Boikot McDonald's Memperburuk Keuangan Sosro, Bakal Ada PHK Massal?

M Nurhadi

Rabu, 27 November 2024 | 15:14 WIB
Boikot McDonald's Memperburuk Keuangan Sosro, Bakal Ada PHK Massal?
Profil PT Sinar Sosro (sinarsosro.id)

Suara.com - Protes dan boikot global terhadap McDonald’s, jaringan restoran cepat saji asal Amerika Serikat, terus berlanjut dan berdampak pada keuangan perusahaan serta mitra pengelola waralaba di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Laporan dari beberapa media internasional pada akhir Oktober mengindikasikan bahwa penjualan McDonald’s mengalami penurunan selama dua kuartal berturut-turut, yang merupakan penurunan terburuk sejak krisis Covid-19 pada tahun 2020, di tengah meningkatnya gerakan boikot dan protes di Eropa serta negara-negara Muslim.

McDonald’s menjadi target boikot karena dianggap memiliki hubungan bisnis yang erat dan aktif mendukung agresi Israel terhadap Gaza.

Selain McDonald’s, merek-merek internasional lainnya seperti Starbucks, Coca-Cola, Unilever, Danone, dan KFC juga menjadi sasaran boikot.

Menurut BDS Indonesia, perwakilan gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi di Indonesia, McDonald’s menjadi fokus utama boikot karena perusahaan tersebut memberikan layanan kepada militer Israel.

"Hal ini secara langsung berkontribusi pada dukungan terhadap genosida," ungkap organisasi tersebut dalam sebuah cuitan di media sosial X (dulu Twitter) pada bulan Juli, merujuk pada lebih dari 45.000 warga sipil yang tewas akibat agresi Israel sejak Oktober 2023.

Alasan lain yang disampaikan BDS Indonesia adalah bahwa McDonald’s diketahui melakukan investasi besar untuk mendukung perekonomian Israel.

Menurut laporan dari surat kabar Inggris, The Independent (29/10), McDonald’s memiliki 225 restoran di Israel dengan total 5.000 karyawan. Waralaba ini sebelumnya dikelola oleh sebuah konsorsium bisnis Israel sebelum akhirnya dibeli kembali oleh McDonald’s dan masih beroperasi hingga saat ini.

Dampak pada Sosro

baca juga

Di Indonesia, Rekso Group, yang dikenal dengan produk ikonik Teh Botol Sosro, juga merasakan dampak sejak gerakan boikot terhadap Israel dan produk pro-Israel mulai marak lebih dari setahun yang lalu. Beberapa gerai McDonald’s di Indonesia dilaporkan telah tutup.

Meskipun tidak ada informasi rinci mengenai hal ini, penurunan penjualan McDonald’s juga menunjukkan bahwa pendapatan Rekso Group mungkin terdampak dalam periode yang sama. Indikasi lain terlihat dari langkah perusahaan yang baru-baru ini melakukan penggabungan dua anak usaha andalannya.

Menurut situs Agrifood.id pada awal pekan lalu (17/10/2024), merger ini akan menggabungkan PT Sinar Sosro dengan PT Sinar Sosro Gunung Slamat.

“Kedua entitas ini akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 15 November 2024 untuk mendapatkan persetujuan merger,” demikian laporan tersebut mengutip prospektus.

Setelah merger selesai, bisnis teh Rekso Group akan dikelola oleh Sinar Sosro Gunung Slamat. Sinar Sosro akan dibubarkan tanpa likuidasi sebagai konsekuensi dari merger tersebut, dan seluruh aset serta liabilitas Sinar Sosro akan dialihkan ke Sinar Sosro Gunung Slamat.

Namun, nasib karyawan kedua perusahaan masih belum jelas. Dalam laporan disebutkan bahwa “karyawan dari kedua perusahaan akan diberikan opsi untuk bergabung dengan perusahaan baru atau tidak. Bagi mereka yang memilih untuk tidak bergabung, hak-hak mereka akan diselesaikan sesuai dengan peraturan yang berlaku.”

Hingga saat ini, belum ada informasi terkait sikap serikat pekerja mengenai opsi yang ditawarkan.

Sinar Sosro merupakan produsen minuman seperti Teh Botol Sosro, Fruit Tea, Country Choice, air mineral Prim-a, Step, dan TEBS.

Karena berada di bawah naungan yang sama dengan McDonald’s Indonesia, produk-produk Sosro tersebut juga ditawarkan sebagai menu bundling di semua gerai McDonald’s. Oleh karena itu, penjualan Teh Botol Sosro juga terpengaruh oleh perubahan pola konsumsi masyarakat yang mulai menjauhi McDonald’s sebagai bentuk protes terhadap agresi Israel di Gaza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

41 Kali Gagal! PBB Sebut Israel Halangi Bantuan Menyelamatkan Nyawa di Gaza

41 Kali Gagal! PBB Sebut Israel Halangi Bantuan Menyelamatkan Nyawa di Gaza

News | Rabu, 27 November 2024 | 12:48 WIB

Israel-Hizbullah Gencatan Senjata, Warga Palestina Makin Terancam

Israel-Hizbullah Gencatan Senjata, Warga Palestina Makin Terancam

News | Rabu, 27 November 2024 | 12:33 WIB

Dari Biden Hingga Von der Leyen: Dunia Bereaksi Atas Gencatan Senjata Lebanon-Israel

Dari Biden Hingga Von der Leyen: Dunia Bereaksi Atas Gencatan Senjata Lebanon-Israel

News | Rabu, 27 November 2024 | 12:20 WIB

Terkini

15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator

15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 07:24 WIB

Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran

Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 07:13 WIB

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 07:05 WIB

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

News | Selasa, 01 September 2026 | 07:00 WIB

Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?

Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:57 WIB

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:57 WIB

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:45 WIB

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:33 WIB

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:21 WIB

Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen

Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:11 WIB

×