Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Achmad Fauzi

Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB
Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru
Ilustrasi PLTP Gunung Ungaran. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
baca 10 detik
  • Akademisi menilai proyek PLTP Gunung Ungaran memperkuat ekonomi warga.
  • Aktivitas proyek tersebut memicu tumbuhnya usaha masyarakat seperti warung, toko, transportasi, dan kos.
  • Pemanfaatan energi panas bumi menghasilkan emisi rendah dan dikelola berkelanjutan melalui proses reinjeksi air.

Suara.com - Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran dinilai tidak hanya berpotensi memperkuat pasokan energi, tetapi juga menciptakan efek domino terhadap perekonomian masyarakat di sekitar wilayah proyek.

Akademisi Teknik Geologi Universitas Diponegoro (UNDIP) Yoga Aribowo mengatakan kehadiran proyek panas bumi dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, baik melalui penciptaan lapangan pekerjaan maupun tumbuhnya berbagai usaha pendukung.

Menurutnya, aktivitas proyek akan meningkatkan kebutuhan terhadap berbagai barang dan jasa di sekitar wilayah pengembangan. Kondisi tersebut berpotensi mendorong perputaran ekonomi yang lebih besar di tingkat masyarakat.

"Peluang tersebut dapat dirasakan melalui tumbuhnya usaha masyarakat seperti warung makan, toko, jasa transportasi, hingga tempat kos yang melayani kebutuhan pekerja dan aktivitas proyek," ujar Yoga di Jakarta, Minggu (13/9/2026).

Ilustrasi Panas Bumi (dok.Unsplash/ Viktor Kiryanov)
Ilustrasi Panas Bumi (dok.Unsplash/ Viktor Kiryanov)

Selain memberikan potensi dampak ekonomi, Yoga juga menilai pengembangan PLTP Gunung Ungaran dapat memberikan manfaat terhadap kualitas lingkungan.

Ia menjelaskan, energi panas bumi memiliki tingkat emisi yang relatif rendah dibandingkan sumber energi fosil. Emisi karbon dioksida (CO2) dari PLTP diperkirakan sekitar 100 gram per kilowatt hour (kWh), sedangkan emisi hidrogen sulfida (H2S) kurang dari 1 gram per kWh.

"Kalau semakin banyak porsi PLTP, tentu akan berkontribusi positif bagi kualitas lingkungan, baik udara, laut maupun air," jelas Yoga.

Yoga menjelaskan, energi panas bumi memanfaatkan uap dan air panas yang tersimpan dalam reservoir hingga ribuan meter di bawah permukaan bumi. Air tersebut merupakan bagian dari sistem reservoir panas bumi, bukan air tanah dangkal yang digunakan untuk sumur.

Setelah dimanfaatkan, fluida panas bumi kemudian dikembalikan ke reservoir melalui proses reinjeksi.

baca juga

"Dalam pemanfaatannya, air yang telah digunakan kemudian dikembalikan ke dalam lapisan bawah permukaan melalui proses reinjeksi, sehingga sumber daya panas bumi dapat dikelola secara berkelanjutan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Sekadar Energi Bersih, Panas Bumi Punya Peluang Bisnis

Tak Sekadar Energi Bersih, Panas Bumi Punya Peluang Bisnis

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 09:24 WIB

Potensi PLTP Gunung Ungaran 55 MW Belum Terbukti, Ahli Dorong Pengeboran Eksplorasi

Potensi PLTP Gunung Ungaran 55 MW Belum Terbukti, Ahli Dorong Pengeboran Eksplorasi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 18:42 WIB

ESDM Jamin Keamanan Candi Gedong Songo di Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran

ESDM Jamin Keamanan Candi Gedong Songo di Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 13:20 WIB

Terkini

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 18:25 WIB

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 18:21 WIB

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:14 WIB

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:10 WIB

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:05 WIB

×