Optimalkan Digitalisasi, BPJS Kesehatan Raih Dua Penghargaan di Asian Technology Excellence Awards 2024

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 06 September 2024 | 10:50 WIB
Optimalkan Digitalisasi, BPJS Kesehatan Raih Dua Penghargaan di Asian Technology Excellence Awards 2024
The Asian Technology Excellence Awards 2024, Kamis (5/9/2024). (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - BPJS Kesehatan kembali berhasil meraih dua penghargaan bergengsi pada ajang The Asian Technology Excellence Awards 2024, Kamis (5/9/2024). Pencapaian yang didapat ini membuktikan BPJS Kesehatan terus memanfaatkan teknologi dalam mengoptimalkan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Penghargaan pertama yang diterima adalah Indonesia Technology Excellence Award for Information Management - Healthcare for i-Care JKN - Indonesia's National Health Insurance Program Electronic Health Record Retrieval System.

Penghargaan ini diberikan atas pengembangan i-Care JKN, yang dinilai berhasil dalam memudahkan pelayanan kesehatan bagi para tenaga medis memberikan pelayanan yang mudah dan cepat berdasarkan riwayat pelayanan kesehatan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Melalui i-Care JKN, tenaga medis dapat mengakses informasi kesehatan secara real-time, membantu mereka dalam merencanakan dan memberikan pengobatan yang lebih tepat dan efisien.

"Penghargaan ini membuktikan bahwa sistem informasi jaminan kesehatan kami tidak hanya efektif, tetapi juga berstandar internasional. i-Care JKN memungkinkan tenaga medis untuk memperoleh data yang akurat dan terkini, yang sangat penting dalam pengambilan keputusan medis yang nantinya diberikan kepada peserta JKN," kata Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti yang juga didampingi oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan.

Selain dokter, peserta JKN juga dapat langsung mengakses i-Care JKN melalui Aplikasi Mobile JKN. Dengan demikian, peserta JKN dapat dengan mudah melihat riwayat pelayanan yang diberikan di fasilitas kesehatan, baik tingkat pertama maupun lanjutan. Harapannya dengan beragam inovasi berbasis digital yang dihadirkan bisa menciptakan pelayanan yang makin mudah, cepat dan semua setara.

“Selain manfaat bagi tenaga medis, i-Care JKN juga memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi antar dokter, terutama ketika pasien diarahkan ke dokter atau spesialis lain. Aplikasi ini akan berinteraksi dengan aplikasi P-Care dan SIM RS melalui skema bridging sehingga memungkinkan pertukaran informasi yang lebih lancar antar berbagai penyedia layanan kesehatan,” tambah Ghufron.

Penghargaan kedua yang didapat BPJS Kesehatan adalah Indonesia's Technology Excellence Award for Mobile - Healthcare for FIT with Mobile JKN and Teleconsulting with Mobile JKN Healthcare, yang diberikan atas inovasi Mobile JKN. Aplikasi ini dirancang untuk mendukung layanan kesehatan berbasis digital dengan berbagai macam fitur layanan yang bisa diakses oleh peserta, termasuk salah satunya konsultasi jarak jauh.

Menurutnya, dengan adanya layanan konsultasi jarak jauh di dalam aplikasi Mobile JKN, peserta yang memiliki keterbatasan akses untuk mengakses layanan di fasilitas kesehatan bisa memanfaatkan fitur ini untuk mendapatkan pelayanan kesehatan hanya dengan genggaman.

"Aplikasi Mobile JKN menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi dapat mempermudah akses ke layanan kesehatan. Dengan adanya aplikasi ini, peserta JKN dapat mendapatkan layanan kesehatan yang mudah, salah satunya konsultasi kesehatan tanpa terikat tempat dan waktu," tambah Ghufron.

Dengan semakin berkembangnya teknologi dan meningkatnya kebutuhan akan layanan kesehatan yang mudah dan cepat, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus mengembangkan Aplikasi Mobile JKN agar bisa memenuhi ekspektasi kebutuhan masyarakat.

Ia yakin, dengan beragam inovasi yang dihadirkan, salah satunya Aplikasi Mobile JKN dapat menjadi kunci dalam upaya transformasi layanan kesehatan di Indonesia.

"Kedua penghargaan ini bukan hanya menjadi bukti BPJS Kesehatan yang telah mengimplementasikan teknologi, tetapi juga menegaskan komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan jaminan kesehatan di Indonesia. Melalui inovasi ini, BPJS Kesehatan berusaha untuk menjawab tantangan dalam memastikan akses layanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh peserta JKN," tambah Ghufron.

Ajang penghargaan ini diinisiasi oleh The Asian Business Review dan diikuti oleh beberapa institusi/perusahaan di wilayah Asia Pasifik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelindo Dukung Digitalisasi Pendidikan di 64 Sekolah

Pelindo Dukung Digitalisasi Pendidikan di 64 Sekolah

Bisnis | Jum'at, 06 September 2024 | 07:27 WIB

Kisruh E-Materai untuk Pendaftaran CPNS 2024, Bukti Indonesia Tak Siap dengan Digitalisasi

Kisruh E-Materai untuk Pendaftaran CPNS 2024, Bukti Indonesia Tak Siap dengan Digitalisasi

Your Say | Kamis, 05 September 2024 | 17:15 WIB

Dinilai Berhasil Implementasikan Semangat R.A Kartini, Humas Pegadaian Raih Penghargaan Kartini Sahabat Humas Indonesia

Dinilai Berhasil Implementasikan Semangat R.A Kartini, Humas Pegadaian Raih Penghargaan Kartini Sahabat Humas Indonesia

Bisnis | Kamis, 05 September 2024 | 11:45 WIB

Globalisasi dan E-commerce Buka Peluang Bisnis yang Luas Bagi UMKM RI

Globalisasi dan E-commerce Buka Peluang Bisnis yang Luas Bagi UMKM RI

Bisnis | Senin, 02 September 2024 | 16:20 WIB

Syarat Membuat SKCK Terbaru 2024, Kini Wajib Lampirkan BPJS Kesehatan

Syarat Membuat SKCK Terbaru 2024, Kini Wajib Lampirkan BPJS Kesehatan

News | Minggu, 01 September 2024 | 05:57 WIB

Strategi BRI Hadapi Era Digitalisasi

Strategi BRI Hadapi Era Digitalisasi

Bri | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 18:51 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB