Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

Mengapa Gas Fee Ethereum Bisa Sangat Mahal? Ini Faktor-faktor yang Mempengaruhinya

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 20 September 2024 | 18:33 WIB
Mengapa Gas Fee Ethereum Bisa Sangat Mahal? Ini Faktor-faktor yang Mempengaruhinya
Kripto Ethereum (Unsplash)

Suara.com - Ethereum adalah salah satu mata uang kripto yang paling populer sekarang. Selain karena harga ethereum yang tinggi, populernya Ethereum kemungkinan terjadi karena Ethereum menawarkan platform blockchain yang mendukung kontrak pintar (smart contracts) serta aplikasi terdesentralisasi (dApps). Ini memungkinkan pengembang untuk membuat berbagai aplikasi tanpa memerlukan otoritas pusat.

Kendati memiliki kelebihan, Ethereum memiliki biaya transaksi yang dikenal sebagai gas fee. Gas fee sendiri adalah biaya yang harus dibayar pengguna untuk melakukan transaksi di jaringan Ethereum atau menjalankan kontrak pintar (smart contract). Biaya ini sering dikeluhkan investor dan pengguna kripto. Sebab, Gas fee yang tinggi dapat membuat penggunaan Ethereum menjadi kurang efisien. Utamanya bagi mereka yang ingin bertransaksi dalam jumlah kecil.

Lantas, kenapa gas fee ethereum bisa sangat tinggi? Berikut ini adalah pembahasan tentang faktor-faktor utama yang menyebabkan gas fee Ethereum bisa sangat mahal.

Apa Itu Gas Fee dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Gas fee dalam jaringan Ethereum dihitung dalam unit gas yang mewakili sumber daya komputasi yang dibutuhkan untuk menjalankan transaksi atau kontrak pintar. Ketika pengguna mengirim Ethereum (ETH) atau menggunakan aplikasi terdesentralisasi (dApps), mereka harus membayar gas fee sebagai insentif kepada penambang untuk memproses transaksi tersebut. Adapun, setiap transaksi membutuhkan sejumlah gas tertentu yang tergantung pada kompleksitas dan ukuran transaksi.

Harga gas ini dinyatakan dalam Gwei. Ini merupakan pecahan kecil dari ETH yang dimana 1 Gwei sama dengan 0,000000001 ETH. Namun, gas fee ini tidak tetap dan dapat berubah-ubah karena beberapa faktor.

Salah satu faktor utama yang mempengaruhi gas fee adalah lalu lintas jaringan. Saat banyak pengguna aktif di jaringan dan ingin memproses transaksi pada saat yang sama, biaya gas akan meningkat. Ini karena adanya persaingan untuk ruang di blok. Ini tentu berbeda pada saat jaringan sepi. Sebab, gas fee cenderung lebih rendah karena jumlah pengguna dan proses transaksi lebih sedikit yang tentu menghilangkan proses persaingan.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gas Fee Ethereum
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi gas fee Ethereum. Berikut adalah beberapa diantaranya.
1. Kepadatan Jaringan
Salah satu faktor utama yang menyebabkan gas fee Ethereum melonjak adalah jaringan yang padat. Ketika banyak pengguna ingin melakukan transaksi dalam waktu yang bersamaan, pengguna dengan gas fee lebih tinggi akan diprioritaskan. Hal ini menyebabkan persaingan antar pengguna untuk mendapatkan ruang di blok. Pada akhirnya, meningkatkan biaya transaksi secara signifikan.

2. Kompleksitas Transaksi
Setiap transaksi di Ethereum memerlukan jumlah gas yang berbeda-beda. Jumlah tersebut tergantung pada kompleksitas transaksi tersebut. Semakin kompleks transaksi, semakin banyak sumber daya komputasi yang dibutuhkan. Maka dari itu, jumlah gas yang diperlukan semakin tinggi dan memperbesar biaya gas fee.

3. Harga ETH
Selain faktor internal jaringan, harga Ethereum (ETH) juga berperan dalam besaran gas fee. Ini Karena gas fee dibayar dalam ETH. Sehingga, ketika harga ETH meningkat, biaya gas dalam dolar AS juga akan naik.

baca juga

Bagaimana Cara Mengurangi Biaya Gas Fee?
Kendati cukup menjadi keluhan banyak investor karena harganya yang tinggi, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi biaya gas fee. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan.
1. Menggunakan Jaringan pada Waktu Sepi
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi gas fee adalah dengan melakukan transaksi pada saat jaringan sepi. Ini karena gas fee cenderung lebih rendah saat lalu lintas jaringan berkurang. Untuk itu, gunakan alat seperti pengukur gas fee dapat membantu pengguna menentukan kapan waktu terbaik untuk melakukan transaksi dengan biaya yang lebih rendah.

2. Menggunakan Solusi Layer 2
Solusi Layer 2 seperti Polygon atau Optimism menjadi alternatif yang lebih murah untuk bertransaksi di Ethereum. Teknologi Layer 2 dirancang untuk menangani transaksi di luar jaringan utama Ethereum namun tetap menjaga keamanan yang ditawarkan oleh blockchain Ethereum.

Dengan menggunakan Layer 2, pengguna dapat mengurangi gas fee yang harus dibayar. Sebab, transaksi yang dilakukan pada Layer 2 biasanya lebih murah dibandingkan dengan transaksi di Layer 1 yang merupakan jaringan utama Ethereum.

3. Memanfaatkan Fitur Batch Transaction
Beberapa aplikasi dan platform memungkinkan pengguna untuk menggabungkan beberapa transaksi menjadi satu. Istilah ini dikenal sebagai batch transaction. Dengan melakukan ini, pengguna dapat menghemat biaya gas karena hanya membayar satu kali gas fee untuk beberapa transaksi sekaligus. Ini sangat berguna bagi mereka yang sering melakukan banyak transaksi kecil.

Meskipun Ethereum masih menghadapi tantangan dengan gas fee yang tinggi dalam beberapa situasi, ini sebenarnya mencerminkan ekosistem Ethereum yang terus berkembang dan diminati banyak pihak. Dengan semakin banyaknya aplikasi, proyek, dan pengguna yang bermigrasi ke Ethereum, hal ini menunjukkan bahwa platform ini terus menjadi pilihan utama untuk berbagai solusi berbasis blockchain. Tingginya permintaan terhadap jaringan juga menunjukkan kepercayaan besar dari para pengembang dan pengguna terhadap potensi jangka panjang Ethereum.

Upgrade ke Ethereum 2.0 merupakan langkah penting yang sudah diambil untuk meningkatkan efisiensi jaringan dan mengurangi gas fee. Walaupun belum sepenuhnya menyelesaikan masalah ini, solusi seperti Layer 2 scaling terus dikembangkan untuk mengoptimalkan transaksi dengan biaya lebih rendah. Ini adalah bukti komitmen Ethereum dalam menciptakan ekosistem yang lebih inklusif dan efisien, sehingga pengguna dapat terus bertransaksi dan berinovasi di platform ini.

Bagi para investor dan pengguna, penting untuk melihat hal ini sebagai peluang untuk lebih memahami cara kerja jaringan dan mengelola transaksi secara lebih bijaksana. Dengan strategi yang tepat, seperti memanfaatkan teknologi Layer 2 atau melakukan transaksi di waktu sepi, gas fee bisa dikelola dengan lebih efektif. Seiring waktu, Ethereum diproyeksikan akan terus meningkatkan skalabilitasnya, sehingga biaya transaksi dapat semakin ditekan, menjadikan jaringan ini tetap relevan dan menarik bagi komunitas blockchain global.

Jika Anda tertarik untuk membeli Ethereum, pastikan Anda melakukannya dengan aman dan mudah di Tokocrypto. Platform ini terdaftar resmi di Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) di bawah pengawasan Kementerian Perdagangan RI. Dengan Tokocrypto, Anda bisa membeli Ethereum serta aset kripto lainnya dengan cepat dan aman!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Indodax, Dikabarkan Kena Hack Hingga Merugi Ratusan Miliar

Profil Indodax, Dikabarkan Kena Hack Hingga Merugi Ratusan Miliar

Bisnis | Rabu, 11 September 2024 | 15:31 WIB

Pasar Altcoin Merosot: Ethereum Turun Lebih Dari 10%

Pasar Altcoin Merosot: Ethereum Turun Lebih Dari 10%

Bisnis | Senin, 09 September 2024 | 17:06 WIB

Efisiensi Biaya Transaksi, Ethereum Jadi Ekosistem Menjanjikan di Masa Depan

Efisiensi Biaya Transaksi, Ethereum Jadi Ekosistem Menjanjikan di Masa Depan

Bisnis | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 21:45 WIB

Dorong Investasi Properti di Indonesia, BTN Terapkan Tokenisasi DIRE

Dorong Investasi Properti di Indonesia, BTN Terapkan Tokenisasi DIRE

Bisnis | Selasa, 30 Juli 2024 | 18:21 WIB

Bitcoin dan Ethereum Naik, Intip Analisis Pasar Crypto dan Prospek ETF Spot

Bitcoin dan Ethereum Naik, Intip Analisis Pasar Crypto dan Prospek ETF Spot

Bisnis | Rabu, 24 Juli 2024 | 07:25 WIB

Combo Harian Hamster Kombat 23 Juli 2024, Raih Koin Gratis untuk Tingkatkan Level

Combo Harian Hamster Kombat 23 Juli 2024, Raih Koin Gratis untuk Tingkatkan Level

Tekno | Selasa, 23 Juli 2024 | 12:32 WIB

Terkini

Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya

Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:15 WIB

IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham Migas

IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham Migas

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:13 WIB

Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar

Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:09 WIB

Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu

Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:00 WIB

DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi

DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:50 WIB

Oknum Dokter RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Ditangkap karena Nyabu

Oknum Dokter RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Ditangkap karena Nyabu

Jatim | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:41 WIB

Pre Order di Blibli Tanggal 22 Juli Hingga 13 Agustus, Lihat Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip 8

Pre Order di Blibli Tanggal 22 Juli Hingga 13 Agustus, Lihat Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip 8

Surakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:35 WIB

Misteri di Kamar Kos Metro: Menguak Tabir Kepergian Mendadak Dokter Muda Zulfikar

Misteri di Kamar Kos Metro: Menguak Tabir Kepergian Mendadak Dokter Muda Zulfikar

Lampung | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:32 WIB

Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital

Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:25 WIB

Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru

Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru

Malang | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:24 WIB

×