

Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:05 WIB

Karbon Kehutanan RI Resmi Dijual, Begini Mekanismenya

Karbon Kehutanan RI Resmi Dijual, Begini Mekanismenya

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 12:58 WIB

Inflasi Medis RI Tembus 17,8 Persen

Inflasi Medis RI Tembus 17,8 Persen

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 12:49 WIB