Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Nasib Karyawan Indofarma, Selama 8 Bulan Tak Pernah Digaji

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 03 September 2024 | 14:05 WIB
Nasib Karyawan Indofarma, Selama 8 Bulan Tak Pernah Digaji
Ilustrasi pegawai Indofarma/(Dok Indofarma.id)

Suara.com - Ketua Umum Serikat Pekerja (SP) PT Indofarma Tbk (INAF) Meidawati mencurahkan isi hatinya di mana para karyawan tak dibayarkan oleh manajemen. Setidaknya, dia menyebut, para karyawan tidak digaji dari Januari-Agustus 2024.

Selain itu, Meidawati menyebut bahwa beberapa karyawan juga hanya digaji setengah dari total gaji yang disepakati.

"50-90 persen itu yang diterima dari Januari sampai Agustus. Sampai tanggal ini September juga belum gajian. Artinya sejak Januari sampai September kami tak menerima gaji secara full. Ada juga tunjangan-tunjangan yang belum dibayarkan," ujarnya saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2024).

Terkait rencana jual aset Indofama, Meidawati menilai, itu membutuhkan proses yang panjang. Padahal, para karyawan membutuhkan, danan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Bicara penjualan aset ini tidak mudah, dan butuh proses. Sementara kami sudah di titik nadir terbawah, ketika gajian tidak full, tidak terbayarkan. Sedangkan banyak hal-hal yang perlu diurus, untuk makan saja sudah susah," kata dia.

Namun demikian, Meidawati menuturkan, jika ada kepastian dari Kementerian BUMN untuk mempercepat proses penjualan aset Indofarma, maka pihaknya akan mendukung.

Dia menambahkan, ada 1.100 karyawan yang kekinian masih belum mendapatkan hak penuh dari Indofarma.

"Tapi harapan kami bicara soal hak-hak kami, yang pertama bisa dibayarkan. Yang kedua gaji bisa dinormalkan, artinya sampai sekarang dari awal tahun kami tidak mendapatkan gaji yang penuh. Dan yang sudah pensiun kan belum dibayarkan juga sudah hampir dua tahun," tegas dia.

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menegaskan PT Indofarma Tbk (INAF) tengah berusaha untuk membayarkan gaji pegawai sebesar Rp 95 miliar. Salah satu caranya, dengan menjual aset-aset Indofarma yang tersisa.

"Untuk itu mereka lakukan efisiensi sehingga nanti untuk pegawai kita sedang menyediakan penjualan aset yang akan kita jual bertahap untuk menyelesaikan isu kepegawaian supaya mendapatkan efisien ke depan," ujarnya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2024).

Pria yang kerap disapa Tiko ini melanjutkan, pihaknya akan mengubah bisnis Indofarma di masa depan.

Ke depan, Indofarma tidak lagi menyediakan produk yang tersedia tau ready stock, tapi hanya akan mengerjakan pesanan alat kesehatan dari pihak lain.

"Kami merencanakan Indofarma ini akan menjadi perusahaan yang istilahnya made to order, makloon," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Sebut Program Ini Jadi Bukti Nyata Kontribusi BUMN

Erick Thohir Sebut Program Ini Jadi Bukti Nyata Kontribusi BUMN

Bisnis | Selasa, 03 September 2024 | 10:37 WIB

WIKA: Utang Segunung, Kini Ujug-ujug Klaim Cetak Laba

WIKA: Utang Segunung, Kini Ujug-ujug Klaim Cetak Laba

Bisnis | Senin, 02 September 2024 | 19:17 WIB

Prabowo Bakal Jual Seluruh Hotel BUMN

Prabowo Bakal Jual Seluruh Hotel BUMN

Bisnis | Senin, 02 September 2024 | 18:37 WIB

Terkini

Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.765.000/Gram

Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.765.000/Gram

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 09:05 WIB

Harga BBM Pertamina Naik Lagi, Pertamax Turbo Hingga Pertamina Dex Melambung

Harga BBM Pertamina Naik Lagi, Pertamax Turbo Hingga Pertamina Dex Melambung

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:54 WIB

SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban

SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:43 WIB

Pemerintah Kasih Kode Harga BBM RON 92 Bisa Naik, Apa Dampaknya?

Pemerintah Kasih Kode Harga BBM RON 92 Bisa Naik, Apa Dampaknya?

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:16 WIB

KB Bank Kantongi Laba Operasional Positif Rp9 Miliar pada Kuartal I-2026

KB Bank Kantongi Laba Operasional Positif Rp9 Miliar pada Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:05 WIB

IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street

IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:02 WIB

Emas Stabil Hari Ini, Saatnya Investasi atau Menunggu? Cek Harga Terbarunya

Emas Stabil Hari Ini, Saatnya Investasi atau Menunggu? Cek Harga Terbarunya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:55 WIB

Harga Minyak Dunia Sulit Turun di Tengah Upaya Damai Iran dan AS

Harga Minyak Dunia Sulit Turun di Tengah Upaya Damai Iran dan AS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:43 WIB

Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp 3,3 Juta Hingga Kuartal II-2026

Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp 3,3 Juta Hingga Kuartal II-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:40 WIB

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:33 WIB