Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Harga Bitcoin Capai US$90.000, Pengamat Prediksi Masih Bisa Menguat

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 14 November 2024 | 16:30 WIB
Harga Bitcoin Capai US$90.000, Pengamat Prediksi Masih Bisa Menguat
Ilustrasi Bitcoin [Envato]

Suara.com - Harga Bitcoin (BTC) masih sangat fluktuatif usai mencapai US $93,483 di Bitstamp. Berdasarkan data dari Cointelegraph Markets Pro dan TradingView, pencapaian ini terjadi selama sesi perdagangan di Wall Street, bertepatan dengan rilis data inflasi terbaru di Amerika Serikat. Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk bulan Oktober tercatat sesuai dengan ekspektasi di angka 2,6%, meskipun angka tersebut masih menunjukkan kenaikan, seperti yang dikonfirmasi oleh Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS).

Meskipun ada dampak terhadap kebijakan keuangan akibat data tersebut, harga kripto dengan kapitalisasi terbesar itu tetap stabil dan sempat melampaui angka US$90,000 untuk waktu singkat.

Pasar juga terus memperkirakan adanya pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan Desember, dengan probabilitas lebih dari 80% pada saat berita ini ditulis, menurut data dari alat FedWatch milik CME Group.

Para pengamat pasar kripto melihat sedikit hambatan makroekonomi yang dapat menghalangi kenaikan harga Bitcoin lebih lanjut.

"CPI sesuai harapan," ungkap Quinn Thompson, pendiri dan CIO dari hedge fund Lekker Capital, kepada pengikutnya di X, yang sebelumnya menyebut rilis data ini sebagai "tidak berarti." Ia menambahkan, "Sampai jumpa di $100k Bitcoin minggu depan."

Trader dan analis Michaël van de Poppe juga sepakat dengan target enam digit tersebut, mencatat bahwa pada 14 November akan ada data tambahan, kali ini dari Indeks Harga Produsen (PPI).

Dalam analisis pasar terbarunya, trader terkenal Skew menyoroti angka $95,000 sebagai "zona pasokan kunci" berdasarkan likuiditas buku pesanan di bursa. Ia mencatat bahwa aliran perdagangan saat sesi Asia cukup lambat dan volume yang menurun biasanya bertepatan dengan pergerakan di sesi Eropa/AS.

Dalam salah satu postingan blog Quicktake pada 13 November lalu, Onchained, seorang kontributor platform analitik on-chain CryptoQuant, memberikan pertanda bahwa kenaikan masih mungkin berlanjut. Mereka mencatat bahwa Indeks Top/Bottom Onchained telah turun ke level yang sama seperti saat harga mencapai $73,000 pada bulan Maret lalu, menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan.

Hasilnya menunjukkan bahwa BTC/USD "berpotensi naik dari level saat ini sebesar $93,000 untuk mencapai puncak antara $180,000 hingga $200,000." Mereka menekankan bahwa indikator tersebut masih berada di angka 0.27 dan puncak diperkirakan akan tercapai ketika indikator jatuh dalam rentang 0 hingga 0.09.

Dengan berbagai prediksi bullish mengenai harga Bitcoin ke depan, pasar kripto tampaknya optimis akan potensi kenaikan harga yang lebih tinggi dalam waktu dekat.

Desclaimer: Informasi yang disediakan di platform ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan edukasi mengenai investasi dalam aset kripto. Namun, penting untuk diingat bahwa semua keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab individu. Sebelum melakukan pembelian atau penjualan aset kripto, kami sangat menganjurkan agar Anda melakukan penelitian dan analisis yang mendalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Token Palapa Resmi Diperdagangkan di Bittime, Sempat Melonjak Hingga 400%

Token Palapa Resmi Diperdagangkan di Bittime, Sempat Melonjak Hingga 400%

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 15:13 WIB

Bullish, Harga Bitcoin dan Aset Kripto Lain Naik Signifikan

Bullish, Harga Bitcoin dan Aset Kripto Lain Naik Signifikan

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 12:13 WIB

Pemerintah Sudah Kantongi Rp29,9 Triliun Pajak Ekonomi Digital

Pemerintah Sudah Kantongi Rp29,9 Triliun Pajak Ekonomi Digital

Bisnis | Rabu, 13 November 2024 | 14:43 WIB

Kekayaan Brian Armstrong: Bos Coinbase yang Dikabarkan Pernah Menikah dengan Raline Shah

Kekayaan Brian Armstrong: Bos Coinbase yang Dikabarkan Pernah Menikah dengan Raline Shah

Bisnis | Selasa, 12 November 2024 | 06:30 WIB

Rekor Baru Harga Bitcoin Rp 1,2 Miliar, Dampak Pemilu AS dan Ketertarikan Institusional

Rekor Baru Harga Bitcoin Rp 1,2 Miliar, Dampak Pemilu AS dan Ketertarikan Institusional

Bisnis | Jum'at, 08 November 2024 | 10:04 WIB

Flipster Hadirkan Penarikan Kripto Bebas Biaya Melalui Kolaborasi BNB Chain

Flipster Hadirkan Penarikan Kripto Bebas Biaya Melalui Kolaborasi BNB Chain

Bisnis | Jum'at, 08 November 2024 | 09:34 WIB

Terkini

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB

Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Kapan Cair? Kabar Gembira, Jadwal Pencairan PPPK Sudah Diumumkan

Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Kapan Cair? Kabar Gembira, Jadwal Pencairan PPPK Sudah Diumumkan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:42 WIB

Purbaya Blak-blakan Restrukturisasi Utang Whoosh Lelet, Padahal Sudah Diputuskan

Purbaya Blak-blakan Restrukturisasi Utang Whoosh Lelet, Padahal Sudah Diputuskan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:34 WIB

Laba Melesat 317%, Emiten Ini Ungkap Strategi Monetisasi Kawasan

Laba Melesat 317%, Emiten Ini Ungkap Strategi Monetisasi Kawasan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:01 WIB