Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

Produk Tembakau Alternatif, Pilihan Realistis untuk Beralih dari Merokok

Iwan Supriyatna

Selasa, 02 Juli 2024 | 09:11 WIB
Produk Tembakau Alternatif, Pilihan Realistis untuk Beralih dari Merokok
Ilustrasi vape.

Suara.com - Penerapan pengurangan risiko dalam produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik atau vape dan produk tembakau yang dipanaskan, menjadi salah satu bahasan para praktisi kesehatan global dalam kongres Collegium International Neuro-Psychopharmacologicum (CINP) 2024 di Jepang belum lama ini.

Sebagai pertemuan internasional yang menaungi praktisi kesehatan dari berbagai negara, Kongres CINP memiliki salah satu tujuan untuk mempromosikan penelitian dan memaparkan hasil riset terkini. Berkat penerapan pengurangan risiko tersebut, produk tembakau alternatif merupakan opsi terbaik bagi perokok dewasa yang ingin beralih dari kebiasaan merokok. 

Praktisi Kesehatan, dr. Felya Sandra Pramita Effendi, menjelaskan penerapan pengurangan risiko pada produk tembakau alternatif telah terbukti secara kajian ilmiah mereduksi paparan zat-zat berbahaya sehingga mengurangi dampak terhadap kesehatan.

Oleh sebab itu, mendorong perokok dewasa untuk memanfaatkan produk tembakau alternatif merupakan pilihan yang realistis mengingat banyaknya perokok yang kesulitan berhenti merokok secara mendadak (cold turkey). 

Untuk mendorong terjadinya peralihan, dr. Felya menekankan pentingnya edukasi dan kesadaran seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung konsep pengurangan risiko melalui optimalisasi produk tembakau alternatif. Dengan demikian, risiko penyakit dapat ditekan sekaligus membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok.

Lebih lanjut, dr. Felya juga berharap agar produk tembakau alternatif tidak disamakan dengan rokok lantaran memiliki profil risiko yang lebih rendah. Ia mencontohkan keberhasilan negara maju seperti Jepang, yang pemerintahnya turut memaksimalkan produk tembakau alternatif untuk menurunkan prevalensi merokok.

Hal ini antara lain dilakukan melalui penelitian ilmiah, maupun lokasi penggunaan produk, di mana produk tembakau alternatif dapat digunakan di sejumlah ruangan khusus tempat makan dan minum.

“Hasil penelitian Public Health England (sekarang UK Health Security Agency) pun menyatakan presentase risiko produk tembakau alternatif lebih rendah dibandingkan rokok,” kata dr. Felya seraya menambahkan bahwa produk tembakau alternatif tidak diperuntukkan bagi orang yang tidak merokok, dikutip Selasa (2/7/2024).

Pada kegiatan yang sama, Psychiatrist dan President of African Global Health, Dr. Imane Kendili menyampaikan, dengan memasukkan strategi pengurangan risiko melalui pemanfaatan produk tembakau alternatif ke dalam rutinitas sehari-hari, perokok dewasa dapat mengurangi risiko penyakit akibat merokok. 

baca juga

“Pengurangan risiko adalah membuat pilihan dan menerapkan praktik-praktik yang meminimalkan risiko. Dalam kasus merokok, hal ini berarti memberikan pilihan yang realitis bagi individu yang tidak mampu beralih merokok sepenuhnya,” ujarnya. 

Selain memberikan alternatif dan edukasi, Dr. Imane juga menekankan pentingnya regulasi yang mendukung upaya pengurangan risiko. Hal ini termasuk membuat kebijakan yang memfasilitasi ketersediaan dan keterjangkauan produk tembakau alternatif, serta menerapkan langkah-langkah untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan keamanan produk.

"Pemerintah dan organisasi kesehatan harus bekerja sama untuk mencapai keseimbangan antara regulasi dan aksesibilitas, memastikan bahwa produk tembakau alternatif tersedia secara luas bagi perokok dewasa yang membutuhkannya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Diminta Maksimalkan Alternatif Lebih Rendah Risiko bagi Perokok Dewasa

Pemerintah Diminta Maksimalkan Alternatif Lebih Rendah Risiko bagi Perokok Dewasa

Bisnis | Rabu, 19 Juni 2024 | 11:12 WIB

Asosiasi Konsumen: Produk Tembakau Alternatif Tak Pernah Ditujukan bagi Anak-anak

Asosiasi Konsumen: Produk Tembakau Alternatif Tak Pernah Ditujukan bagi Anak-anak

Bisnis | Senin, 10 Juni 2024 | 14:48 WIB

Asosiasi Tegaskan Komitmen Lindungi Anak-anak dari Produk Tembakau Alternatif

Asosiasi Tegaskan Komitmen Lindungi Anak-anak dari Produk Tembakau Alternatif

Bisnis | Senin, 27 Mei 2024 | 11:02 WIB

Terkini

Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari

Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:52 WIB

Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi

Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:50 WIB

Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur

Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur

DPR | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:49 WIB

Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM

Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM

Sumut | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:44 WIB

Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas

Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas

Jabar | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:34 WIB

IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?

IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:30 WIB

Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian

Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:29 WIB

5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih

5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:25 WIB

Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut

Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:24 WIB

Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak

Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak

Banten | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:24 WIB

×