Pertamina Hulu Kalimantan Timur Dukung Kemandirian Pangan di Serambi Nusantara PPU

Iwan Supriyatna

Selasa, 08 Oktober 2024 | 09:30 WIB
Pertamina Hulu Kalimantan Timur Dukung Kemandirian Pangan di Serambi Nusantara PPU
PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) mengembangkan kapasitas kelompok tani dalam budidaya jamur.

Suara.com - Salah satu program CSR dari PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) berhasil menjadi satu-satunya pusat pengembangan dan pembelajaran (learning center) jamur di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, melalui Program Semai Jamur dengan Cerdas dan Berwawasan Pangan, atau disingkat Semur Cendawan.

Melalui program ini, PHKT mengembangkan kapasitas kelompok tani dalam budidaya jamur yang sekaligus mendukung pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan limbah serbuk kayu yang selama ini dibakar menghasilkan emisi karbon.

Tak hanya itu, program CSR unggulan PHKT Daerah Operasi Bagian Selatan (DOBS) ini turut berkontribusi mendorong kemandirian pangan di wilayah yang kini menjadi lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.

Program Semur Cendawan pernah meraih penghargaan Platinum (Elite) pada Nusantara CSR Awards 2024 pada kategori Mengakhiri Kelaparan melalui program CSR.

Pada tahun 2023 lalu, program ini pun mengantarkan PHKT-DOBS untuk meraih penghargaan Emas pada Anugerah Lingkungan PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Head of CRC Zona 10 Subholding Upstream Pertamina, Dharma Saputra, menjelaskan bahwa Program Semur Cendawan dirintis sejak awal 2022. Ide awalnya bermula dari keinginan untuk menjawab tantangan bagaimana mengurangi limbah serbuk kayu.

“Sebelum dilakukan pendampingan dari PHKT, pertanian jamur tiram masih dalam skala kecil yang dikelola oleh satu kelompok saja. Kini dengan adanya pendampingan, kemitraan di masyarakat semakin berkembang dalam mendukung ketahanan pangan wilayah sekitar,” terangnya.

Dharma menambahkan, pemanfaatan serbuk kayu turut mengurangi pembakaran total sekitar 240 ton per tahun limbah pabrik penggergajian (sawmill), penggunaan pupuk kimia 54 ton per tahun karena baglog jamur yang sudah tidak terpakai digunakan sebagai campuran pupuk organik bersama kotoran hewan, serta pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 40,77 ton CO2eq/tahun.

”Program Semur Cendawan dapat menjadi salah satu solusi dalam memenuhi kebutuhan pangan, mendukung upaya pelestarian lingkungan, dan menjadi sumber pendapatan tambahan bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan,” tutur Dharma.

baca juga

Program-program CSR Perusahaan, lanjut Dharma, senantiasa mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian penerima manfaat langsung maupun tidak langsung. Penetapan Program Semur Cendwan sebagai pusat pembelajaran budidaya jamur berdasarkan pada surat edaran Dinas Ketahananan Pangan Kabupaten PPU.

Berbagai inovasi yang dikembangkan dalam program ini, antara lain berupa intensifikasi pertanian di lahan pekarangan melalui pembangunan apartemen jamur, pembentukan pusat pembelajaran, Model Bisnis Kemitraan Plus bersama Masyarakat (Mitra Plusma), Olahan Produk Jamur, serta penerapan teknologi sederhana yaitu Sterilisasi Media Jamur Dalam Bejana (SEMENJANA), Pengkabut Rumah Cendawan dengan Terencana (BUMANTARA), dan Kompor Minyak Jelantah dengan Blower Tenaga Surya (KOMJEN BOSURYA ).

“Kehadiran pusat pembelajaran di program ini menjadi media pembelajaran kolektif kelompok atau masyarakat yang ingin memiliki komoditas penyangga di pekarangan melalui budidaya jamur tiram dan hortikultura,” kata Dharma.

Ketua Kelompok Bintang Jamur, Abdul Wahab, mengungkapkan bahwa dulu dirinya menjalankan produksi jamur dengan cara konvensional. Namun, sejak ada pendampingan dari PHKT pada tahun 2022, budidaya jamur mulai memanfaatkan limbah serbuk kayu. Inovasi ini turut membantu penyelesaian masalah limbah serbuk kayu di desanya, Kelurahan Waru, yang menghasilkan limbah baglog sekitar 36 ton per tahun.

Selain membina Kelompok Bintang Jamur, PHKT juga memberdayakan ibu-ibu dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia.

“Sejak dicetuskannya Program Semur Cendawan, pola pikir masyarakat sekitar terhadap permasalahan alih fungsi lahan yang terjadi dapat diubah dengan aksi pemanfataan lahan yang tersisa melalui kegiatan intensifikasi,” tambah Wahab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lawan Stunting, Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cikampek Gelar Program Upskilling

Lawan Stunting, Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cikampek Gelar Program Upskilling

Bisnis | Selasa, 08 Oktober 2024 | 07:28 WIB

Pertamina International Shipping Bantu Bersihkan 14 Ton Sampah di Sungai Ciliwung

Pertamina International Shipping Bantu Bersihkan 14 Ton Sampah di Sungai Ciliwung

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2024 | 15:27 WIB

WPI Bantu Petani Banyuasin Ubah Rawa Jadi Lahan Pangan

WPI Bantu Petani Banyuasin Ubah Rawa Jadi Lahan Pangan

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2024 | 14:58 WIB

Terkini

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:37 WIB

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Sport | Senin, 21 September 2026 | 22:26 WIB

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

News | Senin, 21 September 2026 | 22:25 WIB

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

News | Senin, 21 September 2026 | 22:23 WIB

×