Perkuat Ekosistem UMKM, KemenKopUKM Dorong KUR Agregator

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 04 Oktober 2024 | 05:05 WIB
Perkuat Ekosistem UMKM, KemenKopUKM Dorong KUR Agregator
Ki-ka Plt (Pelaksana Tugas) Deputi Bidang UKM KemenKopUKM, Temmy Satya Permana dan Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi KemenKopUKM Ali Manshur dalam Konferensi Pers yang diselenggarakan di kantor KemenKopUKM, Jakarta Selatan, Kamis, (3/10/2024). (Dok: Kemenkop UKM)

Suara.com - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) mendorong agar Kredit Usaha Rakyat (KUR) dapat diakses oleh perusahaan yang mengumpulkan dan membawa produk-produk UMKM ke luar negeri alias agregator. Hal ini diperlukan untuk mengembangkan ekosistem UMKM Indonesia.

Plt (Pelaksana Tugas) Deputi Bidang UKM KemenKopUKM, Temmy Satya Permana mengatakan, selama ini, program KUR belum mengakomodir para agregator. Padahal agregator juga membutuhkan insentif pembiayaan.

"Tidak perlu sama seperti usaha mikro, kita subsidi (bunganya) 3 persen saja itu bisa membantu skala kecil menengah," ucap Temmy dalam Konferensi Pers yang diselenggarakan di kantor KemenKopUKM, Jakarta Selatan, Kamis, (3/10/2024).

Menurutnya, skema KUR untuk agregator juga dapat membantu pelaku usaha mikro memperluas jangkauan produknya.

“KUR Klaster misalnya yang ada saat ini, dapat memperkuat rantai pasok dengan mendukung perajin lokal dalam meningkatkan produksi dan memperluas jangkauan pasar,” jelasnya.

Selain agregator, KemenKopUKM juga mendorong KUR dapat menyasar Usaha Kecil Menengah (UKM) pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Pada rantai pasok Pemerintah dan BUMN, terdapat lebih dari 8.146.219 produk dan 346.857 penyedia UMKM dalam e-katalog LKPP, tetapi realisasi transaksi belanja produk UMKM baru mencapai Rp208,5 triliun atau 43% dari total belanja sebesar Rp844,2 triliun. KemenKopUKM berharap, realisasi tahun ini bisa mencapai Rp400 triliun, semua UMKM dapat mengambil manfaat dari program ini.

“Maka, pasarnya masih besar bagi UKM, yang salah satunya perlu didorong melalui sektor pembiayaan,” kata Temmy.

Berdasarkan catatan Kemenkop, mayoritas penerima kredit UMKM adalah usaha mikro sebesar 46,21 persen, diikuti oleh usaha kecil sebesar 31,26 persen, dan menengah sebesar 22,53 persen.

“Target porsi kredit perbankan ke UMKM sebesar 30 persen kami juga tidak yakin bisa tercapai. Sampai saat ini baru sekitar 19,6 persen. Maka, ada pekerjaan rumah yang belum selesai,” ujar Temmy.

baca juga

Dia berharap, pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Terpilih Pilpres 2024, Prabowo Subianto dapat mengakomodir usulan KUR untuk Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Agregator.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi KemenKopUKM Ali Manshur menambahkan, tujuan KemenKopUKM mengusulkan adanya KUR Agregator ini adalah untuk memperkuat pembiayaan bagi pelaku UKM.

“Skema-skema pembiayaan itu menyasar pelaku usaha mikro dengan mendorongnya dari bawah untuk naik kelas. Sementara kami mencoba menariknya dari atas. Karena itu, kami sedang merumuskan KUR Agregator di atas plafon Rp500 juta. Tetapi harus dipastikan pengaksesnya adalah pelaku UMKM,” terangnya.

Ali menambahkan, dalam mendukung inovasi pembiayaan dan investasi bagi UMKM, KemenKopUKM juga mengembangkan beberapa program prioritas.

Pertama, Program SME EPIC memberikan pendampingan kepada UMKM untuk terhubung dengan investor, termasuk pelatihan pitching dan business link up.

Kedua, Program Bisnis Layak Funding (BISLAF) menyediakan bantuan bagi lebih dari 180 UMKM dalam melakukan pitching kepada penyandang dana, sementara lebih dari 1.720 UMKM lainnya akan tetap mendapatkan akses pembiayaan melalui lembaga keuangan.

Ketiga, SME IPO membantu UMKM memasuki pasar modal melalui forum pasar modal, pelatihan terstruktur, business matching, serta kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memonitor proses IPO (Initial Public Offering).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembiayaan Kredit Kendaraan Listrik Tembus Rp29 Triliun Hingga Agustus 2024

Pembiayaan Kredit Kendaraan Listrik Tembus Rp29 Triliun Hingga Agustus 2024

Bisnis | Kamis, 03 Oktober 2024 | 14:52 WIB

Bikin Rugi UMKM, Pemerintah Bikin Tembok Penghalang Buat Aplikasi TEMU Masuk RI

Bikin Rugi UMKM, Pemerintah Bikin Tembok Penghalang Buat Aplikasi TEMU Masuk RI

Bisnis | Rabu, 02 Oktober 2024 | 17:00 WIB

Ekonomi RI Tak Baik-baik Saja, Penyaluran Kredit Perbankan Melemah

Ekonomi RI Tak Baik-baik Saja, Penyaluran Kredit Perbankan Melemah

Bisnis | Selasa, 01 Oktober 2024 | 18:29 WIB

Menkop UKM Andalkan Cerita Nusantara Kenalkan Produk UMKM ke Pasar Global

Menkop UKM Andalkan Cerita Nusantara Kenalkan Produk UMKM ke Pasar Global

Bisnis | Selasa, 01 Oktober 2024 | 15:33 WIB

Maskot Tumtum Siap Bawa UKM Indonesia Mendunia di World Expo 2025 Osaka

Maskot Tumtum Siap Bawa UKM Indonesia Mendunia di World Expo 2025 Osaka

Bisnis | Senin, 30 September 2024 | 06:36 WIB

Intip Cara Cepat dan Mudah Miliki Rumah Idaman dengan KPR

Intip Cara Cepat dan Mudah Miliki Rumah Idaman dengan KPR

Bisnis | Kamis, 26 September 2024 | 17:28 WIB

Kini Ada Kartu Kredit dengan Prinsip Syariah, Gimana Perhitungannya?

Kini Ada Kartu Kredit dengan Prinsip Syariah, Gimana Perhitungannya?

Bisnis | Selasa, 24 September 2024 | 10:47 WIB

Ubah Hobi Jadi Bisnis dengan Kredit BRIguna, Simak Keuntungannya

Ubah Hobi Jadi Bisnis dengan Kredit BRIguna, Simak Keuntungannya

Bisnis | Senin, 23 September 2024 | 14:11 WIB

Kasus Korupsi Kredit Macet BanK BUMN di Medan, MA Vonis Bebas Terpidana Mujianto

Kasus Korupsi Kredit Macet BanK BUMN di Medan, MA Vonis Bebas Terpidana Mujianto

News | Kamis, 19 September 2024 | 07:24 WIB

Enaknya Jadi Nagita Slavina, Dapat 3 Kartu Kredit dan Uang Belanja Sebanyak Ini dari Raffi Ahmad

Enaknya Jadi Nagita Slavina, Dapat 3 Kartu Kredit dan Uang Belanja Sebanyak Ini dari Raffi Ahmad

Lifestyle | Rabu, 18 September 2024 | 20:07 WIB

Terkini

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×