Literasi Keuangan Rendah, Gen Z Terancam Jadi 'Budak' Pinjol

M Nurhadi Suara.Com
Senin, 29 Juli 2024 | 11:17 WIB
Literasi Keuangan Rendah, Gen Z Terancam Jadi 'Budak' Pinjol
Ilustrasi Gen Z / Generasi Z (123rf)

Suara.com - Generasi Z atau Gen Z menjadi kelompok yang paling rentan terjerat pinjaman online (pinjol). Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hal ini disebabkan oleh gaya hidup yang kurang bijaksana alias kerap berfoya-foya.

Generasi Z adalah mereka yang lahir antara tahun 1997 dan 2012, mayoritas merupakan anak-anak dari Generasi X atau Milenial yang lebih tua. Generasi ini tumbuh pada awal abad ke-21 dengan akses internet dan teknologi digital sejak usia dini.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa banyak mahasiswa terjebak dalam pinjol akibat gaya hidup mereka. "Mahasiswa banyak terjerat dengan pinjol. Itu karena lifestyle atau gaya hidup, jadi harus bijaksana," ujarnya melalui akun Instagram @ojkindonesia, Jumat (26/7/2024).

Friderica, yang akrab disapa Kiki, menambahkan bahwa tidak semua pinjol ilegal; ada yang legal dan diawasi oleh OJK. Namun, ia menekankan pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda.

Literasi keuangan dapat memberikan perlindungan sehingga mereka dapat terhindar dari jebakan keuangan ilegal. Selain itu, literasi keuangan juga memberikan wawasan tentang penggunaan produk keuangan yang tepat, termasuk pinjol, yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesehatan keuangan masyarakat.

Dengan pemahaman literasi keuangan yang baik, seseorang tidak akan terjebak dalam investasi ilegal dan tidak akan menggunakan produk keuangan di luar kemampuannya. Pada dasarnya, semua produk jasa keuangan bertujuan untuk meningkatkan kesehatan keuangan. Jika yang terjadi sebaliknya, berarti ada yang keliru.

Menurut data OJK, penyaluran pinjaman online dari fintech lending mencapai Rp21,67 triliun pada April 2024. Outstanding pinjaman online dari perorangan hingga April 2024 tercatat sebesar Rp57,35 triliun, dengan laki-laki menyumbang Rp25,78 triliun dan perempuan sebesar Rp31,57 triliun.

Dari sisi usia, Generasi Z mendominasi dengan total outstanding pinjaman online sebesar Rp28,86 triliun. Dalam hal kredit macet atau penundaan pembayaran lebih dari 90 hari, Generasi Z juga mendominasi dengan total outstanding pinjol mencapai Rp667,10 miliar.

Baca Juga: Direktur PNM Imbau Nasabah Mekaar Pahami Risiko Investasi dan Jauhi Pinjol Ilegal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI