Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 6.108,209
LQ45 608,577
Srikehati 300,350
JII 364,879
USD/IDR 18.036

Ekonom: Kemitraan PLN-IPP Bisa Wujudkan Target Energi Baru Terbarukan

Achmad Fauzi

Kamis, 19 Desember 2024 | 15:21 WIB
Ekonom: Kemitraan PLN-IPP Bisa Wujudkan Target Energi Baru Terbarukan
Proyek pembangunan Pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) yang kian diminati oleh para calon mitra dan kontraktor EPC dari berbagai Negara ini tetap menitikberatkan pada pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sesuai regulasi Pemerintah.

Suara.com - Pemerintah tengah berupaya mengejar target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) yang lebih bersih dan berkelanjutan. Namun, realisasi bauran EBT baru mencapai 13,09 persen pada 2023, masih di bawah target 17,87 persen. Hingga semester I 2024, kapasitas pembangkit listrik EBT yang terpasang baru memenuhi 66,6 persen dari target tahunan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2024 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN), bauran EBT minimal harus mencapai 23 persen pada 2025. Pemerintah juga menggodok rancangan peraturan baru yang lebih ambisius, dengan target 60 persen pada 2050 dan 70 persen pada 2060.

Untuk mencapainya, pemerintah bersama PT PLN (Persero) menyusun Rancangan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2035, termasuk bekerja sama dengan pengembang pembangkit listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP).

Kolaborasi dengan IPP dianggap strategis dalam memastikan suplai energi yang andal, merata, dan berkelanjutan. IPP membawa teknologi modern dan inovasi, menekan biaya produksi listrik, serta memastikan pasokan listrik lebih stabil. Selain itu, kehadiran IPP membantu menekan beban fiskal negara, mengingat pembangunan infrastruktur EBT yang mahal.

"Ada keterbatasan untuk pembiayaan pembangkit listrik EBT, dan fiscal space kita sudah sangat terbatas sehingga sulit untuk memenuhi itu, dan kalau PLN harus membiayai sebagian besar itu dia harus pinjam, di situ balancing-nya IPP," ujar Ekonom Chatib Basri, seperti dikutip, Kamis (19/12/2024).

Untuk pengembangan infrastruktur energi terbarukan di sektor ketenagalistrikan hingga 2025, pemerintah membutuhkan investasi sekitar USD14,2 miliar atau Rp22,78 triliun. Kehadiran IPP penting untuk menarik investasi dari green bond atau green financing, mendukung stabilitas fiskal, dan memastikan listrik menjangkau seluruh pelosok negeri.

Menurut Chatib, investasi swasta melalui proyek IPP memungkinkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk sektor lain. Selain itu, proyek-proyek IPP berdampak positif secara langsung kepada masyarakat.

"Pemerintah untuk mengejar target 8 persen itu butuh energi listrik besar, IPP bisa punya role di sini," jelas Chatib.

Proyek IPP juga menciptakan lapangan kerja baru bagi ribuan tenaga kerja di sektor energi. Energi EBT yang lebih bersih dalam jangka panjang semakin murah, sehingga tarif listrik akan mengikuti.

baca juga

Inovasi sektor EBT merangsang industri, menciptakan rantai pasok dan manufaktur energi terbarukan, mulai dari produksi sel tenaga surya hingga komponen mobil listrik.

Kolaborasi pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci pembangunan infrastruktur EBT. Pemerintah memperbaiki regulasi dan memberikan insentif, sementara sektor swasta berinvestasi dalam teknologi dan inovasi.

Upaya ini tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen sesuai target Presiden Prabowo Subianto, tetapi juga mewujudkan masa depan energi yang lebih hijau dan ramah lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Indonesia Power Siapkan Lebih dari 19 Gigawatt dan Ribuan Personil Siaga Sambut Nataru

PLN Indonesia Power Siapkan Lebih dari 19 Gigawatt dan Ribuan Personil Siaga Sambut Nataru

Bisnis | Kamis, 19 Desember 2024 | 07:42 WIB

PLN Indonesia Power Bersama Bank Indonesia Perluas Pemanfaatan Limbah Uang Kertas Sebagai Bahan Bakar di PLTU

PLN Indonesia Power Bersama Bank Indonesia Perluas Pemanfaatan Limbah Uang Kertas Sebagai Bahan Bakar di PLTU

Bisnis | Sabtu, 14 Desember 2024 | 16:24 WIB

Babak Akhir Sritex! Listrik Pabrik Terancam Gelap, Ribuan Buruh Histeris

Babak Akhir Sritex! Listrik Pabrik Terancam Gelap, Ribuan Buruh Histeris

Bisnis | Senin, 09 Desember 2024 | 11:16 WIB

Terkini

Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026

Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:10 WIB

Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas

Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:01 WIB

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:42 WIB

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:35 WIB

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:30 WIB

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:22 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:11 WIB

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:08 WIB

×