Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

3.200 Karyawan Unilever Kena PHK Massal

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 15 Juli 2024 | 12:33 WIB
3.200 Karyawan Unilever Kena PHK Massal
Logo Unilever. [Int/diambil dari Antara]

Suara.com - Raksasa barang konsumsi Unilever mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 3.200 karyawan di Eropa.

Hal ini merupakan bagian dari strategi global perusahaan untuk mengurangi 7.500 pekerja yang diumumkan pada Maret 2024 lalu.

PHK di Eropa ini akan dilakukan secara bertahap hingga akhir 2025. Unilever akan memulai proses konsultasi dengan para karyawan yang terdampak dalam beberapa minggu ke depan.

Menurut Unilever, langkah ini diambil untuk menyederhanakan struktur organisasi dan meningkatkan efisiensi. Perusahaan ingin fokus pada bisnis inti dan beradaptasi dengan perubahan pasar yang cepat.

"Kami terus mencari cara untuk menjadi lebih kompetitif dan gesit, dan ini berarti membuat beberapa keputusan sulit," kata juru bicara Unilever melalui email dikutip Reuters dikutip Senin (15/7/2024).

"Kami berkomitmen untuk mendukung karyawan kami selama masa transisi ini." tambah keterangan itu.

Sebelumnya pada bulan Maret, pihak perusahaan mengutarakan bakal melakukan penghematan yang bakal mempengaruhi sekitar 7.500 karyawan secara global. Sementara itu Unilever mengungkap, bakal memulai proses konsultasi dengan mereka yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja atau PHK di Eropa.

Financial Times pertama kali melaporkan rinciannya. Pemotongan tersebut merupakan bagian dari program produktivitas yang diumumkan pada bulan Maret, yang mencakup sebanyak 7.500 PHK.

"Dampak bersih yang diharapkan dalam peran di Eropa antara sekarang dan akhir 2025 berada di kisaran 3.000 hingga 3.200 peran," kata Constantina Tribou, chief human resources officer.

baca juga

"Langkah-langkah ini berarti PHK terbesar di Unilever selama beberapa dekade," ungkap Hermann Soggeberg, kepala Dewan Pekerjaan Eropa Unilever dalam sebuah surat kepada staf yang dilansir Reuters.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elon Musk Menang Gugatan Lawan Eks Karyawan, Pesangon PHK Rp 8,1 Triliun Tak Jadi Dibayar

Elon Musk Menang Gugatan Lawan Eks Karyawan, Pesangon PHK Rp 8,1 Triliun Tak Jadi Dibayar

Bisnis | Sabtu, 13 Juli 2024 | 09:36 WIB

Tanggapi PHK Pabrik Tekstil BUMN, Erick Thohir: Jangan Menterinya Terus, Tanya Dirut

Tanggapi PHK Pabrik Tekstil BUMN, Erick Thohir: Jangan Menterinya Terus, Tanya Dirut

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2024 | 17:18 WIB

Nasib Nahas Pabrik Tekstil Milik BUMN, Rumahkan Pekerja hingga Gaji Belum Dibayarkan

Nasib Nahas Pabrik Tekstil Milik BUMN, Rumahkan Pekerja hingga Gaji Belum Dibayarkan

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2024 | 12:19 WIB

Terkini

Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI

Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:37 WIB

Warning Hasto Jelang Muktamar: NU Terlalu Besar Diseret ke Politik Praktis, Jangan Coba Pecah Belah

Warning Hasto Jelang Muktamar: NU Terlalu Besar Diseret ke Politik Praktis, Jangan Coba Pecah Belah

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:33 WIB

Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin

Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:26 WIB

Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater

Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:20 WIB

Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo

Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:15 WIB

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:05 WIB

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Surakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:03 WIB

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:02 WIB

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:00 WIB

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:56 WIB

×