Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.857.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 7.541,612
LQ45 735,970
Srikehati 352,397
JII 515,130

Tutup Tahun 2024, Pupuk Kaltim Capai Target Produksi Pupuk Lebih dari 100%

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 26 Desember 2024 | 11:12 WIB
  • Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo membuka acara
pengantongan terakhir tutup produksi 2024 di area gudang Pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur, Selasa (24/12/2024). Sepanjang 2024, Pupuk Kaltim telah berhasil memenuhi target produksi, dengan realisasi sebesar 101,4% untuk pupuk urea, realisasi sebesar 117,6% untuk pupuk NPK, realisasi sebesar 99,4% untuk amoniak, dan realisasi sebesar 95,2% untuk amoniak DDJ. (Dok: Pupuk Kaltim)
    Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo membuka acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024 di area gudang Pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur, Selasa (24/12/2024). Sepanjang 2024, Pupuk Kaltim telah berhasil memenuhi target produksi, dengan realisasi sebesar 101,4% untuk pupuk urea, realisasi sebesar 117,6% untuk pupuk NPK, realisasi sebesar 99,4% untuk amoniak, dan realisasi sebesar 95,2% untuk amoniak DDJ. (Dok: Pupuk Kaltim)
  • Seremonial penandatanganan karung produksi akhir tahun 2024 oleh Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo di area gudang Pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur, Selasa (24/12/2-24), menandai berakhirnya produksi tahun 2024. (Dok: Pupuk Kaltim)
    Seremonial penandatanganan karung produksi akhir tahun 2024 oleh Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo di area gudang Pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur, Selasa (24/12/2-24), menandai berakhirnya produksi tahun 2024. (Dok: Pupuk Kaltim)
  • Jajaran Komisaris dan Direksi Pupuk Kaltim bersama perwakilan karyawan Pupuk Kaltim dalam acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). (Dok: Pupuk Kaltim)
Selain operasional produksi, Pupuk Kaltim juga terus memastikan distribusi pupuk berjalan dengan baik.
    Jajaran Komisaris dan Direksi Pupuk Kaltim bersama perwakilan karyawan Pupuk Kaltim dalam acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). (Dok: Pupuk Kaltim) Selain operasional produksi, Pupuk Kaltim juga terus memastikan distribusi pupuk berjalan dengan baik.
  • Direktur Pengembangan Pupuk Kaltim, Hanggara Patrianta dalam acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). Jumlah realisasi produksi akan terus meningkat, dengan prognosa capaian produksi hingga 31 Desember untuk produksi urea mencapai 104,3%, yaitu 3.417.139 juta ton, produksi NPK mencapai 120,4%, yaitu 289.028 ribu ton, produksi amonia mencapai 102,2%, yaitu 2.768.007 juta ton, dan produksi Amoniak DDJ mencapai 97,8%, yaitu 783.915 ton. (Dok: Pupuk Kaltim)
    Direktur Pengembangan Pupuk Kaltim, Hanggara Patrianta dalam acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). Jumlah realisasi produksi akan terus meningkat, dengan prognosa capaian produksi hingga 31 Desember untuk produksi urea mencapai 104,3%, yaitu 3.417.139 juta ton, produksi NPK mencapai 120,4%, yaitu 289.028 ribu ton, produksi amonia mencapai 102,2%, yaitu 2.768.007 juta ton, dan produksi Amoniak DDJ mencapai 97,8%, yaitu 783.915 ton. (Dok: Pupuk Kaltim)
  • Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim, Qomarruzzaman menandatangani catatan total produksi pupuk pada acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). Pupuk Kaltim akan terus berkomitmen memastikan kualitas pupuk terbaik dan pasokan pupuk yang mencukupi bagi para petani Indonesia, terutama wilayah wilayah yang menjadi tanggung jawab Pupuk Kaltim yaitu Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara untuk pupuk urea dan pupuk NPK, dan seluruh wilayah Indonesia untuk pupuk NPK Formula Khusus. (Dok: Pupuk Kaltim)
    Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim, Qomarruzzaman menandatangani catatan total produksi pupuk pada acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). Pupuk Kaltim akan terus berkomitmen memastikan kualitas pupuk terbaik dan pasokan pupuk yang mencukupi bagi para petani Indonesia, terutama wilayah wilayah yang menjadi tanggung jawab Pupuk Kaltim yaitu Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara untuk pupuk urea dan pupuk NPK, dan seluruh wilayah Indonesia untuk pupuk NPK Formula Khusus. (Dok: Pupuk Kaltim)
  • Direktur Operasi Pupuk Kaltim, F. Purwanto melakukan seremonial penandatanganan karung produksi pupuk pada acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). (Dok: Pupuk Kaltim)
    Direktur Operasi Pupuk Kaltim, F. Purwanto melakukan seremonial penandatanganan karung produksi pupuk pada acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). (Dok: Pupuk Kaltim)
  • Komisaris Utama, Andhi Nirwanto dalam acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). Melalui ragam inovasi dan penerapan teknologi, Pupuk Kaltim terus berupaya meningkatkan produksi untuk membantu pemerintah mencapai swasembada pangan nasional. (Dok: Pupuk Kaltim)
    Komisaris Utama, Andhi Nirwanto dalam acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). Melalui ragam inovasi dan penerapan teknologi, Pupuk Kaltim terus berupaya meningkatkan produksi untuk membantu pemerintah mencapai swasembada pangan nasional. (Dok: Pupuk Kaltim)
  • Karyawan Pupuk Kaltim dalam acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). Menuju tahun 2025, Pupuk Kaltim akan tetap berusaha mempertahankan kinerja baik, dengan inovasi, penerapan teknologi hingga pengembangan sumber daya manusia untuk memberi dampak positif baik bagi petani sebagai konsumen utama maupun untuk industri pertanian dan pangan Indonesia. (Dok: Pupuk Kaltim)
    Karyawan Pupuk Kaltim dalam acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). Menuju tahun 2025, Pupuk Kaltim akan tetap berusaha mempertahankan kinerja baik, dengan inovasi, penerapan teknologi hingga pengembangan sumber daya manusia untuk memberi dampak positif baik bagi petani sebagai konsumen utama maupun untuk industri pertanian dan pangan Indonesia. (Dok: Pupuk Kaltim)
  • Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo membuka acara
pengantongan terakhir tutup produksi 2024 di area gudang Pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur, Selasa (24/12/2024). Sepanjang 2024, Pupuk Kaltim telah berhasil memenuhi target produksi, dengan realisasi sebesar 101,4% untuk pupuk urea, realisasi sebesar 117,6% untuk pupuk NPK, realisasi sebesar 99,4% untuk amoniak, dan realisasi sebesar 95,2% untuk amoniak DDJ. (Dok: Pupuk Kaltim)
  • Seremonial penandatanganan karung produksi akhir tahun 2024 oleh Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo di area gudang Pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur, Selasa (24/12/2-24), menandai berakhirnya produksi tahun 2024. (Dok: Pupuk Kaltim)
  • Jajaran Komisaris dan Direksi Pupuk Kaltim bersama perwakilan karyawan Pupuk Kaltim dalam acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). (Dok: Pupuk Kaltim)
Selain operasional produksi, Pupuk Kaltim juga terus memastikan distribusi pupuk berjalan dengan baik.
  • Direktur Pengembangan Pupuk Kaltim, Hanggara Patrianta dalam acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). Jumlah realisasi produksi akan terus meningkat, dengan prognosa capaian produksi hingga 31 Desember untuk produksi urea mencapai 104,3%, yaitu 3.417.139 juta ton, produksi NPK mencapai 120,4%, yaitu 289.028 ribu ton, produksi amonia mencapai 102,2%, yaitu 2.768.007 juta ton, dan produksi Amoniak DDJ mencapai 97,8%, yaitu 783.915 ton. (Dok: Pupuk Kaltim)
  • Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim, Qomarruzzaman menandatangani catatan total produksi pupuk pada acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). Pupuk Kaltim akan terus berkomitmen memastikan kualitas pupuk terbaik dan pasokan pupuk yang mencukupi bagi para petani Indonesia, terutama wilayah wilayah yang menjadi tanggung jawab Pupuk Kaltim yaitu Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara untuk pupuk urea dan pupuk NPK, dan seluruh wilayah Indonesia untuk pupuk NPK Formula Khusus. (Dok: Pupuk Kaltim)
  • Direktur Operasi Pupuk Kaltim, F. Purwanto melakukan seremonial penandatanganan karung produksi pupuk pada acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). (Dok: Pupuk Kaltim)
  • Komisaris Utama, Andhi Nirwanto dalam acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). Melalui ragam inovasi dan penerapan teknologi, Pupuk Kaltim terus berupaya meningkatkan produksi untuk membantu pemerintah mencapai swasembada pangan nasional. (Dok: Pupuk Kaltim)
  • Karyawan Pupuk Kaltim dalam acara pengantongan terakhir tutup produksi 2024, Selasa (24/12/2024). Menuju tahun 2025, Pupuk Kaltim akan tetap berusaha mempertahankan kinerja baik, dengan inovasi, penerapan teknologi hingga pengembangan sumber daya manusia untuk memberi dampak positif baik bagi petani sebagai konsumen utama maupun untuk industri pertanian dan pangan Indonesia. (Dok: Pupuk Kaltim)

Suara.com - Menutup tahun 2024, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali mencatatkan pencapaian luar biasa dalam memenuhi kebutuhan pupuk nasional, sejalan dengan target pemerintah dalam Asta Cita untuk mewujudkan swasembada
pangan.

Menandai keberhasilan ini, Pupuk Kaltim kembali mengadakan acara pengantongan terakhir di area gudang Pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur. Hingga 22 Desember 2024, Pupuk Kaltim berhasil mencapai total produksi pupuk urea sebesar 3.321.969 ton, pupuk NPK sebesar 282.183 ton, amoniak sebesar 2.691.912 ton, dan amoniak DDJ sebesar 763.477 ton.

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, dalam keterangan persnya, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan perusahaan dalam memastikan stabilitas produksi.

“Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan dan insan Pupuk Kaltim, mengingat keberhasilan ini tidak akan tercapai tanpa kerja keras, dedikasi serta komitmen kita semua,” kata Soesilo.

Melihat ke tahun 2025, Pupuk Kaltim optimistis untuk melanjutkan momentum positif ini dengan semangat inovasi dan transformasi digital.

"Tahun 2025 adalah momentum untuk melanjutkan perjalanan dengan= lebih semangat. Tidak hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga transformasi digital dan inovasi teknologi," ujarnya.

Dengan visi tersebut, Pupuk Kaltim berharap terus menjadi yang terdepan dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, negara, dan lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Kaltim Teruskan Komitmen Keberlanjutan dengan Inovasi ESG yang Meningkatkan Kinerja dan Lingkungan

Pupuk Kaltim Teruskan Komitmen Keberlanjutan dengan Inovasi ESG yang Meningkatkan Kinerja dan Lingkungan

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 19:31 WIB

PKT Buktikan Komitmen Inovasi Digital Lewat Transformasi Teknologi Canggih

PKT Buktikan Komitmen Inovasi Digital Lewat Transformasi Teknologi Canggih

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 19:26 WIB

Petrokimia Gresik Pacu Produktivitas Pertanian dengan Taruna Makmur

Petrokimia Gresik Pacu Produktivitas Pertanian dengan Taruna Makmur

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2024 | 11:45 WIB

PKT Wujudkan Pelabuhan Sehat 2024, Tingkatkan Kesehatan dan Keamanan Industri

PKT Wujudkan Pelabuhan Sehat 2024, Tingkatkan Kesehatan dan Keamanan Industri

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2024 | 15:28 WIB

Dorong Ekonomi Lokal dan Pengembangan Atlet Muda Lewat Kejuaraan Bulutangkis Nasional Pupuk Kaltim Open 2024

Dorong Ekonomi Lokal dan Pengembangan Atlet Muda Lewat Kejuaraan Bulutangkis Nasional Pupuk Kaltim Open 2024

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2024 | 15:21 WIB

16 Tim Inovasi Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Terbaik TKMPN 2024

16 Tim Inovasi Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Terbaik TKMPN 2024

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2024 | 14:35 WIB

Terkini

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:28 WIB

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:16 WIB

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:13 WIB

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB