Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Menteri Perumahan dan Permukiman Buka Pameran Indonesia Tanah Airku, Tanah Tumpah Darahku

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 12 November 2024 | 14:55 WIB
Menteri Perumahan dan Permukiman Buka Pameran Indonesia Tanah Airku, Tanah Tumpah Darahku
Pameran “Indonesia Tanah Airku, Tanah Tumpah Darahku.”

Suara.com - Memperingati Hari Pahlawan Nasional, Ginting Institute yang didirikan oleh advokat korporat, keuangan, dan konsultan hukum pasar modal yang juga seorang kolektor seni Daniel Ginting bekerjasama dengan Galeri Zen 1 Jakarta menggelar pameran “Indonesia Tanah Airku, Tanah Tumpah Darahku.”

Pameran ini dibuka oleh Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Permukiman Republik Indonesia bertepatan dengan hari pahlawan yang dikenang oleh seluruh bangsa Indonesia.

Judul pameran ini diambil dari judul sketsa berjudul sama karya S. Sudjojono yang dibuat pada 1964 dan disinyalir merupakan inspirasi bagi karya berjudul “Mengatur Siasat” yang juga dibuat pada 1964, merupakan sebuah lukisan legendaris karya seniman yang biasa disapa dengan nama Djon itu.

Seperti yang tertera pada penjelasan mengenai sketsa Indonesia Tanah Airku, Tanah Tumpah Darahku itu, lukisan “Mengatur Siasat” merupakan sebuah karya monumental dari S. Sudjojono yang kini menjadi salah satu aset seni bangsa Indonesia yang tersimpan di Istana Kepresidenan di Bogor.

Dikuratori oleh Rizki Zaelani, pameran di Galeri Zen 1 ini menampilkan karya-karya dari Andang Iskandar, Arafura, Chusin Setiadikara, Ida Bagus Purwa, Nuraeni Hendra Gunawan, Oco Santoso, Ronald Apriyan, S. Dwi Stya Acong, Teja Astawa, Toni Antonius, dan Ugo Untoro.

Oleh Rizki, para seniman diminta untuk merespon sketsa yang kini merupakan koleksi Daniel Ginting tersebut dan menuangkan interpretasi mereka atas makna pahlawan dan tanah air dalam konteks masa kini.

Hal yang menarik untuk diamati dalam sebuah pameran yang mendudukan sebuah karya seorang seniman seperti yang dilakukan dalam pameran ini adalah beragamnya pembacaan dan gaya tutur yang muncul dalam karya-karya para seniman peserta pameran. Dengan cara baca serta pendekatan teknik yang berbeda, interpretasi atas sketsa Sudjojono tersebut menjadi terasa amat majemuk.

Selain lukisan yang sebagian besar digunakan para seniman untuk mersepon sketsa S. Sudjojono itu, terdapat pula karya fotografi yang dicetak di atas bidang aluminium yang melihat tindakan kepahlawanan dan bela negara dari perspektif lingkungan dengan menyoal sampah yang telah menjadi isu global dan penanggulangannya kini telah menjadi salah satu agenda penting berbagai negara yang bahkan juga merambah pada persoalan keamanan dan geo politik dunia.

Sementara sebuah karya instalasi video juga diketengahkan oleh Arafura Media Designyang membuat 45 interpretasi gambar digital yang dapat dialami secara interaktif oleh para pengunjung.

“Kami ingin mengajak para pengunjung pameran untuk memahami dan mengalami secara langsung perspektif kami dalam menginterpretasi sketsa Pak Djon yang kuat sekali goresannya. Maka, kami pun mencoba menghadirkan serangkaian gambar yang akan selalu berbeda seturut posisi para pengunjung memindainya,” kata Pita Tjokronegoro, salah seorang desainer dari Arafura yang berbasis di Bandung.

Karya-karya lukisan lain yang juga cukup menarik perhatian adalah karya Chusin Setaidikara, Ronald Apriyan dan Ugo Untoro.

Dalam sambutannya sebelum meresmikan pameran, Maruarar Sirait menyampaikan apresiasinya atas gagasan penyelenggaraan pameran ini.

Menurutnya, pameran merupakan sebuah tahap penting tak hanya untuk memberi ruang bagi para seniman untuk membincangkan wacana dan pemikiran serta mendapat etalase untuk mempertemukan karya-karya mereka dengan publik pencinta seni juga para kolektor, melainkan juga sarana untuk meningkatkan apresiasi dan nilai ekonomi sebuah karya yang diciptakan oleh seorang seniman.

Berlatar profesi sebagai seorang pengusaha, Maruarar amat meyakini, ekosistem dan pasar seni yang sehat dan fair, akan berdampak baik bagi perkembangan seni rupa Indonesia.

Ia juga menyoroti tentang fakta bahwa seorang seniman cenderung berfokus pada perkembangan gagasan dan bagaimana menuangkannya dengan baik ke dalam karya dengan teknik dan pendekatan artistik yang mereka kuasai, namun kerap abai pada persoalan nilai ekonomi dari karya mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Pemerintahan Prabowo Sediakan Rumah Murah Buat Rakyat

Strategi Pemerintahan Prabowo Sediakan Rumah Murah Buat Rakyat

Bisnis | Sabtu, 09 November 2024 | 10:52 WIB

Pemerintah Usul Tenor KPR Bisa Selama 30 Tahun

Pemerintah Usul Tenor KPR Bisa Selama 30 Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 November 2024 | 14:33 WIB

Tingkat Kepuasan Erick Thohir Sebagai Ketum PSSI Capai 94 Persen, Maruarar Sirait: Pantas!

Tingkat Kepuasan Erick Thohir Sebagai Ketum PSSI Capai 94 Persen, Maruarar Sirait: Pantas!

Bola | Selasa, 05 November 2024 | 19:07 WIB

Terkini

IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!

IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:08 WIB

Aturan DHE SDA Resmi, Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor Disimpan ke Bank Negara

Aturan DHE SDA Resmi, Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor Disimpan ke Bank Negara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:01 WIB

Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah

Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:44 WIB

Pertamina Bagikan Strategi Jaga Ketahanan Energi di Hadapan Mahasiswa

Pertamina Bagikan Strategi Jaga Ketahanan Energi di Hadapan Mahasiswa

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:53 WIB

Danantara Sumberdaya Jadi Biang Kerok, IHSG Masuk Level 6.000

Danantara Sumberdaya Jadi Biang Kerok, IHSG Masuk Level 6.000

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:51 WIB

Status Danantara Sumberdaya Indonesia Bukan BUMN

Status Danantara Sumberdaya Indonesia Bukan BUMN

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:29 WIB

Hormati Kontrak, Pemerintah Pastikan Tidak Ada Pemotongan Kuota Ekspor Gas pada 2026

Hormati Kontrak, Pemerintah Pastikan Tidak Ada Pemotongan Kuota Ekspor Gas pada 2026

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Rp17.674 per Dolar, Pasien di Desa Hingga Penderita Kanker Ikut Terancam

Rupiah Rp17.674 per Dolar, Pasien di Desa Hingga Penderita Kanker Ikut Terancam

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:01 WIB

Rupiah Anjlok Lagi, Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi Biang Kerok

Rupiah Anjlok Lagi, Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:57 WIB

Rosan Akui Kontrak Eksportir Bisa Dievaluasi lewat BUMN Ekspor Baru PT DSI

Rosan Akui Kontrak Eksportir Bisa Dievaluasi lewat BUMN Ekspor Baru PT DSI

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:44 WIB