Ramai Serangan Siber, Asuransi Sinar Mas Siapkan Asuransi Simas Cyber Enterprise

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 02 Juli 2024 | 08:56 WIB
Ramai Serangan Siber, Asuransi Sinar Mas Siapkan Asuransi Simas Cyber Enterprise
Ilustrasi serangan siber. [Gerd Altmann/Pixabay]

Suara.com - Di era digital ini, data adalah aset paling berharga bagi perusahaan. Kita sudah cukup belajar dari kasus-kasus kebongkaran data, ransomware, dan serangan siber lain yang terjadi belakangan ini. Tanpa data yang aman dan terlindungi, operasional perusahaan dapat terganggu secara signifikan.

Hal ini tidak hanya berpotensi menurunkan pendapatan, tetapi juga merugikan pelanggan secara langsung. Selain itu, reputasi perusahaan yang telah dibangun dengan susah payah dapat tercemar akibat serangan siber.

Oleh karena itu, sangat penting bagi perusahaan untuk memiliki sistem keamanan siber yang ketat. Ditambah lagi adanya peraturan UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi yang mengharuskan perusahaan memastikan keamanan dan perlindungan data serta ancaman sanksi berupa denda administrasi hingga 2% (dua persen) dari pendapatan tahunan, semakin menegaskan menegaskan pentingnya memperkuat keamanan siber perusahaan.

Cyber-security itu ibarat pagar yang melindungi rumah dari pencuri. Namun, meskipun sudah memasang pagar yang tinggi, tidak ada jaminan bahwa pencuri tidak bisa masuk. Hacker bisa saja menemukan celah dan menerobos sistem . Oleh karena itu, diperlukan adanya jaring pengaman tambahan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

PT Asuransi Sinar Mas memahami bahwa kejahatan siber akan berisiko merugikan berbagai lembaga bisnis di Indonesia. Untuk mengantisipasi hal tersebut Asuransi Sinar Mas menyiapkan produk asuransi tanggung gugat yaitu Simas Cyber Enterprise.

“Saat ini kami melihat keamanan siber sudah menjadi tantangan terbesar dalam era digital. Perlindungan data nasabah merupakan hal yang krusial. Untuk itu Asuransi Sinar Mas menyiapkan Simas Cyber Enterprise sebagai proteksi dalam menghadapi risiko ini. Kami berharap dengan menggunakan produk ini, sektor-sektor bisnis di Indonesia, mendapatkan perlindungan atas serangan siber dalam melakukan bisnis.” kata Direktur sekaligus Corporate Secretary PT Asuransi Sinar Mas, Dumasi M M Samosir ditulis Selasa (2/7/2024).

Simas Cyber Enterprise memberikan jaminan atas biaya restorasi data elektronik yang terdampak oleh serangan siber, kompensasi gangguan bisnis, jasa IT Forensik untuk investigasi serangan siber, ancaman pemerasan oleh Hacker untuk membayarkan sejumlah uang dalam rangka mengakhiri suatu serangan siber dan jaminan - jaminan lainnya.

“Salah satu keunggulan Simas Cyber Enterprise kami adalah proses akseptasi yang cepat dan proses penyelesaian claim yang efektif ”, jelas Dumasi.

Simas Cyber Enterprise dapat digunakan untuk proteksi bagi perusahaan yang memiliki kekhawatiran terhadap keamanan data perusahaan yang mengelola data pribadi pelanggan atau menyimpan aset digital berharga berskala besar, seperti lembaga keuangan, bank, marketplace, dan rumah sakit. Selain untuk korporasi, Asuransi Sinar Mas juga sedang mengembangkan produk Asuransi Siber untuk dipasarkan ke segmen individu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Memilih Asuransi Kesehatan untuk Generasi Muda: Pilih yang Tawarkan Benefit Kesehatan Mental

Tips Memilih Asuransi Kesehatan untuk Generasi Muda: Pilih yang Tawarkan Benefit Kesehatan Mental

Health | Senin, 01 Juli 2024 | 21:31 WIB

Pecinta Anabul Harus Tahu, Ini Manfaat Miliki Asuransi Hewan Peliharaan!

Pecinta Anabul Harus Tahu, Ini Manfaat Miliki Asuransi Hewan Peliharaan!

Lifestyle | Senin, 01 Juli 2024 | 17:47 WIB

Serangan Siber Berulang, Pemerintah Gagal Lindungi Data Rakyat!

Serangan Siber Berulang, Pemerintah Gagal Lindungi Data Rakyat!

Liks | Senin, 01 Juli 2024 | 10:29 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB