Harga Bitcoin Capai US$90.000, Pengamat Prediksi Masih Bisa Menguat

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 14 November 2024 | 16:30 WIB
Harga Bitcoin Capai US$90.000, Pengamat Prediksi Masih Bisa Menguat
Ilustrasi Bitcoin [Envato]

Suara.com - Harga Bitcoin (BTC) masih sangat fluktuatif usai mencapai US $93,483 di Bitstamp. Berdasarkan data dari Cointelegraph Markets Pro dan TradingView, pencapaian ini terjadi selama sesi perdagangan di Wall Street, bertepatan dengan rilis data inflasi terbaru di Amerika Serikat. Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk bulan Oktober tercatat sesuai dengan ekspektasi di angka 2,6%, meskipun angka tersebut masih menunjukkan kenaikan, seperti yang dikonfirmasi oleh Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS).

Meskipun ada dampak terhadap kebijakan keuangan akibat data tersebut, harga kripto dengan kapitalisasi terbesar itu tetap stabil dan sempat melampaui angka US$90,000 untuk waktu singkat.

Pasar juga terus memperkirakan adanya pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan Desember, dengan probabilitas lebih dari 80% pada saat berita ini ditulis, menurut data dari alat FedWatch milik CME Group.

Para pengamat pasar kripto melihat sedikit hambatan makroekonomi yang dapat menghalangi kenaikan harga Bitcoin lebih lanjut.

"CPI sesuai harapan," ungkap Quinn Thompson, pendiri dan CIO dari hedge fund Lekker Capital, kepada pengikutnya di X, yang sebelumnya menyebut rilis data ini sebagai "tidak berarti." Ia menambahkan, "Sampai jumpa di $100k Bitcoin minggu depan."

Trader dan analis Michaël van de Poppe juga sepakat dengan target enam digit tersebut, mencatat bahwa pada 14 November akan ada data tambahan, kali ini dari Indeks Harga Produsen (PPI).

Dalam analisis pasar terbarunya, trader terkenal Skew menyoroti angka $95,000 sebagai "zona pasokan kunci" berdasarkan likuiditas buku pesanan di bursa. Ia mencatat bahwa aliran perdagangan saat sesi Asia cukup lambat dan volume yang menurun biasanya bertepatan dengan pergerakan di sesi Eropa/AS.

Dalam salah satu postingan blog Quicktake pada 13 November lalu, Onchained, seorang kontributor platform analitik on-chain CryptoQuant, memberikan pertanda bahwa kenaikan masih mungkin berlanjut. Mereka mencatat bahwa Indeks Top/Bottom Onchained telah turun ke level yang sama seperti saat harga mencapai $73,000 pada bulan Maret lalu, menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan.

Hasilnya menunjukkan bahwa BTC/USD "berpotensi naik dari level saat ini sebesar $93,000 untuk mencapai puncak antara $180,000 hingga $200,000." Mereka menekankan bahwa indikator tersebut masih berada di angka 0.27 dan puncak diperkirakan akan tercapai ketika indikator jatuh dalam rentang 0 hingga 0.09.

Dengan berbagai prediksi bullish mengenai harga Bitcoin ke depan, pasar kripto tampaknya optimis akan potensi kenaikan harga yang lebih tinggi dalam waktu dekat.

Desclaimer: Informasi yang disediakan di platform ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan edukasi mengenai investasi dalam aset kripto. Namun, penting untuk diingat bahwa semua keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab individu. Sebelum melakukan pembelian atau penjualan aset kripto, kami sangat menganjurkan agar Anda melakukan penelitian dan analisis yang mendalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Token Palapa Resmi Diperdagangkan di Bittime, Sempat Melonjak Hingga 400%

Token Palapa Resmi Diperdagangkan di Bittime, Sempat Melonjak Hingga 400%

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 15:13 WIB

Bullish, Harga Bitcoin dan Aset Kripto Lain Naik Signifikan

Bullish, Harga Bitcoin dan Aset Kripto Lain Naik Signifikan

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 12:13 WIB

Pemerintah Sudah Kantongi Rp29,9 Triliun Pajak Ekonomi Digital

Pemerintah Sudah Kantongi Rp29,9 Triliun Pajak Ekonomi Digital

Bisnis | Rabu, 13 November 2024 | 14:43 WIB

Kekayaan Brian Armstrong: Bos Coinbase yang Dikabarkan Pernah Menikah dengan Raline Shah

Kekayaan Brian Armstrong: Bos Coinbase yang Dikabarkan Pernah Menikah dengan Raline Shah

Bisnis | Selasa, 12 November 2024 | 06:30 WIB

Rekor Baru Harga Bitcoin Rp 1,2 Miliar, Dampak Pemilu AS dan Ketertarikan Institusional

Rekor Baru Harga Bitcoin Rp 1,2 Miliar, Dampak Pemilu AS dan Ketertarikan Institusional

Bisnis | Jum'at, 08 November 2024 | 10:04 WIB

Flipster Hadirkan Penarikan Kripto Bebas Biaya Melalui Kolaborasi BNB Chain

Flipster Hadirkan Penarikan Kripto Bebas Biaya Melalui Kolaborasi BNB Chain

Bisnis | Jum'at, 08 November 2024 | 09:34 WIB

Terkini

IHSG Rebound Pagi Ini, Cek Saham yang Cuan

IHSG Rebound Pagi Ini, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:14 WIB

Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BRI

Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BRI

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:12 WIB

Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia

Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:09 WIB

Menlu Iran Desak Raja Arab Saudi Usir Amerika Serikat

Menlu Iran Desak Raja Arab Saudi Usir Amerika Serikat

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:08 WIB

Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia

Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:02 WIB

Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:56 WIB

Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global

Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:45 WIB

Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya

Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:34 WIB

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:17 WIB