Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.890

SKPI Songsong Indonesia Emas 2045 dengan Menggelar Doa Bersama untuk Presiden Terpilih

Iwan Supriyatna

Minggu, 20 Oktober 2024 | 07:05 WIB
SKPI Songsong Indonesia Emas 2045 dengan Menggelar Doa Bersama untuk Presiden Terpilih
Syarikat Kebangkitan Pemuda Islam (SKPI) menggelar kegiatan bertajuk doa bersama pemimpin bangsa.

Suara.com - Syarikat Kebangkitan Pemuda Islam (SKPI) menggelar kegiatan bertajuk doa bersama pemimpin bangsa. Kegiatan ini digelar sebagai wujud rasa syukur terpilihnya beberapa kader-kader muda SKPI yang akan berkontribusi dalam pemerintahan periode 2024-2029. Sekaligus menggelar doa bersama untuk pemerintahan Prabowo - Gibran.

"Jadi malam ini kami SKPI mengadakan syukuran atas terpilihnya pengurus-pengurus kita di DPR, MPR, maupun DPD RI," kata Ketua Umum SKPI Farhan Hasan, di kantor Majelis Pengurus Pusat SKPI, Kembang, Jakarta Selatan ditulis Minggu (20/10/2024).

Farhan menjelaskan, beberapa kader-kader SKPI telah menduduki posisi strategis, seperti Abcandra Muhammad Akbar Supratman Wakil Ketua MPR termuda yang juga merupakan mantan Ketua MPW SKPI Sulawesi Tengah.

Dan ada pula yang menjadi anggota DPR menjabat Wakil Sekretaris Fraksi PKS yakni Idrus Aljufrie yang merupakan Wakil Ketua Umum SKPI dan beberapa anggota dewan serta calon-calon kepala daerah.

Dalam kegiatan ini, SKPI juga turut menggelar doa bersama untuk pemerintahan berikutnya, yakni Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.

"Dilanjutkan dengan doa bersama untuk kebaikan dan keselamatan bangsa, pemerintah berikutnya agar senantiasa diberikan keberkahan keselamatan dan keberkahan dan juga agar bangsa Indonesia agar kita semua bersatu dalam rangka membesarkan bangsa ini," ujarnya.

Farhan juga berharap, pemerintahan selanjutnya dapat menjaga persatuan, dan mengajak gotong royong seluruh pihak terutama rakyat menuju Indonesia emas 2045.

"Kita harus bergotong-royong untuk membangun bangsa dalam rangka menuju Indonesia emas 2045," ucapnya.

Sementara itu, Sekjen SKPI Fauzan Rachmansyah menjelaskan, doa bersama ini sekaligus menjadi ajang penguatan dalam menghadapi berbagai dinamika tantangan bangsa di masa depan.

baca juga

"Bangsa kedepannya banyak tantangan situasi global, untuk itu persatuan dan kerukunan dalam negeri sangat penting.

Dan kita juga berdoa meminta kekuatan dari Allah agar memberikan kekuatan dan keberkahan untuk Pak Prabowo, kita doakan ini secara khusus," ucapnya.

Fauzan melanjutkan, diperlukan kestabilan dalam berbagai hal agar pembangunan bangsa kedepan bisa berjalan sesuai target. Sehingga, rakyat turut mendapatkan dampak positif dari kebijakan-kabijakan yang terarah.

"Kerukunan, persatuan dan kesejahteraan rakyat, menjadi kunci menjadikan Indonesia dijajaran negara maju pada tahun 2045," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Problematika Pendidikan Selama Satu Dekade di Era Presiden Jokowi

Problematika Pendidikan Selama Satu Dekade di Era Presiden Jokowi

Your Say | Kamis, 17 Oktober 2024 | 20:00 WIB

Kualitas Siswa Makin Jeblok, Serikat Guru Pemistis Indonesia Bisa Capai Generasi Emas 2045

Kualitas Siswa Makin Jeblok, Serikat Guru Pemistis Indonesia Bisa Capai Generasi Emas 2045

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 10:28 WIB

Penurunan Stunting di Indonesia: PR Jokowi untuk Pemerintahan Prabowo

Penurunan Stunting di Indonesia: PR Jokowi untuk Pemerintahan Prabowo

Your Say | Kamis, 17 Oktober 2024 | 08:47 WIB

Terkini

Drama 10 Gol, Inggris Juara 3 Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Prancis

Drama 10 Gol, Inggris Juara 3 Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Prancis

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 07:01 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 19 Juli 2026: Pintu Rezeki Terbuka Lebar

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 19 Juli 2026: Pintu Rezeki Terbuka Lebar

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 06:57 WIB

Ibadah Menjadi WNI: Mengapa Menertawakan Keadaan Jadi Tameng Terakhir Kita?

Ibadah Menjadi WNI: Mengapa Menertawakan Keadaan Jadi Tameng Terakhir Kita?

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 06:45 WIB

Solusi Finansial WNI di Taiwan, BRImo Hadir Permudah Transaksi Lintas Negara

Solusi Finansial WNI di Taiwan, BRImo Hadir Permudah Transaksi Lintas Negara

Bri | Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

×