Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Kerugian Waskita Beton Precast (WSBP) Membengkak Jadi Rp468 Miliar Pada 2024

M Nurhadi

Minggu, 28 Juli 2024 | 16:53 WIB
Kerugian Waskita Beton Precast (WSBP) Membengkak Jadi Rp468 Miliar Pada 2024
PT Waskita Beton Precast Tbk. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - Emiten BUMN, PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP), mencatat kerugian bersih sebesar Rp468,55 miliar selama semester I tahun 2024.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, kerugian WSBP meningkat meskipun pendapatan usaha mengalami kenaikan.

Selama semester I/2024, WSBP mencatat total pendapatan usaha sebesar Rp892 miliar, yang meningkat sebesar 39,01% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp641,67 miliar.

Pendapatan usaha WSBP didorong oleh produk readymix dan quarry sebesar Rp359,54 miliar, precast sebesar Rp377,81 miliar, serta jasa konstruksi sebesar Rp154,63 miliar.

Seiring dengan peningkatan pendapatan, beban pokok WSBP juga melonjak dari sebelumnya Rp545,04 miliar menjadi Rp703 miliar sepanjang semester I/2024.

Laba kotor turut naik sebesar 95,57% menjadi Rp188,99 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp96,63 miliar.

Namun, terdapat peningkatan beban penjualan, beban umum dan administrasi, serta penurunan pendapatan bunga dan kerugian lainnya.

Setelah diakumulasikan, WSBP mencatat kerugian bersih sebesar Rp468,55 miliar selama semester I/2024, meningkat 77,64% dibandingkan dengan kerugian semester I/2023 yang tercatat sebesar Rp263,76 miliar.

WSBP juga masih membukukan defisiensi modal sebesar Rp1,13 triliun, meningkat dari posisi akhir 2023 yang sebesar Rp664,49 miliar. Sedangkan liabilitas WSBP hingga 30 Juni lalu berada di angka Rp5,24 triliun dan total aset tercatat Rp4,11 triliun.

baca juga

Raih Kontrak Baru

Emiten BUMN PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) mencatat kontrak baru senilai Rp1,36 triliun selama semester I/2024.

VP Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, menjelaskan bahwa nilai kontrak baru ini telah mencapai 55% dari target tahunan sebesar Rp2,4 triliun. Pencapaian ini juga menunjukkan peningkatan 40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp957 miliar.

"Mengingat kondisi pasar di semester pertama yang biasanya menantang untuk memperoleh kontrak, pencapaian ini membuktikan kemampuan WSBP dalam mengatasi tantangan pasar," kata Fandy dalam keterangan resmi, Minggu (28/7/2024).

Selama semester I/2024, WSBP mencatat total pendapatan usaha sebesar Rp892 miliar, meningkat 39,01% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp641,67 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhir Pekan IHSG Parkir di 7.288, Menguat 0,66%

Akhir Pekan IHSG Parkir di 7.288, Menguat 0,66%

Bisnis | Jum'at, 26 Juli 2024 | 16:49 WIB

Dear Investor! Sebelum Eksekusi Saham, Pahami Apa Itu Market Order

Dear Investor! Sebelum Eksekusi Saham, Pahami Apa Itu Market Order

Bisnis | Jum'at, 26 Juli 2024 | 16:06 WIB

Misteri di Balik Rencana Private Placement GoTo

Misteri di Balik Rencana Private Placement GoTo

Bisnis | Kamis, 25 Juli 2024 | 09:46 WIB

Terkini

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB