Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Potensi Perputaran Uang Selama Libur Nataru Bisa Hampir Rp100 Triliun

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 23 Desember 2024 | 08:36 WIB
Potensi Perputaran Uang Selama Libur Nataru Bisa Hampir Rp100 Triliun
Suasana baru Bandara Soekarno-Hatta selama nataru/Ist

Suara.com - Jumlah pemudik selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 diperkirakan mencapai 110,67 juta orang, meningkat 3,43 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 107 juta orang.

Data Kementerian Perhubungan menunjukkan, meskipun daya beli masyarakat menurun, antusiasme untuk melakukan perjalanan mudik dan berwisata bersama keluarga tetap tinggi.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang mengatakan, dengan antusiasme itu menimbulkan potensi perputaran uang yang besar selama nataru ini.

Dia menjelaskan, dengan rata-rata satu keluarga terdiri dari empat orang, jumlah tersebut setara dengan 27,67 juta keluarga. Jika setiap keluarga membawa uang rata-rata Rp3,3 juta, potensi perputaran uang selama libur Nataru diperkirakan mencapai Rp91,3 triliun.

"Bahkan, angka ini berpotensi mendekati Rp100 triliun dengan asumsi kenaikan 10 persen dari tahun lalu," ujarnya seperti dikutip, Senin (23/12/2024).

Sarman menuturkan, ada tiga faktor utama yang mendorong peningkatan jumlah pemudik tahun ini. Pertama, banyak masyarakat telah menabung dan merencanakan perjalanan mudik untuk merayakan Natal bersama keluarga atau menyambut Tahun Baru 2025.

Kedua, libur bersama yang dimulai pada 25-26 Desember memungkinkan pekerja mengambil cuti tambahan pada 23-24 Desember, memperpanjang waktu libur hingga 10 hari.

"Ketiga, kebijakan pemerintah menurunkan tarif penerbangan sebesar 10 persen, sementara tarif kereta api dan kapal laut tidak mengalami kenaikan, menjadi insentif bagi masyarakat untuk bepergian," jelas dia.

Sebanyak 55,86 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan antarprovinsi, sementara 54,81 juta lainnya berlibur di dalam provinsi masing-masing. Tujuan mudik populer meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Sumatra Utara, Jabodetabek, Bali, Sulawesi Selatan, dan Papua.

Adapun motif perjalanan terdiri dari 45,28 persen (50,12 juta orang) untuk merayakan Tahun Baru, 11,66 persen (12,90 juta orang) untuk Natal, dan 40,06 persen (47,65 juta orang) untuk keduanya.

Perputaran uang selama Nataru akan merata di berbagai destinasi dan sektor ekonomi. Industri transportasi, pariwisata, pusat perbelanjaan, pengrajin oleh-oleh, UMKM, hingga produsen makanan dan minuman diproyeksikan mengalami peningkatan penjualan yang signifikan.

Untuk mendukung kelancaran transaksi, Bank Indonesia telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp133,7 triliun dan meluncurkan program 'Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai' (Serunai), yang menyediakan layanan penukaran uang dalam berbagai denominasi mulai Rp5.000 hingga Rp100.000.

"Perputaran uang ini berperan penting dalam meningkatkan konsumsi rumah tangga dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2024 di atas 5 persen," kata Sarman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hingga H-4, Kendaraan Tinggalkan Bali menuju Jawa Naik 12 Persen

Hingga H-4, Kendaraan Tinggalkan Bali menuju Jawa Naik 12 Persen

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 14:12 WIB

Pulo Gebang & Kampung Rambutan Padat! Cek Data Penumpang Jelang Libur Nataru di Sini

Pulo Gebang & Kampung Rambutan Padat! Cek Data Penumpang Jelang Libur Nataru di Sini

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 13:18 WIB

InJourney Ubah Tampilan Bandara Soetta Hingga I Gusti Ngurah Rai Selama Nataru

InJourney Ubah Tampilan Bandara Soetta Hingga I Gusti Ngurah Rai Selama Nataru

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 11:14 WIB

Terkini

Harga BBM Pertamina Naik Lagi, Pertamax Turbo Hingga Pertamina Dex Melambung

Harga BBM Pertamina Naik Lagi, Pertamax Turbo Hingga Pertamina Dex Melambung

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:54 WIB

SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban

SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:43 WIB

Pemerintah Kasih Kode Harga BBM RON 92 Bisa Naik, Apa Dampaknya?

Pemerintah Kasih Kode Harga BBM RON 92 Bisa Naik, Apa Dampaknya?

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:16 WIB

KB Bank Kantongi Laba Operasional Positif Rp9 Miliar pada Kuartal I-2026

KB Bank Kantongi Laba Operasional Positif Rp9 Miliar pada Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:05 WIB

IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street

IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:02 WIB

Emas Stabil Hari Ini, Saatnya Investasi atau Menunggu? Cek Harga Terbarunya

Emas Stabil Hari Ini, Saatnya Investasi atau Menunggu? Cek Harga Terbarunya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:55 WIB

Harga Minyak Dunia Sulit Turun di Tengah Upaya Damai Iran dan AS

Harga Minyak Dunia Sulit Turun di Tengah Upaya Damai Iran dan AS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:43 WIB

Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp 3,3 Juta Hingga Kuartal II-2026

Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp 3,3 Juta Hingga Kuartal II-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:40 WIB

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:33 WIB

Pemerintah Dorong Pengusaha Terlibat Industri Hiilirisasi Kelapa

Pemerintah Dorong Pengusaha Terlibat Industri Hiilirisasi Kelapa

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:33 WIB