Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Pasar Lagi Goyang, Awas Emosi Bikin Cuan Melayang!

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 30 April 2026 | 11:20 WIB
Pasar Lagi Goyang, Awas Emosi Bikin Cuan Melayang!
Bagi para pelaku pasar, ayunan harga yang drastis ternyata berdampak lebih dari sekadar angka di layar. Ada respons emosional yang kerap menentukan nasib modal mereka. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Volatilitas pasar memicu respons emosional yang mengaburkan logika rasional investor.
  • Persepsi risiko bersifat dinamis, berubah tergantung kondisi mental dan pengalaman trader.
  • Tekanan pasar cenderung membuat investor fokus jangka pendek dan lebih takut rugi.

Suara.com - Pasar finansial memang tidak pernah bisa diam dalam waktu lama. Kadang bergerak kalem, tapi tak jarang melompat tajam. Volatilitas tinggi seolah sudah menjadi "menu wajib" dalam lanskap investasi. Namun, bagi para pelaku pasar, ayunan harga yang drastis ternyata berdampak lebih dari sekadar angka di layar. Ada respons emosional yang kerap menentukan nasib modal mereka.

Menyadari dan mengenali respons emosional ini sering kali menjadi aspek yang kurang dihargai, padahal sangat krusial saat berinteraksi dengan pasar.

Ketika harga aset bergerak cepat dan tak terduga, rasa emosional adalah reaksi yang manusiawi. Inti dari volatilitas adalah ketidakpastian, dan secara psikologis, ketidakpastian selalu memicu rasa tidak nyaman.

Meski sering dianggap sebagai tanda kurang jam terbang, penelitian ekonomi perilaku menunjukkan bahwa ketidakpastian adalah ciri umum dalam pengambilan keputusan manusia di kondisi tidak stabil. Analis finansial dari broker Elev8, Kar Yong Ang, menyebut periode volatilitas sering kali memperkuat pengambilan keputusan emosional dibanding respons rasional.

"Volatilitas memengaruhi orang secara berbeda dan sering tidak konsisten. Individu yang sama bisa merespons kondisi pasar serupa dengan cara berbeda, tergantung kondisi pikiran atau pengalaman terbarunya. Persepsi risiko itu tidak tetap, ia berubah-ubah," kata Kar Yong Ang.

Saat pasar "gonjang-ganjing", respons emosional trader bisa mengubah perilaku secara dramatis. Satu trader mungkin melihat fluktuasi harga sebagai riak sementara, namun trader lain bisa menganggapnya sebagai awal dari tren kehancuran yang signifikan. Di sinilah perbedaan persepsi emosional bermain.

Sebagian orang merasa kewaspadaan mereka meningkat saat pasar volatil, namun yang lain justru merasa lelah dan kacau. Dinamika ini paling terlihat pada tabrakan antara reaksi jangka pendek dan rencana jangka panjang. Volatilitas tinggi sering kali membuat trader hanya fokus pada pergerakan harga detik demi detik dan mengabaikan gambaran besar.

Ada pola berulang saat investor berada di bawah tekanan pasar. Salah satunya adalah meningkatnya kepekaan terhadap kerugian dibanding keuntungan (loss aversion). Trader cenderung lebih berat meratapi hasil negatif daripada mensyukuri hasil positif dengan nilai yang sama.

Selain itu, terjadi penyempitan cakupan waktu. Saat pasar bergerak tajam, visi jangka panjang yang biasanya dijaga mendadak sulit dipertahankan. Apa yang ada di depan mata menggeser tujuan masa depan.

baca juga

Pada akhirnya, pasar adalah lingkungan yang tidak pasti. Memahami bahwa kita membawa sejarah dan kerangka emosional sendiri ke dalam pasar adalah langkah awal untuk tetap tenang di tengah badai volatilitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:20 WIB

UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha

UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:30 WIB

Antara Takut Daycare dan Realita Finansial: Haruskah Ibu Bekerja Resign?

Antara Takut Daycare dan Realita Finansial: Haruskah Ibu Bekerja Resign?

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Gus Yaqut Tak Paham Dakwaan Kasus Kuota Haji, Sebut Tak Pernah Terima Rp 1.000 Pun

Gus Yaqut Tak Paham Dakwaan Kasus Kuota Haji, Sebut Tak Pernah Terima Rp 1.000 Pun

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:07 WIB

Pemerintah Beri Bukti Destry Damayanti Diterima Pasar, Rupiah Menguat

Pemerintah Beri Bukti Destry Damayanti Diterima Pasar, Rupiah Menguat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:06 WIB

Gus Yaqut Tak Paham Dakwaan Kasus Kuota Haji, Sebut Tak Pernah Terima Rp 1.000 Pun

Gus Yaqut Tak Paham Dakwaan Kasus Kuota Haji, Sebut Tak Pernah Terima Rp 1.000 Pun

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:06 WIB

Tinted Sunscreen Facetology untuk Kulit Sawo Matang Hasil Abu-Abu Tidak? Ini Hasil dan Review

Tinted Sunscreen Facetology untuk Kulit Sawo Matang Hasil Abu-Abu Tidak? Ini Hasil dan Review

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Timnas Indonesia Bisa Diuntungkan? Erick Thohir Buka Suara Soal India di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Bisa Diuntungkan? Erick Thohir Buka Suara Soal India di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Gus Ipul Larang Jajaran Kemensos Utak-atik Anggaran: Jangan Ajak Saya dan Wamen Korupsi

Gus Ipul Larang Jajaran Kemensos Utak-atik Anggaran: Jangan Ajak Saya dan Wamen Korupsi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Petani Tembakau Dapat Kabar Buruk dari Wacana Aturan Pembatasan Nikotin

Petani Tembakau Dapat Kabar Buruk dari Wacana Aturan Pembatasan Nikotin

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Jurnal Jo: Sulitnya Jadi Remaja, Kebelet Dewasa tapi Daya Tak Mampu!

Jurnal Jo: Sulitnya Jadi Remaja, Kebelet Dewasa tapi Daya Tak Mampu!

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:00 WIB

GEMPAR Ramaikan Pasar Balangan, Kuatkan Pedagang Lepas dari Jerat Rentenir

GEMPAR Ramaikan Pasar Balangan, Kuatkan Pedagang Lepas dari Jerat Rentenir

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Terungkap, Ratusan Senjata Angin di Sekolah Jaksel Berawal dari Olahraga Air Rifle

Terungkap, Ratusan Senjata Angin di Sekolah Jaksel Berawal dari Olahraga Air Rifle

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:58 WIB

×