Pencairan JKP Terus Meningkat Setiap Tahun, Efek Sistem Pegawai Kontrak dan PHK Massal?

M Nurhadi

Selasa, 02 Juli 2024 | 17:00 WIB
Pencairan JKP Terus Meningkat Setiap Tahun, Efek Sistem Pegawai Kontrak dan PHK Massal?
Ilustrasi pegawai di DKI Jakarta

Suara.com - Dalam kurun waktu lebih dari dua tahun, pencairan dana Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) BPJS Ketenagakerjaan mencapai Rp593 miliar. 

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo, menyebut, tren ini terus meningkat setiap tahun. Pada tahun 2022, BPJS Ketenagakerjaan mencatat sekitar 10 ribu klaim JKP dengan total nilai Rp 44 miliar. Jumlah ini meningkat signifikan pada tahun 2023 menjadi 53 ribu klaim dengan nilai klaim mencapai Rp 366 miliar.

Sementara hingga Mei 2024, BPJS Ketenagakerjaan telah menerima 24 ribu klaim dengan nilai total Rp 182 miliar. Secara keseluruhan, jumlah pembayaran manfaat program JKP telah mencapai Rp 593 miliar.

"Kita telah menerima 88 ribu klaim dengan total manfaat Rp 593 miliar," kata Anggoro dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2024).

Ia menambahkan, jumlah klaim pada bulan Februari cenderung meningkat setiap tahun. Ia menduga hal ini disebabkan oleh pola kontrak kerja yang biasanya berakhir pada bulan Januari di awal tahun.

Pola ini selalu sama pada tahun 2022, 2023 dan 2024. Hal ini mungkin disebabkan kontrak kerja yang berakhir pada Februari tiap tahun.

Menurut data yang dipaparkan, penerima JKP terbanyak berasal dari Provinsi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Mayoritas klaim datang dari sektor usaha aneka industri, yang mencakup bisnis tekstil, garmen, dan alas kaki, dengan total 33 ribu klaim. Selain itu, sektor perdagangan dan jasa juga mencatat jumlah klaim yang signifikan, yaitu sebanyak 19 ribu klaim.

Dengan adanya pola ini, Anggoro berharap BPJS Ketenagakerjaan dapat terus memberikan dukungan optimal kepada pekerja yang kehilangan pekerjaan, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas program JKP ke depannya.

Rasio klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dengan jumlah karyawan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) masih belum merata. Pada tahun 2024, tingkat klaim JKP dibanding jumlah orang yang kena PHK mencapai 89%. Angka ini sebenarnya mengalami peningkatan dari tahun 2023 yang sebesar 84% dan tahun 2022 yang sebesar 40%.

baca juga

Perbedaan antara jumlah penerima klaim JKP dan jumlah karyawan yang kena PHK disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya terkait masa iur. JKP mensyaratkan masa kepesertaan minimal 12 bulan untuk bisa mengajukan klaim. Selain itu, klaim harus diajukan dalam waktu tiga bulan setelah PHK. Banyak orang yang tidak mengajukan klaim dalam waktu yang ditentukan, sehingga klaim mereka tidak dapat diproses.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Orang Babel Terkena PHK Massal Gara-gara Mega Korupsi Timah

Ribuan Orang Babel Terkena PHK Massal Gara-gara Mega Korupsi Timah

Bisnis | Senin, 01 Juli 2024 | 11:17 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Kena Retas, Netizen Ramai Beri Komentar Sarkas:Negara Open Source

BPJS Ketenagakerjaan Kena Retas, Netizen Ramai Beri Komentar Sarkas:Negara Open Source

Your Say | Jum'at, 28 Juni 2024 | 14:21 WIB

Tak Cuma PDN Kominfo, Kini BPJS Ketenagakerjaan Diduga Jadi Korban Peretasan Hacker

Tak Cuma PDN Kominfo, Kini BPJS Ketenagakerjaan Diduga Jadi Korban Peretasan Hacker

News | Kamis, 27 Juni 2024 | 17:57 WIB

Pegang Kendali, Investasi TikTok Dikhawatirkan Permudah Produk China Banjiri RI

Pegang Kendali, Investasi TikTok Dikhawatirkan Permudah Produk China Banjiri RI

Bisnis | Kamis, 27 Juni 2024 | 08:52 WIB

PHK Massal Kimia Farma: 5 Pabrik Tutup, Karyawan Terancam Kehilangan Pekerjaan!

PHK Massal Kimia Farma: 5 Pabrik Tutup, Karyawan Terancam Kehilangan Pekerjaan!

Bisnis | Rabu, 26 Juni 2024 | 16:30 WIB

5 Motor Bekas Cocok untuk Usaha Starling alias Kopi Keliling: Murah, Irit dan Tangguh

5 Motor Bekas Cocok untuk Usaha Starling alias Kopi Keliling: Murah, Irit dan Tangguh

Otomotif | Rabu, 26 Juni 2024 | 15:47 WIB

Terkini

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw

Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

×