Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Genjot Pajak-Investasi, Keponakan Prabowo Ingatkan Jajaran Kemenkeu Jangan Pelit Informasi

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 07 Agustus 2024 | 09:07 WIB
Genjot Pajak-Investasi, Keponakan Prabowo Ingatkan Jajaran Kemenkeu Jangan Pelit Informasi
Wakil Menteri Keuangan II, Thomas Djiwandono saat konferensi pers di Gedung Kementerian Keuangan di Jakarta, Kamis (18/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono meminta semua jajaran untuk terbuka dalam pengelolaan keuangan negara. Pasalnya, hal itu bisa meningkatkan kepercayaan publik. 

Dia menjelaskan, kepercayaan publik sangat berefek domino baik untuk setoran pajak hingga investasi. 

Apalagi, melihat saat ini, investasi masih terhambat informasi-informasih yang masih tertutup, sehingga investor enggan menanamkan dananya.

"Musuh besar investasi adalah ketidakpastian. Keterbukaan informasi publik memberi peran dalam menekan faktor ketidakpastian dalam investasi," ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan yang dikutip, Selasa (6/8/2024).

Selain itu, Keponakan Presiden Terpilih Prabowo Subianto ini, dengan pengelolaan keuangan negara yang transparan, publik jadi mengerti uang negara disimpan dan digunakan untuk apa.

Imbasnya, publik akan tersadar sendiri untuk memulai membayar pajak. Alhasil, keuntungan bagi negara setoran pajak akan meningkat.

"Kepercayaan publik dapat meningkat ketika masyarakat bisa mengamati bagaimana uang yang mereka setorkan dalam rupa pajak dikelola," ucap dia.

Tommy pun bercerita saat dirinya meningkat kepercayaan publik untuk Partai Gerindra, dia menggunakan cara keterbukaan informasi untuk publik.

"Saya pribadi melihat itu sesuatu yang luar biasa penting untuk partai politik. Saya pagi ini di depan bapak ibu semua di Kemenkeu ingin menekankan betapa pentingnya apa yang bapak ibu lakukan. Di gerindra kita hanya di level DPP. ini di kemenkeu sampai jenjang yang bawah," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi RI Tumbuh Melambat, Kemenkeu: Banyak Negara Alami Kesulitan!

Ekonomi RI Tumbuh Melambat, Kemenkeu: Banyak Negara Alami Kesulitan!

Bisnis | Selasa, 06 Agustus 2024 | 18:28 WIB

Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi oleh Negara

Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi oleh Negara

Bisnis | Selasa, 06 Agustus 2024 | 09:12 WIB

Jokowi Restui Pajaki Makanan Siap Saji

Jokowi Restui Pajaki Makanan Siap Saji

Bisnis | Rabu, 31 Juli 2024 | 14:53 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB