Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

5 Alasan JP Morgan Beri Prospek Positif Ekonomi Indonesia Tahun 2024

M Nurhadi

Minggu, 08 September 2024 | 13:39 WIB
5 Alasan JP Morgan Beri Prospek Positif Ekonomi Indonesia Tahun 2024
Kantor Lembaga Investasi, JP Morgan. (Shutterstock)

Suara.com - Henry Wibowo, Kepala Riset dan Strategi Indonesia di JP Morgan Indonesia, menyatakan bahwa pihaknya memberikan peringkat positif overweight untuk prospek ekonomi dan pasar saham Indonesia.

Peringkat ini didasarkan pada beberapa faktor utama:

Dampak Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Henry menjelaskan bahwa salah satu alasan peringkat positif overweight adalah ekspektasi dampak positif dari pemangkasan suku bunga The Fed terhadap ekonomi Indonesia. JP Morgan memprediksi bahwa Federal Reserve Amerika Serikat akan memangkas suku bunga sebanyak 125 basis poin (bps) pada tahun ini, dengan pemangkasan 50 bps di bulan September, 50 bps di bulan November, dan 25 bps di bulan Desember. Sementara itu, Bank Indonesia juga diperkirakan akan menurunkan suku bunga sebesar 50 bps, yakni 25 bps pada bulan ini dan 25 bps lagi di bulan November.

Perbaikan Likuiditas dan Peralihan Aliran Dana

Dengan penurunan suku bunga atau pelonggaran moneter (monetary easing), likuiditas di pasar diharapkan membaik. Henry mencatat bahwa kondisi ini dapat mendorong aliran dana (fund flow) dari pasar negara maju ke pasar negara berkembang seperti Indonesia, yang akan menguntungkan perekonomian Indonesia.

Reformasi Struktural Berkelanjutan

Henry menyoroti bahwa reformasi struktural yang dilakukan Indonesia, terutama yang diuraikan dalam Visi Indonesia Emas 2045, merupakan faktor lain yang mendukung peringkat positif ini. Salah satu reformasi penting yang disarankan adalah transformasi Indonesia dari pengekspor komoditas menjadi hub manufaktur.

Pemulihan Pertumbuhan Laba Perusahaan Terbuka

baca juga

Faktor lain yang mendukung peringkat positif overweight adalah pemulihan pertumbuhan laba bersih perusahaan emiten. Pada semester I-2024, pertumbuhan laba bersih tercatat minus 6 persen, namun pada semester II-2024 diprediksi akan tumbuh menjadi plus 5 persen, dengan estimasi pertumbuhan tahunan antara 5-9 persen.

Penguatan Nilai Tukar Rupiah

Penguatan nilai tukar rupiah dari Rp16.200 menjadi Rp15.500 per dolar AS dalam beberapa bulan terakhir juga berkontribusi pada pemulihan pertumbuhan laba perusahaan-perusahaan emiten di Indonesia. Hal ini sangat penting mengingat banyak perusahaan yang masih mengimpor bahan baku dari luar negeri. Jika rupiah menguat, margin keuntungan perusahaan menjadi lebih baik dan beban utang berbasis dolar AS atau mata uang asing lainnya juga berkurang.

Henry menegaskan bahwa penguatan nilai tukar rupiah memiliki dampak yang sangat positif terhadap pertumbuhan laba perusahaan (corporate earnings growth), yang diharapkan dapat pulih dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suka Bermewah-mewah, Gaji Erina Gudono di JP Morgan Terungkap Tak Sampai Ratusan Juta Per Bulan

Suka Bermewah-mewah, Gaji Erina Gudono di JP Morgan Terungkap Tak Sampai Ratusan Juta Per Bulan

Lifestyle | Senin, 26 Agustus 2024 | 13:29 WIB

Gaji Erina Gudono di JP Morgan Capai Miliaran, Cukup untuk Jalan-jalan Pakai Jet Pribadi?

Gaji Erina Gudono di JP Morgan Capai Miliaran, Cukup untuk Jalan-jalan Pakai Jet Pribadi?

Bisnis | Senin, 26 Agustus 2024 | 11:17 WIB

Warisan Ekonomi 2 Periode Pemerintahan Jokowi, Sri Mulyani: Ambisi Pembangunan dan korupsi

Warisan Ekonomi 2 Periode Pemerintahan Jokowi, Sri Mulyani: Ambisi Pembangunan dan korupsi

Video | Senin, 26 Agustus 2024 | 09:10 WIB

Indonesia Mencapai Aksesi OECD: Buka Peluang UMKM Naik Kelas

Indonesia Mencapai Aksesi OECD: Buka Peluang UMKM Naik Kelas

Bisnis | Selasa, 30 April 2024 | 13:31 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Q1 2024 Diproyeksi Capai 5,16 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Q1 2024 Diproyeksi Capai 5,16 Persen

Foto | Kamis, 07 Maret 2024 | 18:35 WIB

Ekonomi Jepang dan AS Ambyar, Jokowi Pede Indonesia Jauh dari Resesi

Ekonomi Jepang dan AS Ambyar, Jokowi Pede Indonesia Jauh dari Resesi

Bisnis | Rabu, 28 Februari 2024 | 14:15 WIB

Terkini

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

×