Babak Akhir Sritex! Listrik Pabrik Terancam Gelap, Ribuan Buruh Histeris

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 09 Desember 2024 | 11:16 WIB
Babak Akhir Sritex! Listrik Pabrik Terancam Gelap, Ribuan Buruh Histeris
Perusahaan tekstil yang pernah menjadi kebanggaan bangsa ini kini berada di ambang kehancuran, mengancam ribuan nasib pekerja.

Suara.com - Nasib PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) semakin mengkhawatirkan. Perusahaan tekstil yang pernah menjadi kebanggaan bangsa ini kini berada di ambang kehancuran, mengancam ribuan nasib pekerja.

Informasi terbaru menyebutkan bahwa pabrik Sritex terancam mengalami pemutusan aliran listrik. Hal ini disebabkan oleh pemblokiran rekening perusahaan oleh kurator, yang mengakibatkan ketidakmampuan Sritex untuk membayar tagihan listrik.

Jika hal ini terjadi, maka seluruh aktivitas produksi akan lumpuh total dan ribuan pekerja akan kehilangan mata pencaharian.

"Ini semakin menambah geram kami (buruh) dan suasana akan makin mencekam," kata Koordinator Serikat Pekerja Sritex Group, Slamet Kaswanto dalam keterangannya dikutip Senin (9/12/2024).

Slamet mengatakan selain ancaman pemutusan aliran listrik, para pekerja Sritex juga menghadapi ancaman tidak menerima gaji. Dengan kondisi keuangan perusahaan yang semakin kritis, pembayaran gaji menjadi tidak pasti akibat tidak beroperasinya pabrik karena rekening perusahaan diblokir kurator.

Hal ini tentu saja sangat memukul para pekerja yang menggantungkan hidup dari upah yang mereka terima.

"Karena yang ada di benak mereka, perusahaan pailit adalah pabrik tutup, PHK, pesangon," katanya.

Ketidakpastian nasib Sritex telah menimbulkan kecemasan yang mendalam di kalangan para pekerja. Mereka khawatir akan masa depan mereka dan keluarga mereka. Banyak di antara mereka yang telah bekerja di Sritex selama bertahun-tahun dan telah menganggap perusahaan ini sebagai bagian dari keluarga.

"Hal itu bukanlah pilihan mereka semua, karena sejatinya mereka semua hanya ingin bekerja, terus dalam hubungan kerja, terus gajian untuk mencukupi kebutuhan hidup," tuturnya.

baca juga

Pemerintah dan serikat pekerja telah berupaya keras untuk mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi Sritex. Namun, hingga saat ini belum ada titik terang yang terlihat. Serikat pekerja terus mendesak pemerintah untuk turun tangan dan memberikan solusi yang konkret agar nasib para pekerja tidak semakin terpuruk.

"Kami juga ingin menyampaikan kepada pemerintah, untuk lebih serius lagi memikirkan kelangsungan kerja kami," ujar Slamet.

Situasi yang dihadapi Sritex saat ini merupakan cerminan dari krisis yang lebih luas dalam industri tekstil Indonesia. Peningkatan persaingan global, perubahan tren konsumen, dan masalah utang yang menumpuk menjadi beberapa faktor yang menyebabkan banyak perusahaan tekstil kesulitan bertahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Pengguna Jadikan Wuling Cloud EV Sebagai Mobil Keluarga

Cerita Pengguna Jadikan Wuling Cloud EV Sebagai Mobil Keluarga

Otomotif | Senin, 09 Desember 2024 | 09:19 WIB

Ini Deretan Faktor Penyebab Nissan Terancam Gulung Tikar

Ini Deretan Faktor Penyebab Nissan Terancam Gulung Tikar

Otomotif | Minggu, 08 Desember 2024 | 11:10 WIB

Akan Bawa 7 Model Mobil ke Indonesia, Geely Auto Tak Cuma Main di Mobil Listrik

Akan Bawa 7 Model Mobil ke Indonesia, Geely Auto Tak Cuma Main di Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 07 Desember 2024 | 19:05 WIB

Terkini

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

×