Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

IPOC 2024 Dua Dekade Kelapa Sawit Indonesia Menghadapi Tantangan dan Peluang Global

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 07 November 2024 | 12:48 WIB
IPOC 2024 Dua Dekade Kelapa Sawit Indonesia Menghadapi Tantangan dan Peluang Global
Petani sawit sedang memanen buah kelapa sawit. [dipenda.pekanbaru.go.id]

Suara.com - Konferensi Kelapa Sawit Indonesia ke-20 atau Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2024 dibuka dengan penuh semangat dan antusiasme dari berbagai kalangan.

Acara yang menjadi ajang penting bagi para pemangku kepentingan di industri kelapa sawit ini berhasil menarik perhatian banyak pihak, baik dari dalam negeri maupun internasional.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono mengatakan, pada edisi yang istimewa ini, IPOC merayakan dua dekade keberadaannya, yang mencatatkan pertumbuhan signifikan baik dalam jumlah peserta maupun kualitas diskusi.

"Antusiasme peserta setiap tahun merupakan indikator jelas bahwa IPOC terus berkembang dan berhasil menjadi platform yang penting untuk dialog, jaringan, serta kolaborasi di sektor kelapa sawit," kata Eddy di Bali, Kamis (7/11/2024).

IPOC 2024 mengusung tema “Seizing Opportunities Amidst Global Uncertainty”, yang menggarisbawahi tantangan besar yang dihadapi industri kelapa sawit global.

Ketidakpastian ekonomi global, ketegangan geopolitik, serta kebijakan proteksionisme, seperti peraturan Deforestasi Uni Eropa (EUDR), menjadi perhatian utama. Namun, meskipun ada penurunan dalam kinerja ekspor dan produksi pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya, industri kelapa sawit Indonesia masih menunjukkan potensi pertumbuhan yang positif di masa depan.

Dalam hal ini, pemerintah Indonesia terus mendorong program biodiesel B40 yang diharapkan dapat meningkatkan konsumsi domestik dan berpengaruh pada dinamika produksi serta ekspor.

Meski ada tantangan terkait stagnasi produksi akibat lambatnya program replanting perkebunan kecil, para pelaku industri optimis bahwa pasar kelapa sawit global akan kembali menguat pada tahun 2025.

Selain membahas isu ekonomi dan geopolitik, IPOC 2024 juga memberikan penghargaan kepada para petani kelapa sawit kecil yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam praktik pertanian berkelanjutan.

Salah satu penghargaan bergengsi tahun ini diberikan kepada KUD Kongbeng Bersatu dari Kutai Timur, Kalimantan Timur, yang berhasil meraih predikat sebagai kelompok tani dengan produktivitas tertinggi, yakni 36,84 ton per hektar per tahun.

Ini adalah tahun ketiga berturut-turut KUD Kongbeng Bersatu meraih gelar ini, sebuah pencapaian luar biasa yang menjadi contoh bagi petani lainnya.

Menghadapi tantangan besar di masa depan, IPOC 2024 menegaskan pentingnya kebijakan pemerintah yang tepat untuk menjaga daya saing industri kelapa sawit Indonesia.
Diharapkan, melalui kebijakan yang mendukung keberlanjutan dan efisiensi, Indonesia dapat terus mempertahankan posisinya sebagai produsen kelapa sawit terbesar di dunia sekaligus memajukan visi Indonesia Emas 2045.

Dengan berbagai peluang yang ada, para pemangku kepentingan dari industri kelapa sawit, baik yang hadir di IPOC maupun yang terlibat dalam diskusi sepanjang tahun, diharapkan dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi sektor ini dalam menghadapi ketidakpastian global.

Optimisme untuk tahun 2025 tetap tinggi, dengan harapan besar agar kelapa sawit Indonesia terus menjadi pilar utama perekonomian nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IPOC 2024 Dua Dekade Mengukir Sejarah dan Menyongsong Peluang Baru di Industri Kelapa Sawit

IPOC 2024 Dua Dekade Mengukir Sejarah dan Menyongsong Peluang Baru di Industri Kelapa Sawit

Bisnis | Kamis, 07 November 2024 | 11:28 WIB

Wamentan Sudaryono Soroti Beredarnya Bibit Sawit Palsu, Petani Diminta Cermat

Wamentan Sudaryono Soroti Beredarnya Bibit Sawit Palsu, Petani Diminta Cermat

Bisnis | Kamis, 07 November 2024 | 10:56 WIB

Hal-Hal yang Perlu Diketahui Generasi Muda tentang Sawit: Jangan Termakan Hoaks!

Hal-Hal yang Perlu Diketahui Generasi Muda tentang Sawit: Jangan Termakan Hoaks!

Lifestyle | Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:32 WIB

Terkini

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:14 WIB

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB