Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Gara-gara Boneka Labubu, Wanita Ini Harus Bayar Denda Rp1,78 Miliar

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 20 Desember 2024 | 15:44 WIB
Gara-gara Boneka Labubu, Wanita Ini Harus Bayar Denda Rp1,78 Miliar
Boneka Labubu. (Nation Thailand)

Suara.com - Baru-baru ini, mainan dari merek Pop Mart menjadi sangat populer. Dikenal sebagai Labubu, mainan mewah berkarakter peri ini awalnya diperkenalkan pada tahun 2015.

Apalagi, telah mengalami peningkatan popularitas yang sangat besar sebagian karena TikTok dan teriakan dari Lisa BLACKPINK, yang menyukai mainan tersebut.

Namun, boneka ini malah ada yang mengalami kerugian. Hal ini dikarenakan salah satu wanita dituntut ganti rugi senilai Rp1,78 miliar.

Dilansir Koreaboo, Jumat (20/12/2024), pada awal Desember, sebuah restoran di Malaysia mengadakan undian untuk merayakan bisnisnya, menawarkan Labubu sebagai hadiah bagi pemenang yang beruntung.

Pemenangnya, seorang wanita muda, mengklaim bahwa Labubu itu palsu. Meskipun ada masalah besar dengan mainan palsu, restoran tersebut mengklaim bahwa pemenang hadiah tidak menanggapi permintaan untuk bukti dan malah terus memposting secara online bahwa mainan itu palsu.

Bahkan menyertakan nama toko tempat mainan itu berasal. Akhirnya, toko mainan Pop Mart Labubu Malaysia, yang menyediakan barang tersebut ke restoran tersebut, turun tangan untuk mengatasi situasi tersebut melalui surat yang kini telah dihapus kepada wanita tersebut dari perwakilan hukum toko tersebut yang mengklaim pencemaran nama baik. 

Surat tersebut merinci beberapa persyaratan, termasuk menghapus postingan, meminta maaf secara terbuka.

Lalu wanita itu harus membayar kompensasi kepada toko sebesar 110.000 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,78 miliar.

Labubu adalah karakter fiksi yang diciptakan oleh seniman asal Hong Kong bernama Kasing Lung. Karakter ini pertama kali muncul dalam buku cerita anak-anak berjudul "The Monsters" yang diterbitkan pada tahun 2015.

Dalam cerita tersebut, Labubu digambarkan sebagai makhluk kecil berbulu dengan telinga runcing dan gigi tajam yang menonjol dari mulutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PTP Nonpetikemas Beberkan Strategi Hadapi Tantangan Bisnis 2025

PTP Nonpetikemas Beberkan Strategi Hadapi Tantangan Bisnis 2025

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2024 | 08:41 WIB

Jomblo Makin Banyak, Bisnis Kencan Online Bisa Raup Keuntungan Rp 184 Triliun

Jomblo Makin Banyak, Bisnis Kencan Online Bisa Raup Keuntungan Rp 184 Triliun

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2024 | 07:40 WIB

Bisa Untung Miliaran, Berapa Modal Awal Buka Bisnis Operasi Plastik?

Bisa Untung Miliaran, Berapa Modal Awal Buka Bisnis Operasi Plastik?

Bisnis | Kamis, 19 Desember 2024 | 15:27 WIB

Terkini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Menaker: PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Utama di Tahap Implementasi

Menaker: PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Utama di Tahap Implementasi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:51 WIB

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:49 WIB

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:29 WIB

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:10 WIB

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:09 WIB

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 09:55 WIB

Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar

Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 09:33 WIB

Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara

Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:30 WIB

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:00 WIB