"Pemupukan berimbang dengan memperhatikan kualitas tanah ini penting dilakukan, karena banyak di daerah-daerah di Indonesia yang kebablasan menggunakan pupuk. Di tempat lain ada yang menggunakan 800 kg/Ha padahal kebutuhannya hanya 175 kg/Ha. Ada yang salah dalam penyampaian informasi, terima kasih sekali teman-teman Pupuk Indonesia yang telah menyiapkan teknologi untuk pemupukan presisi,” pungkas Jekvy Hendra.