Lebah Berikan Nilai Ekonomi, KPI Jadikan Warga Sungai Pakning Bertani di Sekitar Pekarangan

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 04 Juli 2024 | 10:57 WIB
Lebah Berikan Nilai Ekonomi, KPI Jadikan Warga Sungai Pakning Bertani di Sekitar Pekarangan
Anggota Kelompok Budidaya Madu Bien binaan PT Kilang Pertamia Internasional (KPI) Unit Sungai Pakning tengah memanen madu dari sarang lebah trigona di Dusun Bakti, Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Bengkalis, Riau [ANTARA/HO-KPI]

Suara.com - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Sungai Pakning mengembangkan program Corporate Social Responsibility (CSR) budi daya lebah madu sekaligus kawasan eduwisata.

Dikutip dari kantor berita Antara, program berlangsung di Dusun Bakti, Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Bengkalis, Riau.

Program CSR ini memanfaatkan hutan gambut yang ada di wilayah Sungai Pakning. Tujuan budi daya lebah madu hutan gambut ramah lingkungan ini menjadi kegiatan alternatif bagi para petani yang mencari madu di hutan.

Budi daya madu berhasil membawa masyarakat yang selama ini mencari madu ke hutan memanfaatkan sekitar pekarangan rumah sebagai lokasi budi daya lebah madu.

Sejak budidaya madu dikembangkan, Kecamatan Bandar Laksamana berubah menjadi hutan alam yang menjadi penyangga oksigen di wilayah Riau. Apalagi lokasinya berbatasan langsung dengan Malaysia.

"Sekaligus bisa menjadi cara mencegah adanya kebakaran yang disebabkan kelalaian para pencari madu yang menggunakan api untuk mengusir lebah," papar Rahmad Hidayat, Officer II Communication Relations & CSR KPI Sungai Pakning pada Kamis (4/7/2024).

Dipaparkannya budi daya madu yang dikembangkan para pencari lebah dalam Kelompok Madu Bien berhasil mencapai dua pemberdayaan sekaligus. Yaitu:

  • pemberdayaan kelompok masyarakat
  • mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kilang Pertamina Sungai Pakning meningkatkan kapasitas masyarakat dalam melakukan budi daya lebah madu khas hutan gambut. Yaitu spesies Apis cerana, Apis dorsata, Apis trigona, serta Apis mellifera.

Kemudian, menciptakan perubahan perilaku masyarakat dalam menerapkan budaya pemanen madu yang ramah lingkungan sekaligus turut berpartisipasi dalam melestarikan hutan gambut.

baca juga

"Hasil panen madu yang dibudidayakan Kelompok Budidaya Madu Bien berkualitas sangat baik sehingga layak diekspor," jelas Rahmad Hidayat.

Rahmadi, Ketua Kelompok Budidaya Madu Bien dan anggotanya membudidayakan lebah madu di sekitar rumah.

Kotak tempat sarang lebah diletakkan di atas bangku kecil di halaman rumah. Lebah yang dibudidayakan adalah jenis Apis trigona, berwarna hitam, berukuran kecil sekitar 4 mm dan tidak menyengat.

Produk madu Rahmadi diberi merek Biene dan dijual dalam bentuk curah mau pun kemasan. Madu curah biasa dikirim ke Pekanbaru.

Sementara, produk kemasan 225 ml dijual di kisaran Rp 65.000 – Rp 75.000 secara daring di marketplace. Produk sudah mendapatkan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan sertifikasi halal.

"Madu trigona menjadi unggulan. Per kati atau sebotol kecap kaca, kira-kira 650 ml harganya Rp 250 ribu," ujar Rahmadi.

Madu lebah trigona dikenal sebagai pendukung imunitas tubuh, banyak dicari ketika selama pandemi COVID-19. Permintaan madu tidak hanya dari Bengkalis dan Pekanbaru, namun luar daerah.

"Total pendapatan kelompok saat ini sudah ratusan juta rupiah," tandas Rahmadi.

Keberhasilan Rahmadi dan anggota kelompoknya telah mendorong minat warga lain untuk belajar budi daya madu.

Dipaparkannya sudah ada 50 orang dari Desa Tanjung Leban dan 60 dari luar desa yang berbagi ilmu budidaya lebah madu.

"Sekarang kami menjadi pionir dalam kegiatan budidaya madu hutan gambut di kawasan Kecamatan Bandar Laksamana, melalui penerapan budidaya dan pemanenan yang berorientasi ramah lingkungan," tukas Rahmadi bangga.

Agustiawan, Area Manager Communication, Relations, & CSR Unit Dumai, yang membawahi Unit Sungai Pakning, menegaskan komitmen perusahaan dalam menyelesaikan permasalahan sosial dan lingkungan dengan memanfaatkan potensi yang ada di masyarakat.

Yang menarik, Desa Tanjung Leban mendapatkan penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Kategori Utama pada 2023.

"Penghargaan ini adalah apresiasi nyata dari pemerintah terutama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kepada PT KPI Unit Sungai Pakning, kelompok, pemerintah setempat, dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam keberhasilan jalannya program di Desa Tanjung Leban," ujar Rahmadi.

R Muh Kun Tauchid, Manager Production KPI Kilang Sungai Pakning memaparkan bahwa menjaga kelestarian lingkungan terutama dalam merespons dampak perubahan iklim membutuhkan kerja sama lintas stakeholder. Tujuannya untuk memberikan dampak yang besar.

"Perubahan iklim saat ini sudah terlihat dengan sangat jelas dampaknya bagi kehidupan. Peran dari pihak pemerintah, perusahaan, serta masyarakat harus disinergikan untuk dapat menjawab situasi ini," kata R Muh Kun Tauchid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:00 WIB

Potensi Laut Rp3.000 Triliun Menganggur, Kredit Perikanan Cuma 0,35 Persen

Potensi Laut Rp3.000 Triliun Menganggur, Kredit Perikanan Cuma 0,35 Persen

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:53 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Setahun Jadi Tersangka, Anggota DPR Satori Kembali Dipanggil KPK Soal CSR BI

Setahun Jadi Tersangka, Anggota DPR Satori Kembali Dipanggil KPK Soal CSR BI

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:58 WIB

Arti Tawon atau Lebah Membuat Sarang di Rumah Menurut Primbon

Arti Tawon atau Lebah Membuat Sarang di Rumah Menurut Primbon

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Hutama Karya Raih 3 Gold Bintang 4, Program Sosial hingga Lingkungan Jadi Sorotan

Hutama Karya Raih 3 Gold Bintang 4, Program Sosial hingga Lingkungan Jadi Sorotan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:27 WIB

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Gojek Salurkan 35.000 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Anak Mitra Driver di 100 Kota

Gojek Salurkan 35.000 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Anak Mitra Driver di 100 Kota

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:08 WIB

Perry Warjiyo Berpotensi Dipanggil KPK Usai Mundur dari Gubernur BI, Ini Kasusnya

Perry Warjiyo Berpotensi Dipanggil KPK Usai Mundur dari Gubernur BI, Ini Kasusnya

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:27 WIB

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:55 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×