Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Boeing Mengaku Bersalah atas Kecelakaan Lion Air, Ekspor Pesawat Terancam!

M Nurhadi

Selasa, 09 Juli 2024 | 18:50 WIB
Boeing Mengaku Bersalah atas Kecelakaan Lion Air, Ekspor Pesawat Terancam!
Boeing 737 Max 8 [Shutterstock]

Suara.com - Boeing, salah satu produsen pesawat terbesar di dunia, dipanggil oleh Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) setelah mengaku bersalah atas kecelakaan tragis yang melibatkan dua pesawat jenis 737 Max.

Kecelakaan tersebut terjadi pada tahun 2018 dan 2019, masing-masing melibatkan maskapai Lion Air dan Ethiopian Airlines, yang menewaskan total 346 orang.

Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, pemerintah AS dan Boeing saat ini sedang berdiskusi tentang dampak dari pengakuan bersalah ini terhadap kontrak-kontrak pemerintah yang dimiliki Boeing.

Kondisi ini berpotensi mengganggu kontrak Boeing dengan pemerintah AS. Namun, rincian akhir dari kesepakatan ini diharapkan akan diajukan pada 19 Juli.

Juru bicara Pentagon, Mayor Jenderal Angkatan Udara Patrick Ryder, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penilaian untuk menentukan dampak dari pengakuan bersalah Boeing terhadap kontrak-kontrak yang ada.

“DOD akan menilai rencana remediasi perusahaan dan kesepakatan dengan Departemen Kehakiman untuk menentukan langkah apa yang diperlukan dan tepat untuk melindungi pemerintah federal,” ujar Ryder, seperti yang dikutip dari Reuters pada Selasa (9/8/2024).

Dalam laporan tahunannya, Boeing mengungkapkan bahwa kontrak dengan pemerintah AS mewakili 37 persen dari pendapatan mereka tahun lalu, termasuk penjualan militer ke negara asing. Laporan pemerintah menunjukkan bahwa Boeing memiliki kontrak dengan Pentagon senilai USD 14,8 miliar pada tahun 2022.

Ben Tsocanos, direktur maskapai penerbangan S&P Global Ratings, memprediksi bahwa Boeing akan tetap menjadi pemasok utama produk pertahanan dan luar angkasa meskipun ada pengakuan bersalah ini.

"Biaya finansial yang terkait dengan pengakuan tersebut tampaknya dapat dikendalikan dibandingkan dengan skala perusahaan dan kewajiban keseluruhannya," kata Ben.

baca juga

Situasi antara Boeing dan pemerintah AS juga menarik perhatian negara lain, mengingat peran penting Boeing di pasar global. Pemerintah Kanada, misalnya, menyatakan bahwa mereka masih menunggu keputusan mengenai proses hukum ini dan akan menilai dampaknya setelah dikonfirmasi. Mereka juga menyebutkan bahwa rencana akuisisi Poseidon P-8A tetap berjalan.

Secara teori, Boeing menghadapi kemungkinan pembatasan ekspor ke sejumlah pasar internasional di masa depan. Namun, nasib perusahaan ini sangat bergantung pada kebijakan yang diambil oleh lembaga-lembaga lokal dan realitas pasar pertahanan.

Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam industri penerbangan, serta dampak besar yang dapat ditimbulkan oleh kelalaian perusahaan terhadap keselamatan publik. Boeing kini harus bekerja keras untuk memulihkan reputasinya dan memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan yang ketat di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Bertahun-tahun, Boeing Akhirnya Akui Kesalahan dalam Tragedi Jatuhnya Pesawat Lion Air

Setelah Bertahun-tahun, Boeing Akhirnya Akui Kesalahan dalam Tragedi Jatuhnya Pesawat Lion Air

Bisnis | Senin, 08 Juli 2024 | 17:23 WIB

Lawan Arah Sembari Ngebut, Pengendara Mobil Tabrak 2 Pemotor di Kebon Jeruk

Lawan Arah Sembari Ngebut, Pengendara Mobil Tabrak 2 Pemotor di Kebon Jeruk

News | Minggu, 07 Juli 2024 | 10:33 WIB

Kronologi Kecelakaan Minibus Rombongan Nikah vs Truk Kayu di Tol Kebomas Gresik

Kronologi Kecelakaan Minibus Rombongan Nikah vs Truk Kayu di Tol Kebomas Gresik

News | Sabtu, 06 Juli 2024 | 11:58 WIB

Detik-detik Truk Gagal Nanjak di Sitinjau Lauik, Seret Mobil hingga Ringsek

Detik-detik Truk Gagal Nanjak di Sitinjau Lauik, Seret Mobil hingga Ringsek

News | Kamis, 04 Juli 2024 | 23:04 WIB

Ngeri! Detik-detik Lamborghini Terguling hingga Terbakar di Tol: Sopir Tewas Terpanggang

Ngeri! Detik-detik Lamborghini Terguling hingga Terbakar di Tol: Sopir Tewas Terpanggang

Lifestyle | Rabu, 03 Juli 2024 | 15:14 WIB

Mobil Baru Kini Wajib Dilengkapi Fitur Batas Kecepatan Hindari Dampak Buruk Kecelakaan Lalu Lintas

Mobil Baru Kini Wajib Dilengkapi Fitur Batas Kecepatan Hindari Dampak Buruk Kecelakaan Lalu Lintas

Otomotif | Selasa, 02 Juli 2024 | 13:35 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×