Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Megawati Singgung Ekonomi RI Tak Baik-baik Saja, Banyak PHK Hingga Harga Beras Mahal

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 23 Agustus 2024 | 07:23 WIB
Megawati Singgung Ekonomi RI Tak Baik-baik Saja, Banyak PHK Hingga Harga Beras Mahal
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputeri. [Tangkapan layar]

Suara.com - Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menyinggung perekonomian dalam negeri yang tak baik-baik saja. Menurut dia, banyak PHK Massal hingga harga pangan yang tinggi jadi bukti ekonomi RI tak sehat.

Dirinya menyebut, salah satunya daerah yang ekonominya terpuruk yaitu Garut, di mana banyak pabrik tutup. Alhasil, gelombang PHK tak bisa dihindari. 

"Di daerah, Garut, mana Jawa Barat? kamu pergi dah sana, tanyain. Tanya deh sana keliling-keliling yang tempat itu pabrik-pabrik sarung. Itu saya dengar sekarang mulai banyak yang tutup loh. Itu betul apa nggak?" Ujar Megawati dalam acara pengumuman bakal calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan yang dikutip, Jumat (23/8/2024).

"Betul toh. Jadi kan saya nggak bohong. Terus berarti (terjadi) PHK, berarti PHK-nya berapa? Makanya lho jangan mikir mau enak wae (jadi pemimpin daerah), ini saya ngomong benar lho sebagai warga Indonesia yang tahu banyak. Terus mau diapain coba?" lanjutnya.

Tak hanya pabrik tutup dan PHK, Megawati bilang, permasalahan yang dihadapi masyarakat RI yaitu harga pangan yang tinggi. Salah satunya, harga beras yang menjadi komoditas pangan utama. 

"Terus ibu coba harga beras sekarang berapa? (Rp 13 ribu) per liter? (per kilogram) yang premium atau yang apa? (yang premium Rp 14-15 ribu)," tegas dia.

Kemudian, Megawati juga ragu dengan ketahanan pangan Indonesia. Sebab, pasokan beras yang disediakan pemerintah dinilainya belum cukup untuk kebutuhan masyarakat.

"Setiap bulan, kalau yang namanya salah koreksi saya, itu persediaan untuk beras setiap bulan, katanya itu, katanya lho jadi bukan saya, nanti saya pula disalahin, 3 juta ton. Pertanyaan saya, saya tanya-tanya toh, dari mana datangnya?" Sebut Megawati.

Oleh karena itu, Megawati menginginkan para kader PDIP yang bakal maju dalam Kepala/Wakil Kepala Daerah memerhatikan kondisi ekonomi di wilayahnya. 

"Coba bayangin, kamu musti kalkulasi deh, jadi satu hari (masyarakat) keluar duit berapa. Itu yang saya sampai pikirkan lho," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Pusing Pilkada 2024 Ada Calon Independen: Syaratnya Susah, Dulu Gak Laku

Megawati Pusing Pilkada 2024 Ada Calon Independen: Syaratnya Susah, Dulu Gak Laku

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 20:49 WIB

Megawati Sindir Jokowi yang Sudah Mau Selesai: Sekarang Wih, Gile

Megawati Sindir Jokowi yang Sudah Mau Selesai: Sekarang Wih, Gile

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 17:43 WIB

Momen Megawati Umumkan 169 Calon Kepala Daerah Jagoan PDIP untuk Pilkada 2024

Momen Megawati Umumkan 169 Calon Kepala Daerah Jagoan PDIP untuk Pilkada 2024

Foto | Kamis, 22 Agustus 2024 | 16:58 WIB

Terkini

SetiabudiInvest Gandeng Bahana Sekuritas, Investor Kini Punya Akses Reksa Dana Lebih Luas

SetiabudiInvest Gandeng Bahana Sekuritas, Investor Kini Punya Akses Reksa Dana Lebih Luas

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:03 WIB

Harga Emas Kompak Anjlok di Pegadaian: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun Harga!

Harga Emas Kompak Anjlok di Pegadaian: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun Harga!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:03 WIB

Krom Bank Tahan Seluruh Laba Rp143 Miliar untuk Ekspansi, Kredit Melonjak 103%

Krom Bank Tahan Seluruh Laba Rp143 Miliar untuk Ekspansi, Kredit Melonjak 103%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:59 WIB

Potongan Driver Ojol Gojek dan Grab Resmi Turun, Ada Penyesuaian Tarif Baru

Potongan Driver Ojol Gojek dan Grab Resmi Turun, Ada Penyesuaian Tarif Baru

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:55 WIB

Wall Street Langsung Meroket Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Meroket Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:54 WIB

SIG Gandeng BRIN Kembangkan Semen Hijau, Bidik Pasar Material Ramah Lingkungan

SIG Gandeng BRIN Kembangkan Semen Hijau, Bidik Pasar Material Ramah Lingkungan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:51 WIB

Dana Nganggur Perbankan Tembus Rp2.551 Triliun, Bank Indoensia Ungkap Penyebabnya

Dana Nganggur Perbankan Tembus Rp2.551 Triliun, Bank Indoensia Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:36 WIB

Prabowo Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi, Sosok Petingginya Pernah Dipenjara

Prabowo Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi, Sosok Petingginya Pernah Dipenjara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:26 WIB

DSI Ambil Alih Ekspor Komoditas, Rantai Pasok Nasional Bakal Berubah Total?

DSI Ambil Alih Ekspor Komoditas, Rantai Pasok Nasional Bakal Berubah Total?

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:08 WIB

Danantara Yakin PT DSI Bisa Pulangkan Devisa Komoditas ke Indonesia

Danantara Yakin PT DSI Bisa Pulangkan Devisa Komoditas ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:05 WIB