Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tomy Winata Pengusaha Apa? Sepak Terjang Salah Satu Sosok 9 Naga dan Kontroversinya

Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 28 Juli 2024 | 16:56 WIB
Tomy Winata Pengusaha Apa? Sepak Terjang Salah Satu Sosok 9 Naga dan Kontroversinya
Tomy Winata (Youtube Tommy Winata)

Suara.com - Tomy Winata pengusaha apa? Namanya selalu dikaitkan dengan sosok para pengusaha kelas dewa berjuluk '9 Naga'.

Baru-baru ini, nama Tomy Winata kembali dikaitkan dengan hebohnya pemberitaan sosok berinisial T yang disebut sebagai pengendaali judi online di Indonesia. Meskipun, rumor tersebut belum terbukti benar, publik telah dahulu mengaitkannya dengan sosok Tomy Winata.

Sebelumnya, Tomy Winata juga sempat membuat heboh lantaran menjadi sosok pengusaha di balik konflik Pulau Rempang. Demi meraih konsesi pengembangan kawasan Pulau Rempang di Batam, Kepulauan Riau, Tomy Winata rela mengeluarkan Rp1,2 triliun.

Sejak saat itu, ia menarik perhatian masyarakat yang ingin tahu Tomy Winata penguasaha apa. Melaui PT. MEG, Tomy Winata akan mengembangkan Pulau Rempang menjadi Rempang Eco City, kawasan industri ramah lingkungan.

PT. MEG akan membangun Rempang Tower dan diperkirakan akan menjadi menara tertinggi di kawasan Pulau Rempang. Pembangunan Rempang Tower diperkirakan akan menghabiskan dana hingga Rp 45 triliun. Apakah kalian tahu, Tomy Winata pengusaha apa?

Profil Tomy Winata

Tomy Winata (Youtube Kemneterian Kesehatan RI)
Tomy Winata (Youtube Kemneterian Kesehatan RI)

Tomy Winata lahir pada 23 Juli 1958. Pria keturunan Tionghoa ini terkenal sebagai pengusaha berpengaruh sejak zaman orde baru. Ia diyakini oleh warga Indonesia sebagai salah satu taipan jajaran 9 naga di Indonesia.

Berdasarkan berbagai sumber, Tomy Winata disebut-sebut tidak berasal dari keluarga berada. Ia lulusan SMP dan tidak melanjutkan pendidikan lantaran takut terpengaruh dunia politik. Selain itu ia juga anak yatim piatu yang hidup dalam kemiskinan. Dibutuhkan biaya untuk bisa sekolah sampai ke perguruan tinggi.

Pemilik nama asli Tionghowa Oe Suat Hong ini memulai bisnis dari nol pada 1972. Pada saat itu ia mendapatkan proyek pertama pembangunan kantor koramil di Singkawang.

Tomy Winata sekarang menjadi pemilik grup Artha Graha atau Artha Graha Network. Perusahaan tersebut bergerak di berbagai bidang seperti perbankan, properti, dan infrastruktur. Ia juga emndirikan Yayasan Sosial bernama Artha Graha Peduli.

Sepak Terjang Tomy Winata

Dalam usia 15 tahun, Tomy Winata berkenalan dengan salah seorang pejabat militer di Singkawang. Setelah perkenalan itu, ia mendapatkan proyek untuk membangun kantor Koramil di Singkawang.

Setelah itu, Tomy Winata juga menjadi penyalur barang ke tangsi-tangsi tentara di Indonesia. Dia pernah mendapatkan proyek dari militer di Papua, Makassar, dan Ambon.

Saat berada di Papua, Tomy berkenalan dengan Yorrys Raweyai. Selain itu, ia juga menjadi dekat dengan Letnan Jenderal Purnawirawan Tiopan Bernard Silalahi dan Jenderal Edy Sudrajat.

Thun 1988, Tomy bersama Yayasan Kartika Eka Paksi (Angkatan Darat) menyelamatkan Bank Propelat yang semula dimiliki Yayasan Siliwangi. Bank tersebut memiliki aset sebanyak Rp8 miliar. Bank tersebut kemudian diubah namanya menjadi Bank Artha Graha. Bank yang tadinya tidak sehat secara operasional dan keuangan tersebut dalam 1,5 tahun sudah kembali stabil.

Selama masa krisis ekonomi, tangan dingin Tomy Winata juga mampu menyelamatkan Artha Pusara. Perusahaan tersebut kemudian berganti nama menjadi Artha Pratama.

Tahun 1989, Tomy mendirkan PT. Danayasa Arthatama. Dengan perusahaan tersebut, Tomy terlibat dalam proyek kawasan bisnis Sudirman Central Business District (SCBD) seluas 45 hektar yang terletak di Jantung kota DKI Jakarta. Tomy menjabat sebagai Komisaris bersama Sugianto Kusuma sebagai Komisaris Utama.

Di tahun 2003, Tomy Winata mengambil alih PT. Bank Inter-Pacific. Di tahun 2005 Bank Interpacific melalui Pasar Modal mengakuisisi Bank Artha Graha. Bank tersebut kemudian berubah nama dan berkembang lebih jauh menjadi Bank Artha Graha Internasional.

Tomy Winata diketahui juga memiliki saham Hotel Borobudur. Pembelian saham dilakukan melalui PT. Jakarta Internasional Hotels and Development.

Di tahun 2016, Tomy Winata tercatat dalam daftar 40 orang terkaya RI dengan kekayaan sebesar US$110 juta atau Rp 1,6 triliun. Sumber pemasukan utamanya berasal dari PT. Danayasa Arthatama, perusahaan pengembang kawasan SCBD yang sudah dimulai sejak tahun 1987 tersebut.

SCBD saat ini dikenal sebagai 'Jantung Segitiga Emas' Jakarta dan menjadi kawasan niaga terpadu modern. Tomy mendapatkan kucuran kekayaan dari kepemilikan saham di PT. Jakarta Internasional Hotels & Development Tbk (JIHD). Hotel tersebut didirikan pada November 1969 dan mulai beroperasi pada Maret 1974.

Saat ini status kepemilikan Tomy dalam Grup Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) berstatus kepemilikan tidak langsung usai sejumlah perusahaan miliknya menggenggam prosi kepemilikan saham mayoritas di bank tersebut.

Ada lima perusahaan yang saat ini berstatus sebagai pemegang saham INPC antara lain PT. Pirus Platinum Murni, PT. Cerana Artha Putra, PT. Puspita Bisnispuri, PT. Arthamulia Sentosajaya, dan PT. Karya Nusantara Permai.

Dalam proyek Rempang Eco-Cty, Tomy mendapatkan kesempatan konsesi selama 80 tahun, sejak 2004 dan akan berakhir pada 2084 mendatang.

Melalui PT. MEG, yang merupakan anak perusahaan Grup Artha Graha, Tomy akan mengelola lahan pada proyek Pulau Rempang tersebut. PT. MEG sendiri bergerak di sektor pariwisata, perhotelan, dan juga pelayanan teknik.

Selain kecakapan finansialnya, Tomy Winata terus melakukan ekspansi bisnis di bidang properti. Dia juga merupakan tokoh kunci dalam menghidupkan kembali minat pada pembangunan Jembatan Selat Sunda, untuk menghubungkan pulau-pulau utama Indonesia Sumatera dan Jawa.

Tak hanya mahir dalam bisnis perbankan, Tomy Winata juga membangun kawasan konservasi Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC). Lokasinya berada di Tambling, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

Lembaga konservasi ini dikelola langsung oleh Tomy melalui anak perusahaannya, Artha Graha Peduli atau AGP Foundation. TWNC memiliki luas wilayah konservasi sebesar  48 ribu hektar.  

Demikian itu informasi untuk menjawab pertanyaan Tomy Winata pengusaha apa.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Andra Soni Pengusaha Apa? Ini Profil Bakal Cagub Banten yang Diusung Gerindra

Andra Soni Pengusaha Apa? Ini Profil Bakal Cagub Banten yang Diusung Gerindra

News | Sabtu, 13 Juli 2024 | 12:35 WIB

Biodata Suci Winata, Istri Ari Sigit yang Melahirkan Cicit Soeharto

Biodata Suci Winata, Istri Ari Sigit yang Melahirkan Cicit Soeharto

Lifestyle | Rabu, 24 April 2024 | 10:16 WIB

Pekerjaan Mentereng Suci Winata, Pantas Bisa Masuk ke Keluarga Cendana

Pekerjaan Mentereng Suci Winata, Pantas Bisa Masuk ke Keluarga Cendana

Entertainment | Selasa, 23 April 2024 | 16:37 WIB

Rempang Eco City Punya Siapa? Investasi China hingga Keterlibatan Tomy Winata

Rempang Eco City Punya Siapa? Investasi China hingga Keterlibatan Tomy Winata

News | Minggu, 17 September 2023 | 10:54 WIB

Silsilah Keluarga Tomy Winata, Konglomerat Pemilik PT MEG Dikaitkan Pro Kontra Rempang Eco City

Silsilah Keluarga Tomy Winata, Konglomerat Pemilik PT MEG Dikaitkan Pro Kontra Rempang Eco City

News | Senin, 11 September 2023 | 13:56 WIB

Siapa Tomi Winata, Pengusaha Pendukung Jokowi di Balik Proyek Rempang City Batam

Siapa Tomi Winata, Pengusaha Pendukung Jokowi di Balik Proyek Rempang City Batam

Bisnis | Minggu, 10 September 2023 | 17:15 WIB

Profil Tomy Winata: Anggota '9 Naga', Bos Besar di Balik Proyek Rempang Eco City

Profil Tomy Winata: Anggota '9 Naga', Bos Besar di Balik Proyek Rempang Eco City

News | Sabtu, 09 September 2023 | 19:57 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB