Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Waskita Beton Precast Torehkan Nilai Kontrak Baru Rp2,22 Triliun Hingga November 2024

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 19 Desember 2024 | 14:31 WIB
Waskita Beton Precast Torehkan Nilai Kontrak Baru Rp2,22 Triliun Hingga November 2024
PT Waskita Beton Precast Tbk. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - PT Waskita Beton Precast Tbk, (WSBP) mencatatkan nilai kontrak baru hingga November 2024 capai Rp2,22 triliun. Angka itu naik 60,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,38 triliun.

Sekretaris Perusahaan Waskita Beton Fandy Dewanto mengatakan, raihan nilai kontrak baru itu telah mencapai 96,6 persen dari target perseroan tahun 2024.

"Kontrak baru ini berasal dari pasar eksternal, yang terdiri dari pelanggan dari berbagai segmen seperti BUMN, swasta, dan pemerintah," ujarnya dalam paparan publik secara online, Kamis (19/12/2024).

Fandy menuturkan, sebagian atau sebesar 30 persen perolehan kontrak baru berasal dari induk usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Secara segmen, kontrak baru itu terdiri dari 37 persen dari segmen precast, 36 persen dari segmen readymix. Sisanya segmen jasa konstruksi menyumbang 26 persen dari kontrak baru.

"Beberapa proyek yang kami highlight, mungkin di sini dari segmen jasa konstruksi, ada pembangunan kontainer yard di Pelabuhan Batu Ampar, lalu juga ada pembangunan gedung UNIPI persis di Bandung lalu kami juga supply untuk break-ass, di tol Serang-Panimbang dan juga tol Akses Patimban, kami juga supply ke LRT Telodrome untuk produk readymix dan juga precast, serta tol Probolinggo, Banyuwangi," ucap dia.

Fandi menambahkan, hingga September 2024, WSBP meraup pendapatan sebesar Rp1,33 triliun atau tumbuh 29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurut dia, segmen precast jadi kontribusi terbesar pendapatan yang sebesar Rp588 miliar atau sekitar 44 persen dari total pendapatan.

"Dengan ada peningkatan nilai kontrak baru dan juga pendapatan ini juga meningkatkan capaian laba kotor di profitabilitas operasi WSBP, di mana per September WSBP berhasil mencatatkan laba kotor sekitar Rp282 miliar, atau naik sekitar 87 persen secara year-on-year dari periode yang sama tahun 2023," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WSBP Ikuti Sejumlah Tender di Penghujung 2024 dengan Total Nilai Kontrak Rp 2,78 Triliun

WSBP Ikuti Sejumlah Tender di Penghujung 2024 dengan Total Nilai Kontrak Rp 2,78 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 November 2024 | 17:04 WIB

Pendapatan Usaha WSBP Melonjak 29,1% di Triwulan III-2024, Didominasi Penjualan Produk Precast

Pendapatan Usaha WSBP Melonjak 29,1% di Triwulan III-2024, Didominasi Penjualan Produk Precast

Bisnis | Selasa, 22 Oktober 2024 | 08:20 WIB

WSBP Raih Kontrak Rp 117 Miliar untuk Proyek Konstruksi UNIPI PERSIS Bandung

WSBP Raih Kontrak Rp 117 Miliar untuk Proyek Konstruksi UNIPI PERSIS Bandung

Bisnis | Selasa, 15 Oktober 2024 | 16:36 WIB

Terkini

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB