Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Waskita Beton Precast Torehkan Nilai Kontrak Baru Rp2,22 Triliun Hingga November 2024

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 19 Desember 2024 | 14:31 WIB
Waskita Beton Precast Torehkan Nilai Kontrak Baru Rp2,22 Triliun Hingga November 2024
PT Waskita Beton Precast Tbk. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - PT Waskita Beton Precast Tbk, (WSBP) mencatatkan nilai kontrak baru hingga November 2024 capai Rp2,22 triliun. Angka itu naik 60,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,38 triliun.

Sekretaris Perusahaan Waskita Beton Fandy Dewanto mengatakan, raihan nilai kontrak baru itu telah mencapai 96,6 persen dari target perseroan tahun 2024.

"Kontrak baru ini berasal dari pasar eksternal, yang terdiri dari pelanggan dari berbagai segmen seperti BUMN, swasta, dan pemerintah," ujarnya dalam paparan publik secara online, Kamis (19/12/2024).

Fandy menuturkan, sebagian atau sebesar 30 persen perolehan kontrak baru berasal dari induk usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Secara segmen, kontrak baru itu terdiri dari 37 persen dari segmen precast, 36 persen dari segmen readymix. Sisanya segmen jasa konstruksi menyumbang 26 persen dari kontrak baru.

"Beberapa proyek yang kami highlight, mungkin di sini dari segmen jasa konstruksi, ada pembangunan kontainer yard di Pelabuhan Batu Ampar, lalu juga ada pembangunan gedung UNIPI persis di Bandung lalu kami juga supply untuk break-ass, di tol Serang-Panimbang dan juga tol Akses Patimban, kami juga supply ke LRT Telodrome untuk produk readymix dan juga precast, serta tol Probolinggo, Banyuwangi," ucap dia.

Fandi menambahkan, hingga September 2024, WSBP meraup pendapatan sebesar Rp1,33 triliun atau tumbuh 29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurut dia, segmen precast jadi kontribusi terbesar pendapatan yang sebesar Rp588 miliar atau sekitar 44 persen dari total pendapatan.

"Dengan ada peningkatan nilai kontrak baru dan juga pendapatan ini juga meningkatkan capaian laba kotor di profitabilitas operasi WSBP, di mana per September WSBP berhasil mencatatkan laba kotor sekitar Rp282 miliar, atau naik sekitar 87 persen secara year-on-year dari periode yang sama tahun 2023," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WSBP Ikuti Sejumlah Tender di Penghujung 2024 dengan Total Nilai Kontrak Rp 2,78 Triliun

WSBP Ikuti Sejumlah Tender di Penghujung 2024 dengan Total Nilai Kontrak Rp 2,78 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 November 2024 | 17:04 WIB

Pendapatan Usaha WSBP Melonjak 29,1% di Triwulan III-2024, Didominasi Penjualan Produk Precast

Pendapatan Usaha WSBP Melonjak 29,1% di Triwulan III-2024, Didominasi Penjualan Produk Precast

Bisnis | Selasa, 22 Oktober 2024 | 08:20 WIB

WSBP Raih Kontrak Rp 117 Miliar untuk Proyek Konstruksi UNIPI PERSIS Bandung

WSBP Raih Kontrak Rp 117 Miliar untuk Proyek Konstruksi UNIPI PERSIS Bandung

Bisnis | Selasa, 15 Oktober 2024 | 16:36 WIB

Terkini

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB